Persaingan finalis The Big Start Indonesia Season 3 semakin ketat saja, nih, Friends! Dari 20 finalis, sekarang tinggal 8 orang yang tersisa untuk memperebutkan total hadiah sebesar 1,1 milyar. Otomatis, tantangan yang dihadapi dalam episode 8 web series TBS ini juga semakin sulit.

Kali ini, para peserta harus bisa menunjukkan social media skills mereka di hadapan para juri. Kemampuan ini penting banget dikuasai pebisnis untuk memperkenalkan produk dan menarik perhatian masyarakat agar membeli produk yang dijual. Salah satu caranya adalah menciptakan visual branding yang menarik. “Visual branding itu sangat penting dan harus konsisten di setiap platform (agar image brand nggak berubah-ubah),” ujar Romo Jack, visual artist dari Ponypork.

Nah, di era digital ini, salah satu platform media sosial yang ideal untuk dijadikan channel pemasaran adalah Instagram. Tetapi, Jack mengatakan bahwa seorang founder harus menyesuaikan platform dengan target market-nya. Misalnya, brand yang mempunyai target pasar anak muda bisa menggunakan Instagram. Sementara, untuk target pasar ibu rumah tangga, bisa menggunakan Facebook yang lebih familiar di kalangan usia lanjut daripada Instagram.

Untuk itu, kali ini para finalis akan diberi kesempatan belajar plus berkonsultasi dengan graphic designer dan photographer untuk membuat 3 postingan baru di Instagram brand mereka masing-masing. Tentu saja, Romo Jack dan para mentor ikut turun langsung untuk membantu finalis membuat konten media sosial.

Ternyata, para finalis ini memiliki konsep konten yang menarik dan kreatif banget, lho! Para juri saja sampai terpukau dengan presentasi mereka. Salah satunya yang mendapat respon positif adalah Shelly dari Salaku. Dia ingin mempertahankan slogan “anti galau”, “anti bete”, dan “anti lapar” yang minggu lalu sempat diragukan oleh Gwen Winarno, mentor kategori kuliner. So, Shelly berkreasi dengan mengunggah foto anak muda yang sedang galau sambil memegang produk Salaku. Dari situ, dia ingin menyampaikan kalau produknya bisa menjadi solusi dari rasa bete, galau, dan lapar. Ternyata, pesan itu akhirnya bisa tersampaikan dengan baik dan diterima oleh para juri!

Walaupun konsep fotonya sempat dibilang norak sama Jack, ternyata Jack tertarik dengan konsep baru Salaku yang diperuntukkan untuk anak muda itu! Bahkan, Gwen melontarkan pujian untuk presentasinya dengan rasa terkejut yang nggak bisa disembunyikan. “Oh my God. You really think out of the box! Apa yang kamu perlu sampaikan ke target market kamu (anak muda) itu nyampe,” kata Gwen.

Sayangnya, ada juga finalis yang mendapat respon negatif dari para juri walaupun feeds sudah dibuat semaksimal mungkin. Christine dari Segara Naturals misalnya, visualisasi fotonya dianggap kurang menarik karena produknya nggak terlalu ditonjolkan dalam foto. Begitu juga dengan Robbi dari Kingsmith yang gagal menunjukkan fitur unik produknya dalam foto-fotonya. Makanya, mereka berdua mendapat kritikan cukup pedas dari para juri dan ekspresi kecewa keduanya nggak bisa disembunyikan. Sayang banget, ya?

Robbi memang mendapat komentar negatif. Namun, bukan TBS namanya kalau nggak penuh dengan kejutan! Ia justru lolos ke babak berikutnya dan berhasil mengalahkan Mirza dari Ame Raincoat yang harus pulang di episode 8 web series ini! Padahal, Mirza cukup banyak mendapat pujian dalam tantangan-tantangan sebelumnya.

Selain Mirza, ada tiga orang lainnya yang harus berhenti berjuang di kompetisi ini. Bahkan, salah satunya adalah finalis yang sering memenangkan challenge, lho! Penasaran siapa ketiga finalis lainnya yang harus pulang? Saksikan aja, yuk, episode 8 web series The Big Start Indonesia Season 3 di akun Youtube resmi Blibli.com dan cari tahu hasilnya!

SUDAH MAU FINAL, LHO! AYO SAKSIKAN TERUS THE BIG START INDONESIA SEASON 3 UNTUK CARI TAU PEMENANGNYA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY