Jangan ngaku pencinta fotografi kalau belum pernah kenalan dengan Leica. Kamera asal Jerman ini sudah eksis sejak tahun 1914! Bukan hanya untuk sekadar berfoto ria, Leica juga akrab dengan para jurnalis dunia.

Kira-kira, apa, ya, yang membuat Leica bisa bertahan menjadi kamera favorit banyak orang selama lebih dari 100 tahun? Yuk, kita cari tahu!

1. Lahir dari seorang karyawan lembaga optik

sejarah-kelahiran-leica

Via Fleaglass

Ada yang tahu kalau Leica adalah singkatan dari Leitz Camera? Nama Leitz sendiri diambil dari nama lembaga yang didirikan oleh Ernst Leitz (E. Leitz)

Leitz adalah lembaga yang mengembangkan miskroskop dan teleskop. Berkat salah seorang karyawannya yang bernama Oskar Barnack, tericptalah prototipe pertama Leica pada tahun 1914.

Prorotipe itu kemudian diberi nama “Ur-Leica”. Inilah kamera pertama di dunia yang berhasil mengatasi masalah double exposure dengan menggunakan teknik film winding dan shutter cocking.

Nah, selanjutnya pada tahun 1925 kamera Leica hits banget setelah diikutsertakan di Leipzig Spring Fair. Kamera-kamera yang dipamerkan itu dilengkapi dengan lensa yang didesain oleh Max Berek yang kemudian dinamakan Elmax (Ernst Leitz-Max Berek).

2. Salah satu saksi sejarah dunia

leica-saksi-sejarah-dunia

Via CBS News

Umur memang nggak bisa bohong. Berbagai peristiwa sejarah terabadikan dengan sempurna melalui “mata” Leica.

Orang-orang dibalik kamera itu juga bukan orang sembarangan. Misalnya saja Alfred Eisenstaedt, fotografer terkenal yang memulai kariernya di majalah Life.

Salah satu hasil potretannya yang sangat terkenal berjudul “V-J Day”, diambil menggunakan kamera 35mm Leica pada tahun 1945. Dalam potret itu, tergambarkan seorang pelaut mencium seorang perawat yang sedang menari gembira di tengah jalan.

Alfred bersama dengan kamera favoritnya itu juga berhasil memotret momen pertemuan pertama Hitler dan Mussolini, loh.

3. Dibuat langsung dengan tangan para ahli

tangan-ahli

Via The Leica Camera Blog

Selain sepak terjangnya yang sudah teruji, Leica juga terkenal karena kamera-kameranya dibuat tanpa mesin alias handmade! Kelebihan cara pembuatan dengan tangan langsung adalah setiap kamera diberi “perhatian” khusus oleh para pembuatnya.

Orang yang turun tangan dalam pembuatan kamera Leica itu sudah teruji keahliannya. Presisi adalah kunci dalam pengerjaan kamera Leica. Nggak semua kamera dibuat di Jerman, ada juga yang dibuat di Portugis. Walaupun begitu, hasilnya tetap sempurna.

4. Memiliki banyak tipe kamera yang cocok untuk berbagai keperluan

tipe-kamera-sesuai-kebutuhan

Via Fstoppers

Saat ini, Leica memiliki 6 tipe besar kamera, termasuk kamera saku dan kamera instan. Keenam tipe itu kemudian memiliki jenis turunannya lagi. Pokoknya, dijamin kalian bisa menemukan apa yang kalian perlukan dari kamera-kamera Leica.

Walaupun sudah zamannya kamera digital, kamera analog milik Leica masih banyak dicari, loh. Salah satunya adalah kamera M3. Kamera antik yang dijuluki “The King of Leica” itu tampaknya masih seksi di mata para fotografer.

Belum lama, Leica meluncurkan kamera tipe Sofort di Indonesia, tepatnya di eksibisi Photokina pada November 2016 lalu. Kamera instan yang superminimalis itu sangat unik dan cocok menghasilkan foto hitam-putih maupun berwarna berkualitas tinggi. Tinggal pilih saja!

5. Simbol kemewahan fotografi

kemewahan-fotografi

Via Overgaard

Leica sangat peduli terhadap para fans-nya. Oleh sebab itu, mereka selalu memerhatikan banyak aspek mulai dari bahan dasar sampai detil rancangan kamera-kameranya.

Kamera Leica selalu diciptakan ringan sehingga penggunanya nggak cepat lelah. Walaupun ringan, kamera Leica nggak terkesan ringkih.

Walaupun buatan tangan, kamera Leica menjadi simbol kemewahan dalam fotografi. Banyak yang menyandingkan Leica dengan mobil-mobil mewah buatan Eropa. Katanya, hanya dengan memegang kameranya saja, sudah kerasa perbedaan Leica dari kamera lainnya. Lebih “Wah!”

Buktinya, Ratu Elizabeth II saja suka dengan Leica. Bahkan, salah satu foto yang menangkap momennya bersama kamera Leica diabadikan menjadi stampel edisi Ulang Tahun ke-60 Ratu Elizabeth. Coba cari!


BACA JUGA 5 Keunggulan Kamera Instan Ala Leica Sofort


6. Performa memuaskan dan hasil yang khas

performa-memuaskan

Via Leica Store Indonesia

Walaupun kamera Leica cenderung kecil dan ringan, performanya sangat mengagumkan.

Salah satu komponen yang sangat dipuja-puja adalah baterainya. Misalnya saja dengan kapasistas baterai 1800 mAh yang dimiliki kamera Leica M-P, kalian bisa puas mengambil gambar tanpa khawatir mencari sumber listrik.

Keunggulan lainnya dari kamera Leica adalah gambar yang dihasilkannya ditangkap dengan pencahayaan yang natural. Contohnya bisa lihat gambar ilustrasi di atas. Jernih ya? Nggak terlalu tajam juga nggak terlalu halus. Pas!

Bahkan, saking remarkable kualitasnya, Leica dipercaya oleh salah satu merk ponsel dari Tiongkok untuk menjadi “mata” produk spesial mereka. Tahukah yang mana?

7. Edisi khusus selalu dinanti

edisi-khusus

Via Hypebeast

Ini dia yang paling keren dari Leica. Mereka sering mengeluarkan edisi spesial yang patut dinantikan.

Khusus untuk Indonesia, Leica mengeluarkan 2 kamera spesial bertema Indonesia. Kedua kamera itu didesain secara spesial terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia. Selain itu, ada juga edisi spesial Leica dan merk terkenal Italia, Monclear.

Nah, ada lagi, nih yang nggak boleh kelewatan, yaitu kamera Leica M-P typ 240 Titanium. Berkat bahan dasar titaniumnya, kamera ini memiliki warna mengkilap yang mewah banget.

Selain itu, performanya juga sudah lebih maju daripada kamera tipe M lainnya. Misalnya, nggak perlu khawatir harus buffer lama ketika mengambil gambar karena Leica M-P type 240 TItanium ini didukung dengan 2 GB memori.

Biar kalian nggak perlu repot cari, lihat di Blibli.com aja. Wah, sudah ngiler mau punya kamera Leica belum? Kalau beli di Blibli.com, kalian bisa dapat cicilan 0%, loh! Buruan, hanya ada 333 buah di dunia!

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love to running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY