5 Film Terbaik Indonesia yang Tidak Boleh Dilewatkan

Dalam 5 tahun belakangan ini, banyak sekali film-film karya anak bangsa yang tidak hanya berjaya di negeri sendiri lewat perolehan tiket, tapi juga memperoleh penghargaan di beberapa festival mancanegara dan mengharumkan nama bangsa. Memang sebelumnya harus diakui bahwa film Indonesia identik dengan horor mesum, komedi garing, atau romansa picisan. Namun kini, para sineas tanah air telah memberikan standar baru yang tinggi bagi film-film Indonesia.

Yuk mulai nontin film Indonesia! Film-film ini dapat kamu saksikan di beberapa layanan streaming legal di Indonesia, seperti Netflix, Iflix, dan HOOQ. Jangan lupa, kalau smartphone kamu masih lemot untuk memutar aplikasi streaming tersebut, segera ganti dengan Samsung M20 dan dapatkan kenyamanan menonton film kapan saja dan di mana saja.

1. The Night Comes for Us

null
Photo by ign.com

Delapan tahun yang lalu, The Raid sukses menggemparkan jagad film aksi dunia dengan memperkenalkan Iko Uwais. Aktor yang satu ini berperan sebagai seorang polisi yang harus meloloskan dari sergapan maut saat timnya dijebak oleh sekelompok kriminal di sebuah rumah susun. Meskipun mendapat banyak respon positif, seorang filmmaker Indonesia bernama Timo Tjahjanto membuat The Night Comes for Usyang berhasil melampaui kebrutalan The Raid.
Menghadirkan kembali Joe Taslim dan Iko Uwais, film ini berkisah tentang Ito yang harus menghadapi serbuan Triad ketika ia memutuskan untuk keluar dan memberontak dari posisinya sebagai salah satu dari Six Seas. Ditayangkan lebih awal pada FantasticFest 2018 kemarin, kritikus film luar negeri bernama Sean Mulvihill bahkan menyebutkan bahwa “…The Night Comes for Us is the movie for those who thought The Raid was too tame.”

Nyatanya memang benar. Jika kamu pecinta film aksi brutal penuh tumpah darah, The Night Comes for Us adalah sajian kelas dunia dari sineas anak bangsa yang patut kamu saksikan. Kamu bisa menonton film ini di Netflix.

BELI VOUCHER BERLANGGANAN NETFLIX DI SINI

2. Posesif

null
Photo by teen.co.id

Setelah lama melanglang buana dan mendapat penghargaan di banyak festival mancanegara lewat film-film arthouse, Edwin dan Meiske Taurisia memproduksi film Posesif untuk ditayangkan secara komersil di seluruh bioskop Indonesia. Film ini bercerita tentang kisah cinta anak SMA ini tidak hanya mendobrak tabu dengan membahas abusive relationship dan siklus kekerasan dalam rumah tangga. Film ini juga menyajikan penampilan yang mencengangkan dari Adipati Dolken dan Putri Marino.
Film ini memenangkan banyak penghargaan di dalam negeri, termasuk diantaranya Piala Citra untuk Pemeran Wanita Terbaik bagi Putri Marino dan Piala Citra untuk Sutradara terbaik bagi Edwin.
Posesif bisa kamu tonton sendiri atau bersama teman dan keluarga di Iflix. Kalau kamu ingin langsung menyambungkan ke televisi, dapatkan Xiaomi Smart Android TV Box langsung di Blibli.

3. Pengabdi Setan

null
Photo by Cinema Poetica

Sebelum diberondong film horor mesum, Indonesia pernah berjaya di mancanegara lewat film-film horor seram, seperti Ratu Ilmu Hitam, Bayi Ajaib, Pengabdi Setan, dan masih banyak lagi film lainnya. Pada tahun 2017 kemarin, Joko Anwar, sang sutradara thriller terkenal di Indonesia, membangkitkan kembali kejayaan film horor dengan sebuah remake film Pengabdi Setan berjudul serupa. Berhasil mengguncang bioskop-bioskop lokal, film yang diberi judul internasional Satan’s Slaves ini juga sukses meneror seluruh dunia dan mendapatkan 91% rating di situs film terkemuka, Rotten Tomatoes.

Film ini bercerita tentang keluarga yang ditinggal mati oleh ibunya yang sakit aneh setelah bertahun-tahun. Setelah kematian tersebut, banyak kejadian aneh yang berujung pada terungkapnya rahasia mengerikan yang bersembunyi di balik keluarga mereka. Penuh dengan kengerian yang jarang terdapat di film-film horor Indonesia sebelumnya, Pengabdi Setan meraup sekitar 4,2 juta penjualan tiket dan menjadi film Indonesia yang paling banyak ditonton di tahun 2017.
Kalau bukan orang yang gampang takut dan memang senang dengan film horor, kamu bisa tonton film ini di Iflix.

4. Marlina Pembunuh dalam Empat Babak

null
Photo by breakingnews.co.id

Feminisme dan kesetaraan gender, khususnya di bulan Maret ini, menjadi sebuah pergerakan positif yang gencar diperjuangkan. Sutradara Mouly Surya pun dengan berani membawa isu ini ke dalam filmnya yang berjudul Marlina The Murderer in Four Acts atau Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak. Sebelum ditayangkan secara komersil di bioskop seluruh Indonesia, film ini lebih dulu ditayangkan di Cannes Film Festival 2017 dan mendapatkan sambutan luar biasa baik dari para kritikus, dewan juri, maupun para penonton lainnya. Pada ajang penghargaan Piala Citra 2018 pun, film ini juga merebut segudang penghargaan, termasuk Pemeran Utama Wanita Terbaik untuk Marsha Timothy dan Film Cerita Panjang Terbaik.

Bercerita tentang seorang janda bernama Marlina yang harus menempuh perjalanan panjang membawa kepala pemerkosanya ke kantor polisi. Film ini mungkin tidak cocok buat segala usia, tapi membawa pesan penting untuk ditonton bagi para remaja dan orang dewasa tentang perjuangan perempuan dalam menuntut keadilan.

PILIHAN SMARTPHONE LAYAR LEBAR UNTUK NONTON FILM INI DI HOOQ

5. Love for Sale

null
Photo by helmysatria.com

Fenomena mencari teman kencan secara online memang sedang marak terjadi di zaman ini. karena itu, Andibachtiar Yusuf mencoba membungkusnya dengan cerita romansa lewat film Love for Sale. Berkisah tentang seorang pengusaha sekaligus bujang lapuk bernama Richard yang menemukan Arini lewat aplikasi penyewaan teman kencan. Film ini dibintangi oleh aktor berpengalaman, Gading Marten dan pendatang baru, Della Dartyan.

Tidak hanya membahas kesendirian, budaya “kapan kawin”, serta konsep manic pixie dream girl, film ini juga membalutnya dengan kisah cinta yang manis walaupun harus berakhir dengan pahit. Film ini mendapat banyak penghargaan di Piala Citra 2018, termasuk Pemeran Utama Pria Terbaik bagi Gading Marten.

NONTON NETFLIX DI TV RUMAH KAMU PAKAI GOOGLE CHROMECAST

Kami jamin, setelah menonton kelima film tersebut, kamu akan memiliki pandangan yang lebih positif tentang perfilman Indonesia. Untuk pengalaman menonton yang lebih optimal, dapatkan Polytron PSP B2 Muze Bluetooth Speaker dan dapatkan sensasi suara yang lebih halus dan jernih. Yuk ajak teman dan keluargamu menontonnya dan selamat merayakan hari perfilman Indonesia!

Nadine

Hi, my name is Nadine, a fashion stylist who loves makeup too! My routines are reading a bunch of information about fashion, lifestyle, and entertainment. Before that, I have another habit such as jogging, yoga, and sipping a glass full of smoothies every single morning. I like to hang out with my besties after work, enjoying a cup of green tea while discussing everything.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY