Bagaimana Menyikapi Nilai Ujian Anak yang Buruk?

Masa Ujian Tengah Semester telah usai. Sekarang, Moms menunggu hasil tes dengan hati berdebar. Moms masih bertanya-tanya apakah si kecil berhasil melalui pekan ulangan dengan baik atau tidak.

Sementara itu, anak-anak pun menanti pengumunan dengan perasaaan yang campur aduk. Sebagian anak menunggu dengan antusias karena telah berhasil menyelesaikan ujian dengan baik. Ada pula anak yang merasa cemas karena tidak bisa menjawab soal-soal dengan tepat.

Berapa pun nilai ujian yang keluar nanti, Moms mesti menyikapi hasil kerja keras si kecil dengan bijak. Moms harus siap menghadapi segala kemungkinan. Jika nilai ujian anak tak sesuai harapan, sebaiknya tak langsung marah dan memberi hukuman.

Jadi, kalau anak mendapat nilai ujian yang buruk, Moms bisa melakukan beberapa tip berikut ini.

Hadapi dengan Tenang

Ketika menerima laporan nilai ujian yang buruk, Moms pasti merasa kecewa. Tapi, sebelum berhadapan dengan si kecil, Moms sebaiknya mengambil waktu jeda untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Lakukan hal-hal sederhana yang bisa membuat Moms rileks, mulai dengan menarik napas, minum teh, mendengarkan musik, dan sebagainya.

Jangan sampai Moms menghadapi anak dalam keadaan emosi dan melampiaskan amarah dengan mengucapkan kata-kata negatif. Jika Moms memarahi, menceramahi, membentak, atau malah meneriaki anak, maka si kecil akan merasa sakit hati. Kalau anak sampai memendam perasaan tersebut, maka ia akan tumbuh menjadi individu yang tidak percaya diri.

BUKU INI BERISI PANDUAN MENDIDIK ANAK DENGAN METODE MONTESSORI DAN PENDEKATAN ISLAMI

Cari Tahu Alasannya

Jika Moms sudah merasa tenang, maka ajaklah anak untuk mengobrol dan membahas tentang nilai tes yang jelek. Mungkin ia belum benar-benar memahami konsep materi ujian. Bisa jadi, ia mengalami masalah kecemasan ketika berada dalam situasi ujian yang penuh tekanan. Apa pun alasannya, jangan menyudutkannya karena telah melakukan kesalahan.

Dengan mengetahui penyebab nilai ujian anak yang jelek, Moms bisa mengambil langkah tepat untuk mengatasi masalahnya. Misalnya, jika anak kesulitan menangkap pelajaran di kelas, mungkin ia perlu pelajaran tambahan dari guru les.

TEMUKAN LAMPU MEJA BELAJAR YANG UNIK DI SINI.

Berdiskusi dengan Guru

Sebagian sekolah menerapkan kebijakan untuk memberikan laporan tengah semester kepada orangtua murid. Moms bisa memanfaatkan momen ini untuk membahas nilai ujian anak yang jelek dengan wali kelasnya. Namun, jika tidak ada rapor tengah semester, Moms dapat mengatur waktu untuk bertemu guru di sekolah.

Moms bisa mengetahui cara belajar anak dari wali kelas. Guru yang perhatian akan memberikan informasi bagaimana anak berinterkasi di kelas, hingga waktu yang dibutuhkan untuk anak berkonsentrasi penuh. Guru bisa memberi masukan untuk memperbaiki nilai ujian anak yang sedang terpuruk.

CEK SET MEJA BELAJAR YANG KUAT, KOKOH DAN BERKUALITAS INI.

Bantu Belajar

Setelah berhasil mengumpulkan informasi dari anak dan guru, kini Moms bisa melakukan tindakan nyata untuk membantu anak belajar. Kalau perlu, Moms dapat meminta pendapat dari si kecil tentang cara belajar yang nyaman. Jika anak meminta bimbingan dari orangtua, maka Moms harus menyediakan waktu lebih banyak untuk mendampinginya belajar.

Apabila anak suka belajar kelompok, maka biarkan ia mengundang teman-temannya untuk membahas tugas sekolah di rumah. Moms tinggal mendukungnya dengan menyiapkan ruang untuk belajar bersama dan camilan untuk menemani mereka. Sementara, kalau anak setuju untuk ikut les tambahan, Moms tinggal memanggil tutor privat atau mendaftarkannya di lembaga kursus.

BANTU ANAK BELAJAR DI RUMAH DENGAN PAPAN TULIS DUA SISI DARI IKEA INI.

Buat Jadwal Belajar

Semangat belajar anak yang sedang membara harus terus dijaga agar tetap konsisten. Ketika Moms dan si kecil sudah membuat kesepakatan mengenai cara belajar terbaik di rumah, maka perlu dilanjutkan dengan membuat jadwal belajar yang teratur. Lalu Moms dan si kecil harus memastikan agar selalu disiplin mematuhi jadwal tersebut.

Saat membuat jadwal, Moms harus memperhitungkan waktu agar tidak terlalu dekat dengan jam pulang sekolah. Sehingga si kecil tidak merasa lelah saat diajak belajar. Kalau bisa, waktu belajar di rumah juga tidak mengorbankan kegiatan ekstrakurikuler anak. Moms justru harus memberikan kesempatan untuk si kecil melakukan kegiatan yang disukai agar ia lebih semangat belajar.

BELAJAR AKAN LEBIH MENYENANGKAN DENGAN MAINAN EDUKASI AL QOLAM SMART RESSA INI.

Ketika hasil dari jerih payah si kecil tidak sesuai harapan, janganlah dijawab dengan hukuman. Justru, Moms harus memberi bimbingan dan arahan agar anak dapat keluar dari masalahnya. Seperti Blibli.com yang selalu memberikan solusi belanja online terbaik dengan layanan pengiriman cepat, cicilan 0%, beragam cara pembayaran hingga 15 hari waktu pengembalian produk. Blibli.com akan senantiasa memberikan pengalaman belanja yang istimewa untuk Moms dan keluarga.

Ruth

Happy mommy of twin, living in Jakarta and working for a digital media company. That's why I like to do some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at a cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY