Populer

6 Alasan untuk Berhenti Melakukan Gesek Tunai Kartu Kredit

Sep 24, 2021.By Blibli Friends

Gesek Tunai Kartu Kredit – Siapa sih yang tidak tahu kartu kredit di zaman seperti sekarang ini? Salah satu alat pembayaran ini memang cukup banyak memberikan keuntungan bagi para pemiliknya. Misalnya saja promo yang didapatkan saat digunakan berbelanja, atau diskon yang cukup menggiurkan saat digunakan di sebuah restoran. Namun, ada satu hal yang sebaiknya kamu hindari saat menggunakan kartu kredit, yaitu gesek tunai.

Bagi yang belum tahu, gesek tunai adalah salah satu cara untuk mendapatkan uang tunai dengan menggunakan kartu kredit. Biasanya, hal tersebut dilakukan di mesin EDC pada merchant atau penyedia jasa gesek tunai. Meski sekilas tidak ada yang salah, ternyata kegiatan gesek tunai tidak dianjurkan oleh bank penyedia kartu kredit, bahkan Bank Indonesia. Namun, tetap saja tak sedikit orang-orang yang melakukan gesek tunai karena tergiur dengan kemudahan mendapat uang.

Buat kamu yang memiliki kartu kredit, berikut ini beberapa alasan yang perlu kamu perhatikan agar tidak melakukan gesek tunai.

Baca juga: Kolaborasi “Yang Biru Pasti Seru”, Blibli x blu

____________________________________________

  • Tidak Menggunakan Kartu Kredit Sesuai Fungsi

Kartu kredit adalah salah satu alat pembayaran yang sah, seperti yang tertulis dalam peraturan yang dikeluarkan Bank Indonesia pada tahun 2012 lalu. Jadi sudah jelas, bahwa fungsi kartu kredit bukan untuk melakukan penarikan uang tunai. Kamu bisa mengambil uang tunai dengan kartu debit, bukan kartu kredit.

Jadi, kalau kamu melakukan gesek tunai, itu berarti kamu sudah melakukan penyalahgunaan dari kartu itu sendiri. Contohnya, kamu ingin membeli baju di sebuah toko, bisa membayar dengan kartu kredit. Toko tersebut mendapatkan pendapatan setelah menjual produknya. Tapi dalam gesek tunai, kamu seolah-olah mengambil uang tunai dari toko, tanpa ada transaksi jual beli produk

  • Membuat Rugi

Kemudahan dalam mendapatkan uang tunai melalui gesek tunai memang cukup menggiurkan. Tapi jangan salah, hal tersebut justru bisa membuat kamu rugi. Kerugian tersebut akan kamu peroleh karena aturan bunga yang ada dari kegiatan gesek tunai tersebut.

Jika kamu melakukan gesek tunai sebesar Rp 1 juta, kamu hanya akan mendapatkan Rp 970 ribu, karena terpotong bunga 3% yang diterapkan oleh merchant. Tak sampai situ, saat tagihan kartu kredit datang, kamu tidak membayar Rp 970 ribu, melainkan Rp 1 juta rupiah, sesuai gesek tunai yang kamu lakukan. Bayangkan, jika gesek tunai yang kamu lakukan nominalnya besar, semakin rugi bukan?

  • Berpotensi Menyebabkan Kredit Macet

Tidak ada Batasan saat kamu melakukan gesek tunai dengan kartu kredit, selama limit dari kartu tersebut masih mencukupi. Hal tersebut tak jarang membuat seseorang lupa diri. Bayangkan, hanya dengan sebuah kartu, kamu bisa mendapatkan uang tunai dalam jumlah yang lumayan. Menggiurkan bukan?

Akan tetapi, hal tersebut berpotensi menyebabkan kredit macet. Jika kamu terbiasa melakukan gesek tunai, apalagi tidak memikirkan tagihan yang harus kamu bayar, bisa-bisa kamu tidak mampu melunasi hutang dari kartu kredit tersebut. Belum lagi bunga yang juga harus kamu bayarkan, tentu saja hal tersebut bisa menimbulkan kredit macet.

  • Masuk Blacklist OJK

Alasan berikutnya, masih berkaitan dengan poin sebelumnya, yaitu kredit macet. Kira-kira, apa yang akan terjadi jika kamu memiliki kredit macet? Tentu saja bukan hal yang kamu inginkan. Nama kamu berpotensi besar masuk daftar hitam atau blacklist dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Jika sudah begitu, kamu akan kesulitan dalam melakukan banyak hal yang berhubungan dengan bank. Misalnya kamu ingin membuka kartu kredit baru, atau ingin mengajukan kredit untuk membeli rumah. Hal-hal tersebut akan sulit kamu lakukan sampai tagihan-tagihan di kartu kredit yang kamu miliki bisa lunas seluruhnya.

  • Bisa Menyebabkan Ketagihan

Harus diakui, berbelanja adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan. Akan tetapi, kamu juga harus mengetahui batas kemampuan yang kamu miliki. Jika sudah tidak memiliki dana untuk berbelanja, kamu harus sabar dan tidak perlu memaksakan diri. Apalagi sampai melakukan gesek tunai kartu kredit.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, melakukan gesek tunai adalah hal yang sangat mudah dan instan untuk mendapatkan uang tunai. Tapi kalau sekali kamu melakukannya, bukan tidak mungkin kamu akan ketagihan. Kalau sudah ketagihan, ada banyak kerugian yang bisa kamu dapatkan di kemudian hari.

  • Banyak Risiko Mengintai

Alasan terakhir yang tak kalah pentingnya untuk berhenti melakukan gesek tunai kartu kredit adalah risiko terkena tindak kriminal. Mungkin kamu tidak melakukannya secara langsung, tapi bisa saja penyedia layanan tempat kamu melakukan gesek tunai adalah pelaku kriminal.

Anggap saja, penyedia layanan tersebut menggunakan uang dari hasil pencucian uang untuk diberikan ke orang yang melakukan gesek tunai. Belum lagi risiko data-data dari kartu kredit yang bukan tidak mungkin dicuri. Jadi risiko yang kamu punya tidak akan sebanding dengan apa yang kamu dapat dari sistem ini.

______________________________________________

Baca juga: Bayar Pakai blu, Produk Digital Banking yang Bisa Dapat Banyak Benefit di Blibli

Gimana, kamu bisa lihat sendiri kan kerugian yang bisa didapatkan karena melakukan gesek tunai kartu kredit? Maka dari itu, kamu sebaiknya tidak mudah tergiur dengan kemudahan dan penawaran-penawaran yang ada dari sistem ini. Bukan tidak mungkin kamu akan menghadapi masalah besar di kemudian hari akibat kegiatan tersebut.

Selain itu, ada tips lain buat kamu supaya tidak lagi melakukan gesek tunai, yaitu pilihlah kartu kredit yang memberikan segudang keuntungan. Kira-kira, ada gak ya kartu kredit yang bisa kasih lebih dalam hal mewujudkan lifestyle impian? Hmm, kamu bisa tungguin informasinya di Blibli! Bakal ada sesuatu yang spesial buat kamu semua!

Tag: