Kalau bicara tentang ibu-ibu, mungkin Indonesia punya banyak cerita yang spesial. Mulai dari berita tentang ibu-ibu yang bergaya ala anak muda untuk jualan bakso sampai fenomena menguasai jalanan ketika membawa motor.

Ibu-ibu di Indonesia memiliki karakteristik yang cukup unik, ketika dibandingkan dengan ciri-ciri ibu-ibu dari negara-negara lain. Kalau diminta berpikir, mungkin akan sulit terpikirkan. Namun, jika dijabarkan ke dalam 8 poin di bawah ini, kamu bakal langsung sadar. Yuk, simak!

1. ‘Menguasai’ jalanan (dan tepi jalan) dengan motornya

menguasai-jalan

Via bersabda.com

Fenomena belakangan ini sedang nge-tren adalah kelakuan para ibu-ibu di jalanan, apalagi yang naik motor. Memang nggak semua ibu-ibu sih, namun nggak sedikit yang terkadang lupa dengan peraturan lalu-lintas.

Misalnya, ketika belanja atau membonceng anak, namun helm nggak dikenakan. Terkadang,ada yang baru belajar motor, jadi masih lenggak-lenggok bawanya. Yang agak celaka sih, terkadang ibu-ibu lupa menyalakan lampu sen!

Untung, motor yang dikendarai pun bukan motor sembarangan. Biasanya, ibu-ibu sering kali mengendarai motor automatic seperti Yamaha Mio. Lebih aman, nyaman, dan mudah dikendarai. Paling cocok deh buat ibu-ibu. Bayangin kalau ibu-ibu di jalan bawanya Ninja atau Vixion!

Mungkin bagi ibu-ibu atau yang punya kenalan ibu yang ingin mengendarai ataupun belajar, ini merupakan kesempatan yang tepat! Di Blibli.com ada beragam pilihan motor, manfaatkan cicilan 0% dan gratis pengiriman ke seluruh Indonesia!

Namun, harus sabar ya bagi yang belajar. Nggak jarang ibu-ibu di jalan terlibat konflik dengan pengendara motor lain. Jangan seperti mereka ya!

2. Selain menyusun anggaran keluarga, kegiatan ekonomi favoritnya adalah arisan!

arisan

Via balikpapan.prokal.co

Sering dong, kamu melihat kumpulan ibu-ibu yang sudah terias cantik dengan pakaian yang sangat modis? “Pasti mau arisan”, pikirmu seketika. Nggak salah sih. Arisan merupakan masa ketika ibu-ibu melepas gundah mengurus keluarga.

Arisan adalah suatu acara di mana ibu-ibu akan mengumpulkan uang atau barang berharga lainnya untuk diundikan. Salah satu dari ibu-ibu yang menang undian ini akan mendapatkan uang atau barang yang sudah dikumpulkan tersebut.

Dalam beberapa ritual yang dilakukan perminggu ini, hadiah undian ini bergilir. Jadi, hampir nggak akan ada yang dapat beruntun dua kali berturut-turutt.

Ketika sedang arisan, ibu-ibu nggak hanya mengundi saja. Arisan juga dilengkapi dengan gosip-gosip terpanas sekitar lingkungan. Ibu-ibu yang hits layaknya presenter infotainment sebenarnya merupakan jurnalis yang cukup jago dalam mengungkap kebenaran gosip. Selain gosip, mereka juga:

3. Nongkrong di sekolah

nongkrong-di-sekolah

Via kataterbaru4u.blogspot.co.id

Nah, hal ini mungkin lebih sering dirasakan ketika kamu masih duduk di bangku SD. Setiap jam istirahat, pasti akan ada banyak ibu-ibu yang membawa bekal makanan untuk anak-anaknya.

Setiap kali mau selesai jam pelajaran, pasti ibu-ibu sudah berjejer. Namun, bukan antrian sembako, melainkan memberikan atau menyuap anaknya makanan.

Pada jam istirahat, selain nongkrong dan memberi makanan kepada anak-anak, ibu-ibu ini juga akan (lagi-lagi) bergosip ria. Memang ya, kebiasaan umum ibu-ibu kalau sudah bertemu adalah cerita dan gosip.

4. Memamerkan kelebihan anak

memamerkan-kelebihan-anak

Via todaysparent.com

Nggak hanya memanjakan anak dengan jauh-jauh membawakan bekal makanan ke sekolah, ibu-ibu di Indonesia juga sangat bangga kepada anak-anaknya.

Namun, kebanggaan ini jarnag diutarakan langsung pada anaknya. Kebanggaan ini biasa mengambil bentuk ngerumpi dan membanggakan anaknya di depan ibu-ibu lain.

Contohnya, seorang ibu yang memulai aksi pamer dengan berkata “anak saya masih kecil tapi sudah bisa bicara dalam bahasa Inggris, lho!”. Karena nggak mau kalah, ibu yang lain akan membalas dengan “anak saya nggak cuma bisa Inggris, tapi juga bahasa Mandarin, Arab, dan India Kuno!”.

Aksi pamer ini akan terus berlanjut sampai ada seseorang yang tiba-tiba mengganti pembahasan topik. Wah, mungkin ini yang namanya dukungan spesial dari ibu ya. Namun, yang apes itu adalah anak dari ibu-ibu yang kalah ‘bangga’, nanti dibanding-bandingin lagi dengan anak orang lain.

5. Suka update status ala anak muda

update-status

Via venturebeat.com

Memang nggak semua ibu-ibu melek teknologi. Tapi bagi ibu-ibu yang tahu sedikit tentang teknologi dan media sosial, paling nggak mereka ada di Facebook. Nggak mau kalah kekinian, banyak ibu-ibu yang rain meng-update status, foto dengan keluarga, dan (apalagi) ketika/setelah arisan!

Bahasanya sedikit kaku bercampur ketikan teks gaul. Agak lucu-lucu gimana gitu ketika di baca. Nyambung lagi nih ke yang udah dibahas di atas, ada kesempatan untuk mendapatkan smartphone Meizu MX 4 Pro jika melakukan pembelian motor Yamaha di Blibli.com. Mungkin kamu yang berencana membeli motor bisa meliriknya karena smartphone-nya bisa kamu berikan ke ibu untuk update status!

6. Penggemar berat sinetron

penggemar-sinetron

Via sctv.co.id

Seperti yang sudah dibincangkan oleh banyak orang, relasi sinetron dan ibu-ibu di Indonesia memang nggak jauh. Bahkan, banyak spekulasi bahwa tayangan sinetron di Indonesia bisa tetap hidup berkat ibu-ibu yang merupakan fans berat.

Ibu-ibu di Indonesia, khususnya yang tinggal di daerah perumahan, sangat hobi menonton sinetron. Nggak peduli alur cerita, nggak peduli dari negara mana, atau channel apa. Sering banget akhirnya berebutan dengan ayah-ayah Indonesia yang suka nonton berita.

Mungkin penyebabnya nggak jauh dari mencari topik obrolan dengan sesama ibu-ibu di perumahan tersebut. Yang lebih lucunya lagi, ada beberapa ibu-ibu yang suka heboh sendiri kalau menonton.

Apalagi ketika ada adegan di mana karakter favorit mereka sedang bertengkar dengan karakter lain. Mereka juga mudah menangis jika ada yang sakit kronis, meninggal, atau yang durhaka.

7. Ratu di rumah tangga

ratu-rumah-tangga

Via jabrody.wordpress.com

Nah, siapa yang nggak tahu film komedi serial ‘Suami-Suami Takut Istri?’ Sama seperti film komedi ini, kebanyakan ibu-ibu di Indonesia bersifat tegas dan bahkan terkadang lebih tegas daripada suaminya.

Ibu-ibu yang memiliki sifat sangat tegas ini biasanya akan menjadi orang yang mengurusi semua urusan rumah tangga. Dari mencuci, mengepel, sampai ke urusan mengecek keuangan rumah. Pokoknya, kalau mau melakukan sesuatu harus minta izin dulu sama sang ibu.

8. Paling sayang dengan kita, anaknya.

paling-sayang-dengan-anaknya

Via dakwatuna.com

Ibu-ibu memang terkadang bisa kocak. Namun, sebenarnya, banyak hal yang ia lakukan adalah demi anak dan keluarganya. Terkadang bukan sembarang menyetir, namun karena buru-buru mengantarkan anaknya yang terlambat sekolah.

Ibu yang berjejer di depan pintu sekolah juga khawatir akan anaknya yang kelaparan. Arisan juga merupakan tempat mengungkapkan kebanggaan mereka terhadap anak.

Ketika ia nonton sinetron, itu mungkin karena kamu terlalu sibuk bermain gadget, dan nggak ada waktu buat ngobrol dengannya.

Ia masuk ke media sosial pun, mungkin karena penasaran dengan aktivitas dan kehidupan anak-anaknya, yang lebih sering diunggah ke Facebook, daripada diceritakan kepada dirinya.

Sesungguhnya, apapun yang dilakukan dan dikorbankan pasti ada hubungannya dengan anak dan keluarganya. Sebelum kita menilai aktivitas-aktivitas mereka,mungkin kita perlu mengingat hal ini.

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love to running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY