Hampir semua orang suka makan. Nggak cuma makan wajib tiga kali sekali, kamu bahkan mungkin memiliki jadwal untuk camilan khusus di waktu-waktu tertentu.

Tapi, nggak semua makanan yang masuk ke perut kita sebenarnya baik untuk tubuh meski rasanya kadang sangat menggiurkan. Inilah makanan-makanan yang biasa disebut “guilty pleasure”, makanan yang sangat lezat tapi akan membuat kamu merasa bersalah setelah menyantapnya.

Seperti makanan-makanan berikut. Dijamin, melihatnya saja kamu akan dibuat ngiler!

1. Burger

burger

Via Buzzfeed

Hamburger merupakan panganan populer dari dunia barat yang populer di seluruh dunia. Saking populernya, di Amerika saja makanan ini bisa dikonsumsi nggak kurang dari 50 milyar porsi (setidaknya pada tahun 2013, siapa tahu sekarang nambah) setiap tahunnya! Dengan hamburger sebanyak ini, makanan bisa mengelilingi bumi hingga lebih dari 30 kali jika kamu menyusunnya. Wow!

Meski sangat digemari, hamburger merupakan salah satu makan paling nggak sehat. Selain tinggi kalori yang didominasi kandungan lemak, bahan-bahan untuk membuat hamburger juga tergolong misterius dan kontroversial.

Selain diproses secara komunal, daging yang digunakan untuk membuat hamburger adalah bagian dari sapi yang biasanya tidak dikonsumsi orang. Sebuah studi mengatakan bahwa dalam empat ons daging burger terdiri dari 1000 sapi yang berbeda! Hal ini meningkatkan kemungkinan kita terinfeksi bakteri E.Coli ketika mengonsumsinya.

Belum lagi berbagai bahan pengawet yang digunakan pada roti hamburger. Pokoknya makanan satu ini benar-benar nggak baik deh untuk kesehatan kamu! Tapi ada daya jika perut dan lidah merengek-rengek memintanya jika lewat. Apalagi jika lapar tengah malam melanda. Malas keluar, tinggal pesan!

2. Kentang, kentang, dan kentang!

kentang-goreng

Makanan pokok ini cukup besar variasinya, jadi kita akan mengulas dua variasi paling utamanya, keripik dan fries!

Keripik kentang adalah primadona di mana-mana. Buat nemenin belajar, nongkrong, atau sekadar nonton TV. Ngaku deh!

Meskipun begitu, keripik kentang memiliki kandungan lemak dan kalori yang tinggi. Bahkan makanan ini menjadi penyebab banyak kasus penambahan berat badan hingga obesitas! Dalam satu ons keripik kentang polos saja kamu bisa menemukan sepuluh gram lemak dan 154 kalori.

Selain itu, mengonsumsi keripik kentang terlalu sering bisa meningkatkan kadar kolesterol karena jumlah dan jenis lemak yang terkandung di dalamnya. Apalagi, keripik kentang dibuat melalui proses “deep fried” yang menciptakan trans fat, jenis lemak yang paling berbahaya. Belum lagi jumlah garam kandungannya!

Semua fakta tersebut terlupakan ketika hati berkata “sudah, sekali-kali saja.”

Satu lagi makanan ringan yang terbuat dari kentang yang nggak kalah bikin ngiler! Kentang goreng atau nama gaulnya “french fries”. Sahabat burger ini  sudah pasti dipesanoleh para fans sejatinya.

Tapi, jika kamu kelebihan berat badan atau bahkan memiliki resiko kesehatan yang serius seperti diabetes dan sakit jantung, mungkin kentang goreng merupakan makanan yang harus kamu buang jauh-jauh.

Seporsi kecil kentang goreng yang biasa tersedia di gerai makanan cepat saji mengandung rata-rata antara 200 dan 340 kalori. Tapi, emangnya porsi kecil saja cukup untukmu? Nah, untuk porsi besar kamu akan menerima 370 hingga 730 kalori! Kamu hanya butuh sekitar 2000 kalori sehari loh. Belum lagi burger dan soda yang biasanya datang beriringan.

Lagi-lagi, rugi nggak sih kalau ke restoran cepat saji nggak pesan kentang. Apalagi sama teman-teman. Tabur garam, tuangkan saos, dan santap tanpa pikir panjang!

3. Ayam digoreng

ayam-di-goreng

Hampir semua orang menyukai ayam goreng. Nggak heran gerai-gerai makanan cepat saji yang menyajikan ayam goreng menjamur dan laris-manis di Indonesia. Nggak hanya yag di restoran cepat saji, namun juga yang dibuat di rumah, di pinggir jalan, dan rumah makan pada umumnya.

Tapi, sebelum mengonsumsi renyahnya kuliner satu ini, ada baiknya kamu mempertimbangkan resiko kesehatan yang bisa kamu dapatkan setelah makanan ini masuk ke dalam tubuh kamu.

Namun, diluar itu masih ada berbagai hal yang mungkin akan membuat kamu kehilangan selera makan. Mulai dari kandungan kimia hingga hormon berlebihan yang terdapat pada daging ayam yang bisa mengakibatkan berbagai gangguan pada kesehatanmu.

Kita juga nggak tahu berapa kali ayam telah digoreng, memakai minyak apa, dan berapa lama telah berdiam di samping wajan penggorengan.

Jika kamu memang sangat menggilai ayam, lebih baik kamu mengolah sendiri makanan satu ini (tetap bisa bikin panas dalam sih) daripada membelinya di gerai makanan cepat saji guna mengurangi resiko kesehatan yang nggak kamu inginkan.

4. Cokelat

coklat

Sebenarnya banyak sekali manfaat kesehatan dari mengonsumsi cokelat, lho! Tapi hal ini hanya berlaku untuk coklat hitam ataudark chocolate” yang belum terkontaminasi kandungan makanan lainnya.

Kenyataannya, berbagai panganan olahan berbahan dasar cokelat seperti kue, biskuit, hingga es krim mengandung kandungan lemak dan gula yang jauh lebih tinggi. Coklat olahan seperti “milk chocolate” mengandung karbo dan gula hingga dua kali lipat daripada “dark chocolate”. Tapi banyak yang bilang, jika nggak manis, mana enak sih?

Justru kandungan gula yang berlebih ini bisa menjadi sumber berbagai penyakit berbahaya salah satunya diabetes. Selain itu, sudah bukan rahasia lagi jika makanan-makanan manis juga bisa merusak gigi kamu. Jadi, jika kamu penggemar cokelat, harus rajin-rajin sikat gigi.

Tapi buat yang patah hati atau galau cinta, biasanya sudah lupa dengan aturan-aturan tersebut, karena nikmatnya comfortfood ini bisa menenangkan insan-insan yang sakit hati.

5. Martabak

martabak

Via Eat and Treat

Rasanya yang manis dan legit membuat kamu ngiler setiap kali melewati gerobaknya yang sering terlihat dipinggiran jalan. Saking ngetrennya, bahkan putra dari orang nomor satu di Indonesia-pun menggeluti bisnis martabak, lho!

Meski lezat, kandungan lemak dan kalori dalam martabak sangatlah tinggi. Apalagi ditambah dengan berbagai toping super manis yang nggak cuma mengugah nafsu makan tapi juga nggak baik untuk kesehatan!

Mengonsumsi martabak terlalu sering bisa memicu naiknya kadar gula darah hingga kolesterol. Bahkan, pada tahap yang ekstrem kamu bahkan bisa menjadi obesitas. Ingat kembali jumlah cokelat, keju, gula (termasuk dalam susu kental manis), dan mentega yang dipakai dalam membuat satu porsi terang bulan?!

Pasti kamu nggak mau kan menjadi obesitas hanya demi kenikmatan sesaat dari martabak. Atau kamu bersedia berkorban, karena cinta kalian itu nggak bisa dipisahkan oleh kesehatan.


BACA JUGA Hujan? 7 Makanan Lezat Ini Cocok Disantap saat Dingin-dingin Bersama Keluarga


6. Es. Krim.

ice-cream

Ketika hari tengah panas, es krim memang selalu menjadi pilihan terbaik untuk menyejukkan suasana. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat hampir nggak ada orang yang bisa menolak kelezatannya.

Bahkan di seluruh dunia, sekitar 15 miliar liter (3,3 miliar galon) es krim dikonsumsi setiap tahun. Jumlah yang cukup untuk mengisi 5,000 kolam renang Olimpiade. Fantastis!

Namun perlu kamu ingat bahwa es krim termasuk makanan yang tinggi akan kandungan lemak dan gula sehingga nggak baik bila kamu mengonsumsinya terlalu sering. Karena terbuat dari susu, kandungan lemak yang terdapat pada es krim adalah lemak jenuh. Jika kandungan kolesterol kamu meningkat, ada resiko berbagai penyakit mulai dari jantung hingga stroke!

Jadi, jika kamu ingin mengonsumsi es krim, cobalah mengonsumsi es krim yang terbuat dari susu rendah lemak. Jadi kamu bisa tetap adem tanpa takut menjadi gendut!

Belum lagi elemen es yang dingin-dingin nggak terlalu baik untuk tubuh, apalagi di malam hari. Kamu yang suka makan es batang (popsicle) non-krim pun nggak bisa berdalih, karena banyak gula yang nggak bisa kamu hindari.

Kembali lagi sih, kalau lidah meminta memang sulit dilawan!

7. Indomie!

indomie

Via JakartaKita

Oh My! Mungkin kamu kuat terhadap 6 makanan di atas. Namun biasanya masyarakat Indonesia pasti mudah tergoyah iman dietnya jika berkesempatan menyantap ini.

Saat hujan, saat lapar di tengah malam, saat sedang bosan, makanan satu ini selalu memiliki tempat di hati. Bahkan dari mencium aromanya saja, kamu bisa dibuat ngiler! Hayo, ngaku saja!

Nggak hanya di Indonesia, Indomie yang merupakan mie instan asli Indonesia ini bahkan bisa ditemukan di berbagai negara lho. Mulai dari Malaysia hingga Amerika!

Namun, mengonsumsi mie instan terlalu sering nggak baik untuk kesehatanmu, lho! Selain kandungan bahan kimia seperti pengawet dan penyedap rasa, masih ada kandungan lilin yang sebenarnya nggak mudah untuk dicerna tubuh kamu.

Jadi, jika kamu mengonsumsi Indomie setiap hari, kandungan lilin ini bisa menumpuk di saluran pencernaan dan menjadi sumber berbagai masalah kesehatan!

Tapi, meskipun begitu nggak ada salahnya mengonsumsi Indomie selama masih dalam batas wajar. Lagi pula, Indomie memang selera semua masyarakat Indonesia! Jika kamu masak dengan benar, pakai bumbu dan bahan sendiri, tentu resiko bisa terhindari.

Meski berbagai makanan “guilty pleasure” tersebut memang nggak baik untuk kesehatan kamu, bukan berarti kamu nggak boleh sama sekali mengonsumsi makanan ini. Sesekali memberikan kesempatan untuk lidah kamu merasakan kelezatan boleh-boleh saja. Tapi, jangan sampai berlebihan.

Juga, kamu juga perlu menyeimbangkannya dengan mengonsumsi makanan-makanan bergizi tinggi dan juga berolahraga sehingga berbagai resiko kesehatan yang datang dari makanan “guilty pleasure” bisa menjauh!

Jadi, “guilty pleasure” mana favoritmu?

Rio

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love to running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.
Rio

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY