Hai friends! Berapa di antara kalian yang masih sering menonton TV sampai sekarang? Buat yang tumbuh besar di era tahun 80-an sampai 2000-an awal, TV merupakan sahabat tiap malam sepulang kerja atau sekolah, dan teman baik di akhir pekan pagi.

Zaman sekarang, posisinya sedikit mulai tergeser akibat kehadiran jaringan streaming online seperti iflix, Netflix, Hooq, dan Popcorntime.

Ajaibnya, terlepas dari banyaknya pemirsa yang berpindah hati, TV masih bisa bertahan sampai sekarang, seakan nggak ada matinya.

Salah satu alasannya, TV sudah mengakar dalam kehidupan manusia. Tahu nggak, kalau TV sudah berusia hampir 100 tahun! Kuatnya ikatan ini membuat TV sulit disingkirkan media lain.

Buktinya, dalam infografis berikut kamu bisa melihat perubahan TV dari awal yang hanya cuma 3 inci, sekarang berukuran lebih dari 100 inci! Waktu kamu lahir, bentuk TV nya seperti apa ya?

evolusi-tv-01

 

Ternyata, TV sudah mengalami perjalanan yang sangat jauh ya. Nggak ada tanda-tanda berhenti atau musnah sama sekali. Bagaimana pun juga, setiap keluarga pasti memerlukan TV mereka sendiri. Di era yang identik dengan โ€˜sibuk dengan gadget sendiriโ€™, TV-lah yang merupakan salah satu pengikat keluarga dan teman yang setia.

TV kamu di rumah boleh rusak atau terlekang oleh waktu. Namun, jangan sampai hubungan kamu dan TV juga makin pudar ya. Kalau bosan dengan internet, sesekali buka TV dan tonton bersama orang-orang dekat yang tercinta. Nikmati sejenak keindahan objek revolusioner yang menemani manusia hampir satu abad.

Jarvis

Jarvis

Addicted to gadget and tech. My main gig is writing clear, concise, and compelling web copy that demands attention. I love playing with my son, indoor or outdoor at the weekend.
Jarvis

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY