Setiap moms pasti ingin si kecil menjadi orang yang sukses kelak. Karena itu, sudah semenjak kecil buah hati akan dibekali moms dengan berbagai pendidikan dan kebiasaan yang baik kedepannya.

Misalnya, mengajarkan konsep mengatur uang. Bagaimana menabung, mencari, dan yang paling penting bagaimana untuk hemat alias nggak boros!

Mungkin moms berpikir ia masih terlalu kecil dan belum bisa mengerti konsep keuangan. Tapi kenyataannya menurut Ibu Gita K. Saliha, M. Psi, Psikolog yang sekaligus merupakan moms dua anak, si kecil sudah mengerti arti kata boros semenjak usia 2 tahun loh!

Menurutnya, justru pada usia-usia emas inilah saat yang tepat bagi moms untuk mulai mengajarkan arti uang dan menanamkan sikap bijak dalam mengelola keuangan pada sang buah hati.

Dalam kesempatan ini beliau menyempatkan diri berbicara dengan Blibli Friends untuk berbagi beberapa tips supaya si kecil nggak boros dan pintar mengelola uang! Yuk, simak!

1. Jelaskanlah konsep konsekuensi pada si kecilkonsekuensi

Untuk usia anak pra-sekolah, moms bisa mengawali pembelajaran keuangan ini dengan penjelasan konsep konsekuensi yang lebih ringan untuk si buah hati.

Coba jelaskanlah padanya pemahaman mengenai akibat dari suatu perbuatan yang telah dilakukan. Atau, bagaimana satu hal dapat mempengaruhi satu atau dua hal lainnya.

Misalnya, seperti menjelaskan konsep sederhana tentang makan.

Jika si kecil lapar, maka ia harus makan. Jelaskanlah padanya bahwa makan akan membuat perutnya kembali terisi sehingga ia nggak akan lagi merasa lapar. Kalau sudah nggak lapar, ia pasti akan kembali punya tenaga untuk bermain lagi.

Jika ia sudah mulai mengerti beberapa konsep sederhana seperti ini, moms bisa mulai:

2. Mengenalkan konsep uang pada si buah hatiuang

Via The Balance

Ternyata menurut Bu Gita, moms bisa mulai mengenalkan si kecil pada uang sejak ia masih TK! Di sini, moms bisa menjelaskan kepadanya mengenai bentuk, nilai uang, serta barang apa saja yang bisa didapatkan dengan uang tersebut.

Supaya si kecil tertarik dengan penjelasan moms dan lebih mudah mengerti, Bu Gita pun memberi saran untuk mengajarinya dengan melakukan kegiatan interaktif seperti mengajaknya bermain monopoli ataupun jual beli barang.

Dari kegiatan ini, si kecil dapat mengerti konsep konsekuensi mengenai uang dengan barang. Ia juga bisa belajar mengatur uang untuk mendapat hal yang diinginkan atau dibutuhkannya.

Cobalah untuk saling bertukar peran agar ia juga mengerti tentang peran pembeli dan penjual ya moms!

Jika bingung, moms juga bisa menggunakan ATM Mini untuk memberikannya pengalaman mengambil uang di bank secara langsung.

Oh ya, jangan lupa juga jelaskan padanya kalau uang di ATM itu terbatas dan ATM hanyalah tempat penyimpanan uang ya moms! Supaya si kecil nggak salah sangka dengan keajaiban ATM.

3. Ayo ajari dia menabung!menabung


Via Pete Hoover

Saat si kecil sudah memasuki usia sekolah, moms bisa mengajarinya konsep menabung dengan menyisihkan sebagian uang jajan yang diterimanya.

Supaya lebih menarik, ayo motivasi dia menabung melalui hal-hal yang disukainya. Coba ajak si kecil untuk mengisi celengan berbentuk karakter favoritnya hingga penuh!

Moms juga bisa mengajaknya untuk membuat daftar barang yang ingin ia beli dari uang jajan yang berhasil ia kumpulkan.

Bila si kecil sudah menunjukkan usahanya untuk berhemat untuk barang tersebut, moms bisa membantu menutupi kekurangan sesuai dengan perjanjian yang sudah dilakukan sejak awal.

Atau, moms juga bisa berpura-pura menjadi sosok ibu peri yang membantu karena si kecil telah berperilaku baik!

Tapi ingatlah untuk tidak melakukan cara ini terus menerus ya moms. Dengan begitu, si kecil akan terbiasa untuk mengumpulkan uangnya sendiri untuk mendapatkan barang yang ia inginkan saat besar nanti.

Lebih mandiri dan bebas dari hutang!

4. Libatkanlah si kecil saat moms menggunakan uangmenggunakan-uang

Ketika sedang berbelanja di pasar, supermarket, atau mall, moms bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk moms melibatkan si kecil dalam proses transaksi.

Selain mengajarkannya untuk memahami arti dan nilai uang, pengalaman ini juga akan mengajarkan mereka untuk berani dan paham mengenai konsep tawar menawar. Kedua aspek ini sangatlah penting untuk kehidupannya saat besar nanti.

Dengan melibatkannya sejak usia dini, ia akan terbiasa dengan kedua konsep ini dan mampu melakukan transaksi sendiri dengan cerdas tanpa perlu ditemani moms atau orang lain.


BACA JUGAΒ Ayo Lakukan Moms: 5 Tips Membantu Si Kecil Membuat Resolusi Tahun Baru!


5. Berilah ia contoh sikap hemat!hemat

Via De Telegraaf

Tidak sekadar memberikan arahan, moms juga harus bisa memberi contoh untuk sikap bijak mengelola uang. Misalnya dengan selalu melakukan perbandingan harga saat moms ingin membeli barang.

Dengan melihat moms selalu melakukan hal ini, si kecil akan mengerti kalau membandingkan harga haruslah selalu ia lakukan saat ingin membeli barang. Ia pun akan lebih cerdik dalam membeli barang saat besar nanti.

Nah, supaya pembelajaran lebih asyik, moms juga bisa mengajaknya bermain role play dengan skenario jual beli dan tawar menawar. Berilah si kecil sejumlah uang untuk membeli sejumlah barang di toko khayalan pada permainan kalian.

Hal tersebut tentunya akan memberikan pelajaran dan pengalaman bagi si kecil tentang perbandingan harga terhadap barang-barang yang akan dibelinya.

6. Ajak si kecil membuat perencanaan keuangan saat ingin berpergianperencanaan

ViaΒ  Economis

Sikap hemat itu tidak hanya seputar saat berbelanja lho moms! Moms juga bisa mengajarkan si kecil berhemat dengan selalu membuat perencanaan ketika akan bepergian. Jangan lupa libatkan dia dalam perencanaan tersebut ya moms.

Ketika perencanaan sudah selesai, buatlah kesepakatan dengan si kecil dan ajarkanlah dia untuk berpegang teguh pada komitmen tersebut. Jika si kecil mengalami kesulitan untuk berhemat, tetap sabar dan konsisten memberikan contoh ya moms.

Tidak ada salahnya untuk bersikap tegas terhadap kesepakatan jumlah uang jajan harian atau jatah bermain saat di mall. Dengan begitu si kecil mengerti bahwa komitmen adalah hal yang tidak bisa diganggu gugat dan tidak semua hal bisa ia dapatkan secara instan saat itu juga.

Selain itu, hal tersebut juga akan membuat si kecil mengerti mengenai keinginan dan kebutuhan serta hal mana yang lebih penting diantara keduanya.

Keenam cara ini mudah diikuti kan, moms?

Nah, moms perlu ingat sebaiknya jangan membiasakan konsep hukuman (punishment) dan hadiah (reward) pada si kecil. Kalau kata Bu Gita, hal ini kurang baik bagi regulasi emosi dan kognitif si kecil.

Jika moms terus memandu si kecil untuk bijak dalam menggunakan uang, kelak si kecil pasti akan menjadi orang yang sukses dan bisa mengelola uang dengan baik dan benar.

Jangan lupa juga untuk memberinya celengan yang akan memotivasi si kecil untuk rajin menabung moms! Apapun demi pribadi yang hemat kelak. Selamat mencoba!

Ruth

Happy mommy of twin 3yo, living in Jakarta and working for digital media company.

That's why I like to doing some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY