Friends, episode 4 web series The Big Start Indonesia Season 3 sudah hadir nih, dengan kejadian yang lebih menantang dari sebelumnya. Setelah mengirim 4 finalis pulang pekan lalu, 4 orang finalis lainnya akan dipulangkan dalam episode ini sehingga menyisakan 12 orang finalis aja! Pokoknya, persaingan dalam kompetisi ini semakin ketat, deh.

Nah, pada kesempatan ini, para mentor membawa finalis dari masing-masing kategori untuk mengunjungi dan melihat langsung tempat bisnis milik para mentor. Mereka bisa lihat langsung cara mentor mengembangkan bisnis plus melihat produknya juga. Bahkan, Dedy dari Mr. Jones ikut-ikutan mencoba produk Esqa Cosmetics yang dimiliki oleh Kezia Toemion, lho! Seru banget!

Setelah berdiskusi dengan mentor, para finalis ditantang untuk mengidentifikasi tiga masalah utama yang ada pada bisnisnya dan mencari solusi dari ketiga masalah itu hanya dalam waktu 60 menit aja. Keempat mentor pun nggak segan-segan turun langsung membantu para finalis menyiapkan materi presentasi! Soalnya, tantangan kali ini cukup berat karena mereka harus berani membeberkan kelemahan bisnisnya di depan para juri. “Kalian harus bisa kasih argumen kenapa kalian memprioritaskan tiga hal (masalah bisnis) ini,” ujar Gwen Winarno, mentor kategori kuliner kepada para finalis.

Ternyata, ada berbagai macam masalah yang membuat kelima juri cukup kaget. Contohnya seperti Widhy dari Tempe King yang ternyata harus menghentikan produksi buat sementara waktu karena mesin pemotong dan pengering miliknya rusak! Terus, ada juga founder Mr. Jones yang pernah ketipu sama mitranya sendiri. “Seringkali terjadi (tertipu). Saya kasih barang 5 lusin. Sebulan kemudian, uang nggak ada dan barang pun hilang,” ujarnya di hadapan para juri.

Setelah mendengar dan menganalisa presentasi para finalis, dewan juri pun memutuskan siapa aja 4 finalis yang harus pulang karena adanya lack of performance dalam tantangan ini. Keempat finalis itu adalah Rendhy dari Keely, Rinaldi dari Bermock, Ali dari Jolley, dan Dedy dari Mr. Jones. Walaupun harus dipulangkan, mereka sebenarnya memiliki prospek bisnis yang bagus. Hanya saja, menurut juri mereka masih perlu berimprovisasi jika ingin berhasil mengembangkan bisnisnya.

You have a great product. Produk kamu itu pioneer (snack kacang hijau pertama di Indonesia). You trust that and you build that. Tapi, benahi dulu finance-nya, distribusinya, packaging-nya, dan lain-lainya,” kata Gwen setelah mengumumkan kalau Ali harus pulang.

Sebelumnya, Gwen sudah mengingatkan Ali kalau pebisnis harus bisa menyelesaikan masalah dalam bisnisnya satu persatu sebelum mencari solusi dari masalah lainnya. Karena, Ali mengaku kesulitan menyelesaikan masalah finansial yang krusial banget dalam urusan bisnis. Karena, seringkali hal-hal seperti inilah yang akan menjatuhkan bisnis dengan produk hebat sekalipun!

Bagus Rochadiat, mentor kategori Kriya, juga menyampaikan pada Rinaldi kalau mengembangkan bisnis membutuhkan strategic thinking dan critical thinking. Rinaldi dianggap kurang mampu mengimplementasikan hal tersebut dalam menjalankan Bermock. Hal itu terlihat dari kendala finansial yang menghambat proses produksi Bermock seperti yang disampaikan Rinaldi sebelumnya. Padahal, permintaan serta kapasitas produksi Bermock cukup tinggi, lho. Sayang banget, kan?

Selain itu, masih banyak lagi masalah-masalah yang dimiliki para peserta yang sangat cocok buat kamu petik pelajarannya! Cari tau cara para finalis mencari solusi dari setiap masalah yang dihadapinya, termasuk juga saran berupa solusi dari mentor yang berpengalaman. Banyak banget, yang bisa kamu pelajari dari episode ini!

Penasaran? Yuk, tonton langsung episode 4 web series The Big Start Indonesia Season 3 di akun Youtube resmi Blibli.com!

SAKSIKAN KESERUAN PARA FINALIS DI WEB SERIES THE BIG START INDONESIA SEASON 3!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY