Indonesia itu indah. Tanah air kita semua yang merupakan salah satu negara paling tinggi keanekaragaman budaya, sumber daya, dan….hal-hal unik serta aneh.

Di dalam dan di luar negeri, Indonesia sudah terkenal dari sisi kekayaan budaya serta sumber dayanya. Namun, dari segi hal-hal unik dan aneh, Indonesia masih membuat banyak orang (dalam dan luar negeri) geleng-geleng kepala takjub. Apalagi 12 hal ini!

1. Martabak, snack lezat penuh dosamartabak

Via eatsandtreats

Salah satu kuliner revolusioner di Indonesia pasti adalah martabak. Orang luar menyebutnya pancake. Namun jelas martabak itu lebih dari sekedar kue kenyal dikasih mentega dan madu.

Dari tipenya saja sudah ada dua. Martabak asin dan manis. Martabak asin dengan telor (ayam/bebek) yang ditambahkan daging, daun bawang, kemudian keju di atasnya bisa jadi hidangan utama kapan saja.

Namun, kalau bicara martabak tentu martabak manis jagonya. Street food khas Indonesia ini bisa dibilang bunglonnya makanan, karena bisa beradaptasi dalam segala situasi.

Awalnya hanya cokelat, keju, kacang, dan wijen. Namun, seiring berkembangangnya kuliner, kamu bisa menikmatinya dengan Nutella, Ovomaltine, keju mozarela, red velvet, macha (teh hijau), es krim, dan bahkan cokelat potong seperti Cadbury, Toblerone, ataupun Van Houten!

Kok baru poin pertama sudah bikin lapar ya?

2. Motor dipakai bertujuh

motorVia Kaskus

Sepotong gambar, sejuta cerita di baliknya. Kalau kita perhatikan gambar di atas dan dipikir baik-baik, kita akan sadar beberapa hal.

Satu, motor di Indonesia bisa mengangkut lebih banyak penumpang dibandingkan beberapa jenis mobil. Kedua, Keluarga satu ini mungkin keluarga yang paling jago menjaga keseimbangannya. Dengan tiga anak kecil di samping kiri, beban yang di tumpukan ke bagian kanan tentu sangat besar.

Ketiga, tangan kiri ketiga penumpang di belakang sangat kuat, karena bisa menjadi sabuk pengaman bagi ketiga insan yang tampaknya kesulitan bernafas. Yang paling kasihan si bapak yang hampir nggak kebagian tempat duduk. Depannya ada kotak lagi.

Terakhir, masih menjadi pertanyaan apakah di bawah kotak itu anaknya satu lagi apa bukan. Jangan ditiru ya, guys!

3. Komodo, rajanya biawak dan cicak

komodo

Via livescience.com

Selain pemandangan alamnya yang indah, Nusa Tenggara juga dikenal sebagai habitat dari hewan yang mirip seperti cicak, tapi diperbesar 100 kali, Komodo (varanus komodoensis). Hewan yang satu ini memang hanya ditemukan di Nusa Tenggara, Indonesia.

Si predator mengerikan ini memang terlihat seram dengan panjangnya yang mencapai 2-3 meter. Terlebih lagi ketika dia berlari. Walaupun pendek, komodo bisa mengejar kamu dengan kecepatan 20 km/jam loh. Kalau nggak mengejar, mereka bisa bersembunyi dan melakukan ambush pada mangsanya!

Jangankan hewan ternak seperti ayam, kambing, dan bebek. Manusia saja sulit lepas dari serangannya!

4. Sidang pembunuhan paling panjang

jessika-sianida

Via thejakartapost.com

Kasus kematian Wayan Mirna pada awal tahun 2016 telah meninggalkan misteri yang tak berkesudahan hingga menjelang penghujung tahun sekarang. Masalah kopi sianida tersebut terus-menerus menjadi perseteruan di persidangan.

Jessica, sahabat Mirna, menjadi orang yang dicurigai atas kematiannya. Sayangnya, kasus ini tak kunjung menemukan penyelesaiannya, bahkan hingga puluhan kali sidang terhadap Jessica.

Penyebabnya masih menyebabkan banyak kontroversi. Terutama karena keluarga Mirna yang nggak mengizinkan adanya otopsi pada awal kasus.

Hal yang bikin geleng-geleng kepala juga banyaknya diskusi antara pakar dan kuasa hukum yang lucu dan nggak masuk akal. Coba saja kita berpikir, Kopi Es Vietnam itu dingin atau panas?


BACA JUGA Freediving: Cara Seru Marischka Pru Menikmati Indonesia


5. Pasar maling, black market terang-terangan

black-market

 Via muhnuranafy

Pasar ini definisinya persis secara harafiah dengan namanya. Konon, pasar maling benar-benar berisi barang-barang hasil curian. Kalau kamu pernah kecopetan, kemungkinan barang kamu berakhir di pasar ini. Bisa dibilang lost and found deh, (kalau beruntung).

Katanya, harga handphone di pasar maling bisa dibanderol dengan harga Rp. 100 ribu dan harga iPhone 5S bisa dibuka dengan Rp. 2 juta. Biasanya etalase pasar ini hanya berupa produk yang dialaskan dengan spanduk bekas di atas tanah pinggiran jalan.

Namun, hati-hati juga, banyak penipuan yang sering terjadi. Toh, barangnya juga nggak diketahui asalnya dari mana, bahkan oleh penjualnya sendiri.

6. Dangdut, ayo digoyang!

dangdutan

Seni musik fast-pace yang dibuat khusus untuk digoyang ini merupakan aliran musik khas Indonesia. Ayu Ting Ting, Jupe, dan Dewi Persik, merupakan artis yang terkenal karena karya mereka dalam aliran musik ini

Genre-nya terbawa dengan pengaruh musik-musik dari India, Arab, dan Melayu. Selain karena musiknya, dangdut juga disukai karena tariannya yang tergolong ‘panas’. Selain itu, dangdut juga tampaknya merupakan pertunjukan seni yang sudah wajib ada pada sebagian besar pernikahan di Indonesia.

Negara mana sih yang musik asalnya begitu mendarah-daging?

7. Sensor di mana-mana!

sensorVia Brilio

Dari acara yang official seperti pemilihan Putri Indonesia sampai kartun Spongebob, hampir nggak ada yang luput dari sensor dan editan media. Anehnya, hampir nggak ada yang bisa menerka apa yang perlu disensor sebenarnya.

Pasalnya, nggak hanya bagian belahan dada kartun yang disensor. Sapi (lihat saja gambar di atas), benda tajam, zat adiktif, dan darah juga kena sensor loh!

 

Di lain pihak, masih banyak juga sinetron dan acara TV yang menampilkan belahan dada, tapi nggak disensor. Daripada disensor, kenapa nggak pakaiannya aja yang diperbaiki?

8. Perang gerilya remaja

tawuranVia beritasatu

Unik, namun miris. Dari usia SD sampai SMA, nggak sedikit tunas bangsa yang terlibat perkelahian atau tawuran. Biasanya, perseteruan hanya dipicu hal-hal kecil seperti saling mengejek.

Namun, seiring memanasnya situasi, remaja Indonesia yang agresinya tinggi biasanya langsung menjadi gudang senjata tajam. Dari rantai bergerigi, pisau parang, gergaji, dan tongkat besi yang diasah untuk menaklukan kelompok musuh.

Kocaknya, terlepas dari banyaknya senjata yang dimiliki. Banyak yang  masih takut akan senjata-senjata tersebut. Biasanya kalau remaja sedang tawuran, nggak jarang kita mendapat satu kelompok menyerang lebih dahulu, mengejar, berhenti, kemudian lari terbirit-birit.

Mengapa? Karena kelompok lain juga melakukan hal yang sama dengan lebih banyak orang. Bolak-balik sampai kiamat (polisi datang). Ada-ada saja anak-anak bandel ini.

9. Ojek payung yang bikin iba

ojek-payung

Via Hipwee

Orang-orang Indonesia emang kreatif, apa saja bisa dijadikan sumber penghasilan. Di Indonesia, yang diojekin bukan hanya motor untuk transportasi. Ketika hujan tiba, saatnya ojek payung beraksi!

Dengan bantuan mereka, orang-orang yang nggak bawa payung pun selamat dari terjangan hujan. Bahkan mereka rela loh untuk basah-basahan.

Mirisnya, yang menjadi ojek payung biasanya anak-anak. Kalau mereka sakit, bagaimana ya? Nggak bisa sekolah dong besok? Terkadang iba juga melihat mereka yang berkelana di tengah hujan tanpa alas kaki.

Uniknya Indonesia ada baik dan buruknya. Ada yang membuat kita lapar, senang, ingin bergoyang, iba, dan geleng-geleng kepala. Namun, hal-hal tersebutlah yang seharusnya membuat kita bangga bisa menjadi warga Indonesia.

Makanan enak dan musik mantap sudah merupakan keberuntungan kita. Tapi, kewajiban kita jugalah untuk sadar bahwa Indonesia masih belum sempurna dan banyak masalah yang harus dihadapi.

Tunjukan kebanggaanmu nggak hanya lewat perasaan, namun juga busana! DAMN! I Love Indonesia merupakan busana urban wear yang mengajak kita untuk berbangga dengan Idonesia lewat pakaiannya dengan penuh percaya diri. Ayo, suarakan Indonesiamu!

Raya

Raya

Crafts and cultures enthusiast who lives in Kota Gede, DIY.

I love to travelling around Indonesia, because this country is more adventurous, unique, and interesting than any other.

When i stay in the city, I usually going to spa, jogging in the city park, and of course, gathering with my friends :)
Raya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY