Cara Investasi Saham yang Tepat Untuk Pemula

sumber: pixabay.com

Investasi saham belakangan ini jadi topik yang paling banyak dibahas. Buat Blibli Friends yang ingin mencoba peruntungan baru, berinvestasi saham memang bisa jadi salah satu cara yang terbaik. Dengan berinvestasi pada saham, kamu bisa dapatkan keuntungan yang banyak banget. Keuntungan itu bisa kamu buat untuk beli rumah, atau bahkan memberangkatkan orangtua ke tanah suci. Keren banget, kan? Tapi, sama seperti jenis usaha lainnya, investasi usaha bukan tanpa resiko. Kamu bisa saja mengalami capital loss saat harga saham yang kamu beli ternyata justru merosot di bawah harga beli. Jadi, kamu memang harus bijak dalam menginvestasikan sahammu. Yuk, simak cara investasi saham buat pemula berikut ini.

_____________________________

  1. Pilih Perusahaan Sekuritas yang Tepat

Sebelum berinvestasi saham, kamu perlu bikin rekening efek terlebih dulu. Rekening ini nantinya bakal kamu gunakan buat membeli saham. Nah, untuk bikin rekening ini kamu harus pilih perusahaan sekuritas yang tepat. Jangan asal pilih, ya. Soalnya, perusahaan bank ini bakal menentukan banget kenyamananmu. Tiap perusahaan sekuritas biasanya punya tarif transaksi yang beda-beda. Tarif ini ditarik saat kamu melakukan pembelian saham. Supaya kamu nggak rugi, pilihlah perusahaan sekuritas yang menawarkan tarif transaksi yang ringan. Tapi, kalau kamu butuh fitur yang lebih banyak dan lengkap, memang harus siap merogoh kocek lebih dalam. Lebih baik kamu tanyakan terlebih dulu ke teman atau anggota keluarga yang lebih berpengalaman dalam bidang ini.

  1. Atur Pembelian Saham dengan Benar

Awalnya, kamu mungkin takut buat melangkah. Apalagi, peluang kerugian di bidang investasi saham memang benar ada. Tapi, jangan biarkan keragu-raguan itu bikin kamu mundur teratur, ya. Salah satu trik biar kamu nggak buntung adalah dengan mengatur pembelian saham secara tepat. Kalau kamu ragu-ragu, coba beli saham sebesar Rp 5.000 saja dulu. Tapi, keuntungan yang kamu peroleh juga pasti nggak terlalu banyak. Nah, di sini kamu perlu perkirakan saja. Pilih nominal investasi yang paling nggak kamu bisa terpuaskan dengan jumlah keuntungan sebesar 1% sekalipun.

Tapi, jangan langsung menggelontorkan semua uangmu buat investasi, ya. Soalnya, hal itulah yang bikin banyak pelaku investasi saham jadi drop saat mereka nggak dapat untung. Lebih baik, kamu sisihkan sebesar 10% dari penghasilan bulanan untuk keperluan investasi saham ini. Pastikan kamu juga sudah menyisihkan buat tabungan darurat, ya.

  1. Pelajari dan Pahami Soal Indeks Saham

Selain itu, kamu juga perlu mempelajari soal indeks saham. Indeks adalah ukuran statistik yang mencatat perubahan pergerakan harga dari sejumlah saham. Saham itu nantinya akan dipilih berdasarkan sejumlah faktor tertentu. Nah, buat kamu yang masih beginner, nggak perlu pilih medan indeks saham yang terlalu besar. Kamu bisa main aman saja di indeks LQ45 dan IDX30. Kedua indeks itu dikenal punya tingkat likuiditas yang tinggi. Jadi, lumayan aman deh buat kamu yang masih belajar. Setelah kamu makin paham dan menguasai medan, baru bisa pilih medan indeks saham yang lain.

  1. Jangan Takut Rugi

Bermain saham memang punya resiko. Tapi, kamu jangan takut rugi, ya. Biarpun saat ini kamu mengalami kerugian, tetaplah sabar. Soalnya, bisa saja nanti saham yang sudah kamu tanam akan naik lagi. Kalau kamu melihat harga saham yang lagi turun, lebih baik beli saja. Biarpun harga saham tersebut kelihatan murah saat ini, tapi nggak menutup kemungkinan harganya bisa meningkat lebih mahal.

_____________________________

Nah, itulah cara investasi saham yang perlu banget dipraktekkan buat para pemula. kamu bisa mulai dari yang kecil dulu, ya Blibli Friends.

COBAIN NABUNG EMAS DIGITAL DI SINI

Jarvis

Addicted to gadget and tech. My main gig is writing clear, concise, and compelling web copy that demands attention. I love playing with my son, indoor or outdoor at the weekend.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY