Bagi orang yang alergi terhadap debu, benda halus yang bahkan sulit terlihat dengan mata tersebut bisa sangat menyiksa. Nggak hanya bagi orang dewasa, namun lebih menyiksa lagi buat anak-anak.

Gejala-gejala yang ditimbulkan biasanya berupa bersin, mata merah, kulit gatal, hidung berair, batuk, gatal pada hidung, langit-langit mulut, kerongkongan, hingga tenggorokan.

Jika tahu akibatnya begini, moms tentunya nggak bisa menganggapnya sebagai hal sepele. Beberapa cara sederhana di bawah ini bisa moms coba agar alergi debu pada si kecil bisa diminimalisir dan nggak gampang kambuh.

1. Meminimalisir penggunaan AC dan kipas angin

meminimalisasi-ac

Via – carolinacouture

Kedua jenis pendingin ruangan ini bisa dibilang sebagai salah satu sumber debu yang paling berbahaya. Alih-alih ingin membuat ruangan menjadi lebih dingin, air conditioner atau kipas angin malah mempermudah penyebaran dan penempelan debu.

Untuk mengatasinya, moms mungkin bisa meminimalisir penggunaan AC dan kipas angin seperlunya saja. Pastikan rumah dalam keadaan bersih sebelum pendingin ruangan dinyalakan.

Hal yang nggak kalah penting adalah membersihkan AC dan kipas angin secara berkala. Jangan menunggu sampai debu menumpuk dulu ya,  moms!

2. Perhatikan barang-barang di kamar si kecil

memperhatikan-barang

Via – Iranews

Mendekorasi ruangan, apalagi kamar si kecil memang sangat menyenangkan. Kebanyakan moms pasti sudah meletakkan banyak mainan di sudut ruangan dan boneka untuk menemaninya tidur.

Namun, moms harus ingat, semakin banyak barang atau pajangan yang moms letakkan, semakin besar pula peluang debu untuk menempel, menumpuk, dan bersembunyi di atasnyanya.

Untuk itu, sebaiknya moms lebih memilih furniture bergaya minimalis yang menyediakan banyak ruang. Letakkan mainan dan boneka di luar kamar. Berikanlah si kecil satu boneka pilihan untuk menemaninya tidur. Itupun harus moms cuci secara berkala ya!

3. Jaga kebersihan rumah secara maksimal

jaga-kebersihan-ruangan

Via – The Wigley Family

Debu identik dengan kotoran yang hinggap di mana-mana. Untuk menangkalnya, moms tentu harus memastikan semua rak dan perabotan dibersihkan secara rutin.

Jangan lupa untuk menggunakan penyedot debu untuk membersihkan karpet di ruang tamu dan ruang keluarga. Sapu saja kurang efektif loh!

Agar kegiatan ini lebih menyenangkan, moms bisa ajak dads dan si kecil untuk turut serta dalam membersihkan rumah. Jangan lupa pakaikan masker ya!

4. Pikirkan kembali untuk merawat hewan peliharaan

merawat-hewan

Via – The Realistic Mama

Memiliki binatang peliharaan di rumah memang menyenangkan. Apalagi kehadirannya bisa menjadi teman bermain si kecil yang sedikit banyak dapat menghibur dan membuatnya nggak kesepian.

Hanya saja sebelum memutuskan untuk memelihara binatang di dalam rumah, moms perlu perhatikan terlebih dahulu apakah nantinya akan mengganggu kesehatan si kecil atau tidak.

Cek terlebih dahulu apakah anjing, kucing, dan bahkan hewan sekecil hamster pun yang ingin dipelihara mudah rontok bulunya. Terkecuali moms bisa selalu membersihkan bulu-bulunya setiap saat, mending jangan dulu deh!


BACA JUGA Si Kecil Masuk TK, Moms Sudah Siapkan 7 Hal Ini Belum?


5. Cucilah seprai, tirai, dan selimut secara rutin

cuci-seprai

Via – Huffington Post

Nggak hanya membersihkan lantai dan perabotan rumah, moms jangan mengabaikan kebersihan seprai, tirai, dan selimut di kamar. Ketiga benda tersebut merupakan benda yang paling sering bersentuhan dengan si kecil.

Jika jarang dibersihkan maka debu tak kasat mata akan menumpuk dan terhirup oleh si kecil saat berada disekitarnya. Cuci dan gantilah seprai, selimut, dan tirai setidaknya 2 minggu sekali. Selain bersih, sang anak tentunya akan lebih merasa senang jika tempat tidurnya wangi dan fresh.

6. Hindari barang-barang berbahan wol

hindari-wol

Via – Fake Grass

Material wol biasanya banyak dipilih sebagai bahan dasar untuk berbagai jenis keperluan rumah, seperti karpet, kursi atau sofa, karena sifatnya yang halus. Namun perlu moms ketahui bahwa material yang satu ini adalah pemukiman yang bagus untuk debu.

Serat-seratnya mampu menampung debu dalam jumlah yang banyak jika jarang dibersihkan. Jika masih ingin menggunakannya, pastikan moms rajin membersihkannya dengan penyedot debu, ya!

7. Moms perlu penyaring udara!

lowresduux_02-09-2016hrvrijstaand1-bew

Via – Duux

Ruangan di rumah sudah terjamin kebersihannya, namun si kecil tetap menunjukkan gejala alergi debu? Bisa jadi karena udara di dalam dan sekitar rumah moms memang tercemar dan kotor.

Untuk menyiasatinya, moms butuh air purifier atau alat untuk menyaring udara.  Alat yang satu ini dilengkapi dengan sistem penyaringan yang membantu membersihkan udara, menghilangkan bau, serta membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur berbahaya.

Alat yang bisa moms temukan di Blibli.com ini juga dilengkapi dengan lampu indikator, sehingga memudahkan moms untuk mengganti penyaringnya agar sistem pembersihannya berjalan pada tingkat yang optimal.

Perabotan dan barang padat jauh lebih mudah dibersikan daripada udara yang hampir nggak mungkin dibersihkan secara manual. Oleh karena itu, nggak boleh ketinggalan untuk kebersihan maksimal!

Itulah beberapa hal yang moms bisa lakukan agar si kecil nggak mudah dihinggapi alergi debu. Adakah pengalaman moms yang ingin dibagikan di sini seputar mengatasi alergi debu pada anak? Yuk, hindari si buah hati dari ancaman debu mulai sekarang!

Ruth

Ruth

Happy mommy of twin 3yo, living in Jakarta and working for digital media company.

That's why I like to doing some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.
Ruth

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY