Do & Don’ts: Makanan yang Wajib Dikonsumsi dan Dihindari oleh Ibu Hamil

Via doktersehat.com

Menjalani masa kehamilan merupakan salah satu momen yang tak terlupakan dalam siklus hidup setiap wanita. Tentu saja setiap calon ibu ingin memberikan yang terbaik untuk sang bayi yang dikandungnya, salah satunya adalah melalui makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Secara umum, nutrisi ibu hamil lebih ditekankan pada pemenuhan akan kalsium, asam folat, zat besi dan protein untuk mendukung kehamilannya. Nah, kira-kira makanan apa sajakah yang harus dikonsumsi dan dihindari oleh ibu hamil?

Makanan yang harus dikonsumsi tentunya makanan dengan gizi seimbang, dan dapat diukur melalui hal-hal berikut:

  1. Jumlah

Jumlah kalori untuk memenuhi kebutuhan ibu hamil sebaiknya dihitung berdasarkan berat badan, tinggi badan, umur, aktivitas dan kondisi kesehatan sang ibu. Namun, secara garis besar dianjurkan agar ibu hamil mengkonsumsi makanan sekitar 2000-2500 kkal/hari.

  1. Jenis Makanan

Jenis makanan yang dipilih baiknya mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat dan air.

  • Karbohidrat, digunakan sebagai sumber energi atau sumber tenaga. Pilihlah jenis yang kompleks seperti nasi, kentang, cereal, pasta tinggi serat, roti gandum, jagung, yang juga kaya akan zat besi, vitamin B dan serat.
  • Protein, digunakan sebagai zat pembangun untuk perkembangan calon bayi. Pilihlah yang tidak berlemak tinggi, seperti daging ayam tanpa kulit, daging merah yang tidak berlemak, ikan, telur, kacang-kacangan, tahu, tempe dan keju. Selain protein, sumber makanan ini juga kayak akan mineral, seperti kalsium dan zat besi.
  • Lemak, berguna sebagai sumber energi. Bubu dapat mengkonsumsi lemak minyak yang kaya akan omega 3, 6 dan 9 seperti yang banyak terdapat di minyak ikan, minyak canola, olive oil (minyak zaitun), minyak biji bunga matahari, alpukat maupun susu.
  • Vitamin, mineral dan serat, dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan. Pilihlah buah dan sayuran yang beraneka warna dan konsumsi sebanyak 5-6 porsi sehari (ukuran 1 porsi untuk sayuran baiknya sebanyak 100g dan untuk buah sekitar 85-140g). Sayuran hijau juga kaya akan asam folat dan kalsium, yang memang sangat diperlukan selama masa kehamilan.
  • Air menjadi bagian nutrisi yang sering dilupakan. Oleh karena itu, Bubu wajib untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air sebanyak 2-3 liter/hari.
  • Susu dan produk olahannya (seperti yoghurt dan keju), sering digunakan sebagai sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral (kalsium, phosphor, vitamin D) terutama saat ibu mengalami mual, kesulitan makan atau asupan makanan tidak seimbang selama masa kehamilan. Ketika Bubu hamil, dianjurkan untuk memilih susu yang rendah lemak atau susu skim. Penggunaan susu dan produk olahan ini juga harus dipertimbangkan pada ibu yang lactose intolerant karena sering menyebabkan gangguan pencernaan.
  1. Jadwal Makan

Sebaiknya, makanlah dalam bentuk kecil dan sering. Bubu dapat makan sebanyak 5-6x dalam sehari dengan distribusi sebagai berikut: sarapan, snack pagi, makan siang, snack sore, makan malam dan snack malam. Tujuannya adalah agar ibu dapat mengkonsumsi jumlah kalori yang cukup besar.

Setelah mengetahui makanan yang baik untuk dikonsumsi, makanan apa sajakah yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil?

  1. Makanan yang mentah, setengah matang maupun daging dingin

Makanan seperti ini biasanya disajikan dalam bentuk irisan/lembaran seperti daging deli, ikan, seafood, telur, daging asap, susu yang tidak dipasteurisasi, dan sayuran mentah yang tidak dicuci. Makanan/minuman seperti ini sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi dengan bakteri seperti salmonella, listeria, toksoplasmosis dan lainnya.

  1. Ikan atau makanan laut yang terkontaminasi merkuri dan bahan polusi industry
  1. Kafein

Biasanya terdapat pada kopi, soda, teh atau coklat. Konsumsi kafein pada ibu hamil baiknya tidak lebih dari 200mg/hari, karena jika Bubu sensitif terhadap kafein resiko akan abortus dan kelahiran premature dapat meningkat.

  1. Alkohol

Dapat mempengaruhi perkembangan dan gangguan pada janin.

  1. Konsumsi gula, garam dan lemak yang berlebihan

Dapat meningkatkan resiko kencing manis dalam kehamilan, darah tinggi, berat badan yang naik secara berlebihan – semuanya ini dapat menjadi faktor yang mempersulit persalinan dan juga dapat menganggu perkembangan sang janin.

Nah, kini Bubu sudah tahu, makanan apa yang wajib dikonsumsi dan dihindari selama masa kehamilan. Selalu jaga kesehatan ya, Bubu dan calon bayi! 😊

*Sumber artikel dari Dr Ida Gunawan, MS SpGK (K)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY