YouTube banyak membantu insan-insan kreatif menjadi bintang internet. Nggak hanya tenar, namun pengguna seperti Last Day Production, SkinnyIndonesian24, dan Edho Zell juga merupakan influencer yang dicari-cari para media dan brands!

Sebenarnya, untuk menjadi seorang YouTuber nggak sesulit yang kamu bayangkan kok. Asalkan kamu mempunyai tekad dan komitmen yang kuat, kamu juga bisa kok menjadi seperti mereka.

Di samping itu, tentu saja kamu juga membutuhkan persiapan yang matang, serta peralatan perang yang lengkap dalam menempuh perjalanan untuk menjadi seorang YouTuber sukses. Apa saja? Yuk, kita lihat!

 1. Tujuan, tujuan, dan tujuangoals

Via Kqed

Hal paling mendasar sebelum memulai karir YouTube adalah menentukan tujuan yang sebenarnya ingin kamu capai.

Apakah video yang kamu buat untuk menghibur penonton (membuat sketsa), memberikan tips masak, kecantikan, membangun robot, atau hanya sekedar iseng ingin membagi keseharian (daily vlog) kamu kepada penonton? Bisa juga tujuan utama kamu adalah bekerja sepenuhnya sebagai YouTuber profesional.

Memang terlihat cukup sederhana, tapi dengan menentukan tujuan yang jelas, kamu baru bisa menentukan arah serta style video seperti apa yang sesuai dengan tujuan kamu.

 2. Konten yang sesuai dengan keahlianpassion

Via Contentfac

Setelah menentukan tujuan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan isi atau konten video. Konten tentu saja memiliki hubungan erat dengan tujuan yang sudah kamu tetapkan dan skill yang kamu kuasai.

Bagaimana caramu membawa konten bagi penonton? Pesan apa yang ingin kamu sampaikan? Biasanya, para YouTuber nggak langsung ngomong dan beraksi di depan kamera.

Pasti sebelumnya, ada draft dulu tentang apa yang ingin diomongkan, bagian apa yang dibuat serius, dibuat bercanda, pembuka, penutup, dan elemen-elemen lainnya. Kalau nggak ditentukan terlebih dahulu, nanti waktu filming bakal repot banget!

Kelak jika terkenal, kamu juga harus menyesuaikan konten kamu dengan keinginan subscriber nantinya. Merekalah yang paling tahu tema yang sedang booming atau trending, dan bisa memberikan feedback yang pas buat kamu. Kalau kamu nggak mendengarkan pendapat mereka, bisa-bisa kamu ditinggal!

3. Tiga serangkai syuting: kamera, mic &lightingtools

Setelah menentukan strategi, sekarang saatnya kamu mempersiapkan alat untuk perang. Kualitas video merupakan salah satu poin penting yang harus kamu perhatikan karena sebagus apapun isi dari video kamu, kualitas video yang jelek nggak akan mengundang orang untuk melihat.
Untuk menghasilkan video berkualitas, tentu saja kamu membutuhkan kamera yang bagus, lighting untuk kualitas visual yang menjanjikan, serta mic untuk kualitas audio yang jelas.

Untuk mengerjakan sesuatu yang besar tentu saja dibutuhkan sedikit pengorbanan, tapi kalau kamu benar berkomitmen dan serius dalam mengerjakannya, hasilnya pasti akan setimpal kok.


BACA JUGA 7 Hal yang Bikin Semua Videografer Merasa Frustasi


4. Program untuk mengedit video

programVia Nambor 

Di tahap selanjutnya, kamu membutuhkan sebuah laptop dan program yang tepat untuk memperbagus video yang sudah kamu rekam tadinya. Kamu bisa mencari beberapa referensi program untuk mengedit video yang menurut kamu mudah dan nyaman untuk digunakan.

Biasanya kamu juga perlu membuat intro singkat sebelum masuk ke dalam isi video kamu dan juga outro singkat setelah itu. Intro dan outro tersebut harus dibuat seunik dan sebagus mungkin untuk menunjukkan identitas atau brand identity kamu.

Terakhir, kamu juga perlu punya segudang musik dan sound effect biar videomu nggak garing. Letakkan suara kocak ketika melakukan sesuatu yang lucu, atau lagu sedih ketika membicarakan hal yang galau. Namun, hati-hati dengan urusan hak cipta ya, kalau memakai lagu orang lain!

5. Membuat channel YouTube milikmu

channel-youtubeVia Thissplendidshamble

Sekarang saatnya kamu menyalurkan masterpiece  yang sudah kamu buat kepada seluruh dunia! Tapi, sebelumnya tentu saja kamu perlu membuat channel di YouTube terlebih dahulu.

Nggak terlalu sulit kok, kalau kamu sudah mempunyai akun Google, maka kamu sudah otomatis akan terdaftar di YouTube. Tinggal personalisasi channel-mu, deh!

Yang menjadi tantangan di sini adalah bagaimana kamu menciptakan nama channel atau brand yang cukup eye catching serta mudah diingat oleh orang lain.

Jangan lupa juga untuk memilih foto banner serta deskripsi singkat yang ‘kamu’ banget untuk memberi audiens gambaran yang lebih jelas.

6. Branding

brandingVia Redbooth

Tahap ini bisa dibilang sebagai tahap yang paling sulit dalam perjalanan kamu menjadi seorang YouTuber sukses. Setelah video-video kamu berhasil di-upload di channel YouTube, kamu perlu memikirkan bagaimana caranya supaya lebih banyak orang yang mengetahui dan mengenal channel kamu.

Salah satu alternatif yang bisa kamu pertimbangkan adalah media seperti Facebook atau Instagram sebagai sarana promosi. Share video yang kamu buat, minta teman-temanmu share juga. Lakukan ini terus sampai kau punya jumlah subscriber yang memadai

Tentu saja kamu juga bisa melakukan kolaborasi dengan YouTuber lain yang sudah cukup mempunyai nama (kalau mereka nggak sibuk dan mau kenalan dengan kamu).
Namun, hal yang paling penting tentu saja menciptakan konten yang shareable dan mudah viral. Dengan begitu, kamu nggak perlu terlalu bergantung pada media dan YouTuber lainnya untuk menjadi tenar.

Oh ya, jangan pernah comment di video YouTube lain untuk meminta orang mengunjungi akun kamu ya. Hati-hati kena block!

7. Kesabaranpatient

Via Unsplash

Nggak ada jalan pintas menuju kesuksesan. Artis-artis YouTube yang sudah terkenal saat ini tentunya juga sudah banyak mengeluarkan keringat dan kerja keras yang mungkin nggak kamu ketahui. Pewdiepie sendiri juga nggak punya 48 juta subscriber hanya dengan satu video!

Biasanya, banyak orang yang putus asa dengan cepat setelah baru beberapa bulan menjadi YouTuber, karena pengunjung dan subscriber-nya nggak nambah banyak. Namun hal tersebut biasa. Yang penting kamu tetap melakukan hal yang kamu sukai.

Selain kesabaran, kamu juga harus konsisten dalam menjalankannya. Kalau bisa, buat jadwal upload video dan konsisten terhadap jadwal yang sudah kamu tentukan. Jangan pernah merasa malas atau putus asa (kecuali benar-benar sibuk). Karena jadwal upload yang nggak menentu biasa bikin orang unsubscribe.

Bagaimana? Menjadi Youtuber bukan hanya sebuah hobi belaka. Inilah yang membedakan Pewdiepie dan Raditya Dika dengan YouTuber biasa lainnya. Butuh perjuangan, kemampuan, dan modal yang cukup besar juga.

Namun, nggak ada yang nggak mungkin sih, jika kamu memang mempunyai niat dan tekat yang kuat. Selamat mencoba, ya. Semoga artikel ini bisa menginspirasimu menjadi YouTuber terkenal (amin)!

Jarvis

Jarvis

Addicted to gadget and tech. My main gig is writing clear, concise, and compelling web copy that demands attention. I love playing with my son, indoor or outdoor at the weekend.
Jarvis

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY