Kamu ngefans dengan Valentino Rossi? Sebagai pembalap paling senior di balap MotoGP, Rossi memang dikenal sebagai orang paling sukses di ajang balap motor itu. Di usianya yang sudah kepala tiga, ia masih mampu bersaing dengan pembalap muda yang usianya jauh di bawahnya. Bahkan tahun 2015 lalu, ia jadi runner-up juara dunia. Tak heran basis fansnya pun sangat banyak. Termasuk di Indonesia.

Coba lihat di akhir pekan jalanan besar Jakarta. Kalau menjelang malam, banyak motor-motor gede model balap sering nongkrong di pinggir jalan. Berbagai komunitas motor balap pengidola MotoGP juga ada di berbagai kota lainnya. Mudah-mudahan, ke depan Indonesia bukan hanya ramai komunitas pecintanya, tapi ada juga yang jadi juara di ajang MotoGP ya.

Tapi sebenarnya apa sih asyiknya duduk di motor seperti ajang MotoGP? Nih, kata salah satu pembalap Yamaha, Bradley Smith tentang sensasi balapan di atas motor berkecepatan lebih dari 300 km per jam itu.

  • Kecepatannya bisa mencapai 60 mil per jam hanya dalam waktu 2,6 detik!

Pebalap Moto GP_2

via lightest.com

Wuzz… hanya sekedipan mata, kamu bisa merasakan bagaimana motor dengan 250 tenaga kuda itu melesat sangat cepat. Kalau tidak siap, kamu bisa merasakan goncangan yang hebat dan bahkan bisa terjatuh. Meski begitu, kecepatan rata-rata pembalap MotoGP berada pada kisaran 160-an km per jam.

  • Harus rutin ke gym jika tidak ingin berat ketika membawa motor

Meski Rossi badannya terlihat kecil, tapi sebenarnya tidak. Sebab, menurut Bradley Smith, berat motor untuk membalap mencapai sekitar 160 kg atau rata-rata dua kali berat tubuh para pembalap. Karena itulah, semua pembalap diharuskan menjaga kondisi fisik agar mampu berlomba dengan fisik prima.

  • Harus banyak minum agar tidak dehidrasi

Pebalap Moto GP_3

via a.fssta.com

Tahukah kamu kalau ternyata hampir semua pembalap kehilangan cairan dua liter dari tubuhnya sepanjang balapan. Apalagi kalau suhu di trek balap sangat panas. Pembalap bisa dehidrasi jika tidak menyiapkan diri untuk minum cairan yang mampu mengganti keringatnya selama balapan.

  • Pakaian yang digunakan sangat tebal

Pebalap Moto GP_4

via whatsuplife.in

Untuk menjaga keselamatan dan risiko selama berkendara di kecepatan supertinggi, pakaian yang dikenakan para pembalap sangat tebal. Ada beberapa lapisan untuk menjaga keselamatan dari benturan atau risiko terkena api jika bergesekan dengan aspal saat terjatuh.

  • Cap di paspornya pasti selalu penuh!

Ini mungkin bukan hanya pembalap MotoGP, tapi juga ajang lomba lain yang sudah tingkat dunia. Namun memang kenyataannya mereka harus berpindah ke berbagai trek di berbagai belahan dunia sepanjang balapan. Sekitar sembilan bulanan, mereka harus bertanding ke berbagai negara dari Benua Australia, Asia, hingga Eropa.

Tertarik merasakan sensasi yang sama? Kamu bisa mulai berlatih yang serius. Tapi selalu utamakan keselamatan. Minimal kamu harus punya helm, jaket motor, kaus tangan, dan berbagai perangkat standar keselamatan lainnya.

Buat kamu yang ingin mencari berbagai pilihan kebutuhan aman berkendara kamu bisa lihat disini. Tinggal pilih, klik, bayar dengan cicilan ringan 0%, barang akan diantar tanpa ongkos kirim.

Tetap jaga keselamatan dan hati-hati sepanjang jalan ya Friends.

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love to running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY