Kalau kamu ingin belajar masak dari awal, hal penting yang wajib pertama kali kamu pahami itu bukanlah cara menggoreng ataupun memanggang. Sebenarnya, cara memilih bahan makanan yang akan kamu masaklah kuncinya.

Tanpa adanya bahan makanan yang segar, mau Gordon Ramsay atau Julia Child pun nggak bisa memasak makanan yang enak!

Karena itu, kali ini Blibli Friends kembali bertemu dengan Chef Gun Gun, chef ahli dari Unilever Food Solutions (UFS) untuk membagikan cara jitu dalam memilih daging yang segar sebelum dimasak! Daging apapun itu menurut beliau, harus di setor dulu dalam cooler bila tidak langsung dimasak!

Apa saja tips dari sang koki kali ini?

1. Memilih daging merah

memilih-daging

Via – Palinfo

Saat memilih daging merah seperti daging sapi ataupun domba, hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah warna dagingnya.

“Daging yang masih fresh pastilah berwarna merah segar. Jika kamu melihat ada bagian pinggir daging mulai membiru, berarti daging itu sudah spoiled! Harus perhatikan setiap bagian, depan dan belakang,” kata Chef Gun Gun.

Kamu juga harus melihat warna fat pada daging. Fat atau lemak yang segar berwarna putih kekuningan. Kalau warnanya terlalu kuning, berarti daging itu sudah terlalu lama usianya.

Coba juga cium aromanya. Kalau sudah nggak segar, pasti akan muncul aroma busuk keasaman. Jangan lupa sentuh permukaan dagingnya. Bila saat dipegang terasa seperti berlendir dan bagian fat-nya seperti pasta, pindah ke daging lain!

2. Memilih daging unggas

daging-unggas

Via – The Meat Box

Sama seperti daging merah, kamu harus melihat warna daging si unggas. Daging unggas yang masih segar berwarna merah krem pinky fresh. “Kalau dagingnya sudah berwarna kuning tua kecoklatan, jangan dibeli!” peringat sang koki

Menurut Chef Gun Gun, aroma unggas yang sudah nggak segar akan kentara banget kok aroma busuknya. Selain itu, kamu juga bisa menekan permukaan si daging. Kalau setelah ditekan bentuknya nggak kembali lagi seperti semula (seperti tanah liat), berarti nggak segar.

Chef Gun Gun juga memberi tips untuk mengenali daging unggas dengan formalin dan boraks! Untuk mengecek boraks, cobalah sentuh bagian sayapnya. Kalau kamu merasa ada semacam pasta lemak di bagian sayap, berarti unggas tersebut mengandung boraks.

Lihat juga apakah ada lalat yang menghinggapi unggas. Unggas yang menggunakan formalin nggak akan dihinggapi lalat! Nah, loh!

3. Memilih daging udang

daging-udang

Via – Serious Eats

Buat yang lagi ngidem udang, pastikanlah kepala dan matanya masih menempel erat. Kakinya pun juga harus kamu lihat apakah masih melekat kuat atau nggak. Adanya bintik hitam juga menandakan ketidaksegaran seekor udang loh.

Udang yang segar memiliki aroma laut saat dicium. Kalau kamu mencium bau amis yang nggak wajar ataupun bau amonia, lebih baik jangan kamu beli deh udangnya. Tekan juga dagingnya. Jika bentuknya kembali normal setelah kamu tekan, berarti udang itu masih segar.

4. Memilih daging ikan

daging-ikan

Via – The Healthy Fish

Untuk melihat kesegaran daging ikan, cara yang paling mudah adalah melihat warna insangnya. Jika sudah nggak segar, warna yang tampak adalah coklat atau abu-abu, bukan merah.

Kata Chef Gun Gun, cara paling mujarab adalah mencium langsung insangnya! Kalau ikan masih segar, maka pada insang tersebut masih akan tercium aroma air laut (bila ia ikan laut). Cek juga kekenyalan bagian insang serta dagingnya!

Lihatlah juga bagian mata dan kulitnya. Ikan yang segar memiliki kulit yang kencang berkilau dan matanya jernih menonjol. Bila nggak, kulitnya akan mengendur dan juga mudah robek.

Yang terakhir yaitu lihatlah bagian perutnya. Kalau perutnya terlihat kembung, berarti ikan tersebut sudah nggak lagi segar karena asam lambungnya menimbun gas.

5. Memilih daging cumi

daging-cumi

Via – Thucpham

Nah, untuk mengetahui kesegaran calamari alias cumi-cumi, kamu bisa mulai dari tampilannya. Cumi-cumi yang masih segar itu memiliki kulit yang berkilau, badan yang montok, dan juga kepala yang masih menempel dengan badannya. Jika kamu melihat badannya kempes dan kepalanya copot, berarti nggak lagi fresh.

Selain itu, kamu juga bisa melihat dari warna badan dan kulitnya. Jika badannya berwarna putih susu bersemu merah muda dan kulitnya berwarna ungu/biru keabuan, berarti keadaannya masih segar. Bila aromanya lebih amis dan sekujur tubuh lebih lengket, berarti sudah nggak segar ya. Cumi-cumi yang segar itu punya aroma laut yang kental!

Ternyata, memilih daging itu nggak mudah ya! Demi kualitas terbaik, kamu nggak boleh takut untuk mencium aroma dan juga memegang! Kalau kata Chef Gun Gun, lebih baik kotor sebentar untuk mengecek kondisinya daripada kamu harus memakan daging yang nggak segar. Bukan cuma nggak enak, tapi bikin sakit perut!

Nah, di akhir sesi Chef Gun Gun pun nggak lupa memberi saran terakhir untuk menjaga kesegaran daging yang kamu beli. Katanya, setiap kali kamu ingin membeli daging jenis apapun, biasakanlah untuk selalu membawa cooler box di kendaraanmu.

Untuk dapat mempertahankan kesegaran dan mencegah bakteri serta kuman hinggap pada daging, kamu harus selalu menjaganya pada suhu di bawah 4 derajat Celcius. Percuma dong susah-susah memilih daging yang segar tapi nggak bisa menjaga kesegarannya selama perjalanan?

Kalau kamu belum punya cooler box yang cocok menyimpan daging, nggak perlu bingung mencari kemana, karena kamu bisa menemukannya di Blibli.com! Yuk nikmati kemudahan pembayaran dengan multi-payment serta ongkir gratis dari Blibli.com!

Selamat membeli daging segar!

Ruth

Ruth

Happy mommy of twin 3yo, living in Jakarta and working for digital media company.

That's why I like to doing some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.
Ruth

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY