Cara Melatih Anak Tidur Sendiri

Tahukah Bubu bahwa tidur sendiri berarti anak dapat belajar tidur terpisah dari orangtua dan mengasah ketrampilannya untuk tertidur sendiri? Ternyata, untuk membantu anak mengkondisikan tidur sendiri dapat dimulai dari 6 bulan loh! Meskipun demikian, rata-rata orangtua melatih anak tidur sendiri sejak anak berusia 2 tahun karena di usia ini kemandirian anak mulai terbentuk (Morelli et al, 2012).

Menurut Wallace (2016), penting bagi anak untuk belajar mencari caranya sendiri untuk tidur dengan nyaman dan aman. Saat anak terlelap dengan nyenyak, maka orangtua tidak perlu lagi menemani anak ketika tidur malam. Bubu juga perlu pahami bahwa tidur sendiri merupakan kemampuan yang dapat dilatih. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan anak, tetapi baik untuk kualitas tidur orangtua.

Tanpa disadari terkadang Bubu yang muncul perasaan takut dan tidak nyaman saat harus tidur terpisah dengan anak atau ada Bubu yang menunda melatih anak tidur sendiri karena tidak nyaman melihat anaknya terus menerus menangis di kamar, yang menyebabkan proses melatih anak tidur sendiri akan terhalang. Coba yuk Bubu lakukan hal-hal sebagai berikut supaya nyaman melatih anak tidur sendiri:

1. Jelaskan perubahan yang terjadi pada anak

Bubu dapat menjelaskan kepada anak kenapa mereka perlu melatih dirinya untuk tidur sendiri. Berikan alasan yang mudah dipahami anak supaya mereka mau mencoba, misalnya “Saat ini kamu sedang belajar mandiri, tidak hanya makan sendiri tetapi tidur juga perlu latihan untuk tidur sendiri. Nanti Bubu bantu supaya proses ini nyaman untuk kamu jalani ya”. Berikan penguatan pada anak sebelum Bubu memulai latihan tidur sendiri sehingga anak tidak kaget terhadap perubahannya.

2. Bangun kepercayaan anak

Ada beberapa anak merasa ditinggal jika harus tidur sendiri secara terpisah dari orangtua. Untuk mengatasi ini, Wallace (2016) menyarankan untuk membangun kepercayaan anak terhadap kehadiran orangtua. Bubu dapat membentuk kepercayaan ini pada kegiatan sehari-hari misalnya “Dek, Bubu ke dapur dulu ya 10 menit. Nanti kembali lagi” atau “Kamu selesaikan dulu proses mewarnainya, jika sudah selesai Bubu akan datang”. Nah, ketika akan melatih anak tidur sendiri maka Bubu dapat mengajak diskusi seperti “Dek, kamu sudah mandiri untuk dapat tidur sendiri. Bubu akan di kamar sebelah kok, kita ketemu besok pagi ya.”

3. Lakukan bertahap

Jika Bubu telah membentuk kepercayaan anak dan menjelaskan kepada anak bahwa anak tidur sendiri, maka Bubu dapat melakukan prosesnya bertahap. Bisa dimulai dengan berbeda tempat tidur, lalu tidur terpisah setelah membantu anak tertidur, hingga proses berpisah kepada anak untuk dapat mencoba menidurkan dirinya sendiri. Beri pujian pada setiap kemajuan yang anak lakukan supaya mereka selalu percaya pada kemampuan dirinya.

4. Bentuk rutinitas sebelum tidur

Pembentukan rutinitas akan sangat membantu dalam membentuk kemandirian anak. Rutinitas sebelum tidur anak dapat dipilih kegiatan yang menyenangkan dan dapat dilakukan sekitar 30-60 menit sebelum tidur. Hindari kegiatan yang bergerak seperti lompat atau berlari di kamar, dan juga hindari penggunaan screen time seperti menonton televisi atau melihat handphone sebelum tidur. Bubu dapat memilih kegiatan yang lebih tenang seperti membaca buku, diskusi tentang keseharian, bernyanyi lagu yang lembut, atau mendongeng.

5. Ciptakan kenyamanan tidur anak

Setiap anak memiliki kenyamanan tidur yang berbeda. Maka untuk membantu anak menemukan kenyamanannya, Bubu dapat mencoba beberapa hal, seperti mengusap punggung anak hingga terlelap, menggunakan lampu tidur yang lembut, meletakkan mainan favorit sebagai teman tidurnya, atau memakaikan pakaian tidur yang nyaman.

Tidak hanya anak yang melalui proses untuk belajar tidur sendiri, tetapi Bubu juga perlu menikmati proses berpisahnya. Bubu dapat tetap dekat dengan anak melalui kegiatan bersama ketika beraktifitas seharian, misalnya menyiapkan meja makan ketika makan malam atau bermain sore, dan lainnya. Semoga melatih anak tidur sendiri dapat dilalui dengan nyaman.

Sumber:

Morelli, Gilda et. Al. (2012). Cultural Variation in Infants Sleeping Arrangements: Question of Independence. APA: Developmental Psychology 1992, vol. 28, No. 4 604-613. http://local.psy.miami.edu/faculty/dmessinger/c_c/rsrcs/rdgs/emot/morelli%20cosleep.dp92.pdf

Wallace, Meri. (2016). How to Help Your Child Sleep Alone. https://www.psychologytoday.com/us/blog/how-raise-happy-cooperative-child/201604/how-help-your-child-sleep-alone

Oleh: Carmelia Riyadhni, S.Psi, Expert Partner Sahabat Ibu Pintar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY