7 Cara Tetap Tersambung Internet dengan Murah di Luar Negeri

Kapan terakhir kali kamu bepergian ke luar negeri? Bepergian untuk bisnis atau pekerjaan adalah satu hal tersendiri, tetapi di sini kita berbicara tentang mengemas tas, keluar dari email kantor, dan melupakan sementara rutinitas selama sepekan atau lebih.

Jalan-jalan ke luar negeri bukan hanya menyenangkan dan mengasyikkan, ada banyak penelitian yang menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional.

Kita sebagai orang Indonesia, mungkin sering mengatakan bahwa kita suka jalan-jalan, tetapi sebagian besar jarang berpergian ke luar negeri.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh situs Hostelworld Global Traveler Report 2018, sebagaimana dikutip dari NBC News, orang-orang Asia –kecuali Jepang dan China– kemungkinannya lebih kecil untuk pergi ke luar negeri dan mengunjungi lebih dari satu negara.

Uniknya, masih menurut hasil penelitian yang sama, jarangnya orang Asia berpergian ke luar negeri juga serupa dengan apa yang terjadi pada masyarakat Amerika Serikat (AS). Di sana, sebagian besar orang cenderung mengunjungi tiga destinasi global, yakni Inggris, Prancis, dan Kanada.

Adapun orang Asia, meski tidak bisa disama ratakan, memeliki kecenderungan hanya mengunjungi negara-negara yang berdekatan secara geografis. Kalaupun jauh, seringkali itu berkaitan dengan kegiatan agama, seperti misalnya umat Muslim Indonesia pergi umroh atau naik haji ke Mekkah dan Madinah di Arab Saudi.

Menariknya lagi, ada satu alasan yang menjadi benang merah mengapa banyak orang Asia jarang berpergian ke luar negeri, yakni komunikasi. Sebagian besar budaya di Asia masih memegang teguh akar kekerabatan yang erat, sehingga adalah hal yang wajar jika keluarga ikut berperan dalam menentukan perjalanan mancanegara yang dilakukan anggotanya.

Kalaupun pergi seorang diri, masih banyak keluarga Asia yang “memaksa” komunikasi dua arah yang aktif. Bahkan, tanpa disadari, banyak pula yang secara otomatis mengabari sanak famili di tanah air tentang kegiatan di mancanegara, termasuk “laporan ketika tiba di negara asing”.

Nah, di era serba internet saat ini, kebutuhan untuk selalu terkoneksi adalah hal yang sangat penting. Selain demi bisa mengabari orang-orang terdekat di tanah air, ini juga diperlukan untuk ajang eksis. Ya, kita semua sama-sama tahu, bahwa banyak orang Indonesia senang mendokumentasikan ke mana pun perjalanan mereka di media sosial.

Lucunya, masih banyak pula orang Indonesia yang enggan mengeluarkan dana lebih untuk tetap tersambung internet dengan nyaman di luar nageri. Realita ini bisa menjadi masalah tersendiri saat berpergian ke mancanegara.

Tapi, bukan berarti tidak ada solusinya. Tujuh langkah jitu berikut bisa kamu terapkan untuk tetap berkomunikasi lancar di luar negeri tanpa harus menguras kantong.

TEMUKAN BERAGAM TAS TRAVELING TERBAIK DI SINI

1. Manfaatkan Internet di Tempat Menginap

Photo by deepbluecommunication

Umumnya, setiap hotel atau hostel memiliki koneksi internet gratis bagi tamu yang menginap, baik melalui sambungan kabel atau wi-fi.

Menurut sebuah artikel di situs Conde Nast Traveler, ada tiga jenis koneksi internet yang harus kamu perhatikan ketika menginap di layanan akomodasi di destinasi asing. Pertama adalah internet hotel yang memiliki kualitas “semakin mewah semakin baik koneksinya.

Kedua adalah jaringan internet wi-fi bersama di hostel, yang kadangkala bisa menjadi lahan rebutan jika digunakan berbarengan oleh banyak orang dalam satu waktu. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan secara maksimal di jam-jam lengang, seperti dini hari dan pagi.

Adapun yang ketiga adalah jaringan internet di apartemen Airbnb, yang dijamin memiliki koneksi stabil, di mana kamu tidak perlu takit berbagi tempat dengan puluhan orang. Meski harganya di tengah-tengah antara hotel dan hostel, namun menemukan yang terbaik darinya adalah perkara susah-susah gampang. Belum lagi jika harus rebutan dengan pelancong lain saat memesan online.

Meski begitu, ada beberapa negara yang patut diperhatikan tentang layanan internetnya, terutama yang diberikan oleh hostel. Australia dan Selandia Baru misalnya, dikenal sebagai dua negara yang mematok harga wi-fi cukup tinggi untuk disewa. Tapi kabar baiknya, jaringan internetnya bagus dan stabil.

Namun, tempat-tempat lain yang lebih terpencil, seperti kepulauan di Pasifik Selatan atau Karibia, akses internet bisa sangat mahal karena memang sumber dayanya tidak banyak. Di sinilah kamu akan diuji kesabarannya untuk tidak bisa selalu berkomunikasi via gadget dengan lancar.

LIBURAN HARUS FOTO-FOTO DONG. CEK REKOMENDASI KAMERA TERBAIK DI SINI

2. Menjadi Fakir Wi-Fi

Photo by Forbes

Di beberapa negara, khususnya negara maju, kamu dapat menemukan wi-fi gratis di banyak tempat, meski koneksinya tidak sekencang yang berbayar. Di Inggris misalnya, sebagian besar restoran, bar, museum, dan banyak ruang publik serta operator transportasi umum menawarkan koneksi yang mudah dan tanpa repot.

Hal yang sama dapat ditemukan di kota-kota besar AS dan sebagian Eropa, di mana bahkan jaringan restoran cepat saji dan kedai kopi kerap menawarkan akses internet cepat secara gratis, asalkan membeli produknya. Namun, perhatikan untuk jaga kesopanan dengan tidak berlama-lama memanfaatkan internet gratis, demi terhindar dari risiko “dimarahi orang lokal”.

Satu hal lagi yang harus diperhatikan ketika mengakses jaringan internet gratis adalah keamanan data kamu. Jaringan nirkabel, khususnya jaringan nirkabel tanpa jaminan (yang dapat terkoneksi dengan mudah tanpa kata sandi), bisa dieksploitasi oleh pihak asing, dan risiko terburuknya, data sensitif seperti kata sandi dapat dicuri saat kamu sedang berselancar di dunia maya.

Sebagai tindakan antisipasi, disarankan untuk menggunakan layanan VPN berpengaman khusus, yang bisa disewa secara online, mulai dari harian hingga bulanan.

Salah satu layanan VPN yang paling direkomendasikan dan paling dihormati di dunia adalah NordVPN. Mereka menawarkan harga yang kompetitif, dan dengan menghubungkan melalui perangkat lunak VPN di perangkat digital, kamu akan tahu bagaimana data sensitifmu dijaga dengan aman dari pengintaian.

SUPAYA STAMINA TETAP TERJAGA, JANGAN LUPA SEDIAKAN MULTIVITAMIN ANDALAN

3. Maksimalkan Layanan Roaming

Photo by whatphone

Hal pertama yang harus dilakukan jika memilih opsi ini adalah mengecek apakah operator telekomunikasi yang kamu gunakan menyertakan layanan roaming untuk negara-negara yang hendak dituju.

Layanan ini sering disebut sebagai paket internasional, di mana memudahkan penggunanya untuk tetap berkomunikasi dengan lancar selama traveling beberapa waktu ke luar negeri.

Mayoritas provider Indonesia menyediakan layanan roamingdengan harga yang cukup masuk akal ke negara-negara yang kerap dikunjungi WNI, seperti Singapura, Malaysia, dan Arab Saudi.

Cek operator masing-masing untuk mencari tahu lebih banyak tentang layanan terkait. Bukan tidak mungkin kamu bisa mendapatkan beberapa penawaran menarik yang menguntungkan budget perjalanan.

Beberapa operator seluler juga menyediakan opsi pembelian paket roaming di luar negeri, sehingga memungkinkan kamu untuk online pada hari-hari yang benar-benar dibutuhkan. Alternatif tersebut bisa menghemat biaya jika kamu hanya butuh untuk beberapa hari, tetapi akan memberatkan jika digunakan dalam jangka waktu lama.

Juga perhatikan untuk selalu mematikan layanan roaming jika tidak digunakan, agar kamu terhindar dari risiko tagihan membengkak, atau pulsa habis mendadak.

Jika ditanya apa kekurangan dari opsi ini? Mungkin satu-satunya batasan adalah bahwa kita tidak bisa berbagi koneksi dengan ponsel lain di luar negeri. Seringkali sistem “tidak mengizinkan” terjadinya tethering ketika mengunakan layanan roaming.

SUPAYA SELURUH DOKUMEN PERJALANAN AMAN, CEK REKOMENDASI SAFETY BAG DI SINI

4. Sewa Mobile Hotspot

Photo by travelwithbender

Salah satu alasan utama mengapa opsi ini patut dipertimbangkan adalah harga yang jauh lebih murah dari layanan roaming. Terlebih bagi kamu yang akan berlibur ke luar negeri dengan backpacker-an, tentu kamu harus menekan biaya untuk mendapatkan perjalanan sesuai budget yang tersedia.

Jika menghabiskan waktu berlibur ke negara dengan tarif roaming yang mahal (dan berbeda-beda di tiap negara), tentu akan memberatkan. Kamu terpaksa menguras isi dompet lebih dalam, padahal biaya tersebut bisa digunakan untuk keperluan lain yang lebih penting.

Nah, dengan menyewa mobile hotspot, kamu tidak perlu lagi menanggung biaya data roaming yang mahal, dan fleksibilitas lebih luas, bisa digunakan bersama untuk beberapa perangkat.

Menyewa mobile hotspot juga memberikanmu berbagai pilihan harga yang bisa disesuaikan dengan ketersediaan budget. Tarifnya yang cenderung terjangkau tentu akan membuat momen liburanmu ke luar negeri jauh lebih berkesan dan menyenangkan.

Saat ini, provider mobile hotspot rata-rata menyewakan seharga Rp 200.000 per pekan untuk negara-negara Asia, dan kurang lebih Rp 500.000 untuk waktu yang sama di Eropa dan Amerika Utara.

Meski begitu, tidak semua mobile hotspot mampu memberikan cakupan internet menyeluruh. Apalagi jika kamu berpergian di luar kota-kota besarnya, kemungkinan besar koneksi akan terputus-putus.

TEMUKAN BERBAGAI PAKET WISATA LUAR NEGERI YANG MENARIK DI SINI

5. Video Call Gratis via Skype

Photo by lifewire

Berkat layanan ini, kamu dapat sering melakukan video call ke manapun di seluruh dunia secara nyaman dan sangat murah, asalkan terkoneksi dengan internet.

Jika kamu kurang familiar dengan layanan ini, Skype adalah aplikasi VoIP (Voice over Internet Protocol) yang memungkinkan penggunannya melakukan panggilan telepon atau video di ponsel atau komputer.

Cukup mengunduh aplikasinya, lalu isi data diri, dan Skype pun bisa langsung digunakan. Kamu bisa membeli salah satu dari beberapa tawaran kreditnya, jika ingin mendapat layanan komunikasi audio visual yang lebih lancar dan jelas, tanpa takut terhalang oleh koneksi internet yang kurang stabil.

Namun, jika kamu ingin lebih hemat lagi, kamu bisa menggunakan Skype dengan mengandalkan koneksi internet gratis di destinasi liburan, seperti di tempat mengnap, zona wi-fiumum (biasanya di kota-kota global), atau di bandara-bandara besar dunia.

TEMUKAN ANEKA BOTOL MINUM BERKUALITAS UNTUK TRAVELING DI SINI

6. Gunakan Travel SIM

Photo by alicdn.com

Jika operatormu tidak menawarkan harga roaming yang sesuai budget, tapi di satu sisi, kamu juga tidak ingin repot menukar keluar-masuk sim card saat berpergian ke luar negeri, mungkin solusi terbaiknya adalah menggunalan Travel SIM.

Di Indonesia, layanan ini memang sangat jarang, dan jika pun ada, itu tidak sepenuhnya menjamin lancarnya koneksi di mancanegara. Tapi, kabar baiknya, kita masih menggunakan jasa serupa dari provider asing, seperti KnowRoaming misalnya.

Mereka menawarkan sejumlah produk, tetapi yang paling difavoritkan konsumen adalah Sticker SIM. Ini adalah solusi yang sangat rapi, di mana penempelan stiker pada sim cardkamu berarti menjadikannya berfungsi ganda. Saat bepergian, ketika kamu mengaktifkan KnowRoaming, dengan seketika akan tersambung koneksinya.

Harganya lebih mahal dari mobile hotspot, tapi setidaknya cukup terjangkau dibandingkan membayar layanan roaming.

KnowRoaming memiliki dua model utama untuk pembayaran. Kamu dapat memilih untuk membayar saat bepergian, atau mengambil tawaran paket data tanpa batas, yang menurut harga terakhir pada Juli 2019 adalah sebesar US$ 3,99 (setara Rp 56.000) per hari.

LIBURAN KE DESTINASI BERSALJU? JANGAN LUPA SIAPKAN JAKET ANDALAN DI SINI

7. Membeli Sim Card Internasional

Photo by 4.bp.blogspot.com

Bergantung pada negara mana yang dituju, kamu mungkin menemukan cara yang paling efektif untuk selalu online adalahdengan membeli sim card di destinasi yang dituju.

Kamu bisa membeli dan menggantinya pada ponsel saat kedatangan di bandara tujuan, atau bisa juga membeli sebelum berangkat traveling. Kamu bisa menemukan opsi ini dengan tawaran menarik di Blibli.com

Untuk memanfaatkan opsi ini, kamu harus memastikan bahwa ponsel atau gadget yang kamu bawa tidak terkunci, seperti pada perangkat bundling misalnya.

Jika gadget kamu tidak terkunci, maka kamu dapat memasukkan sim card apa pun ke dalamnya. Keuntungan dari hal ini adalah kamu berkesempatan memiliki kecepatan maksimum di negara yang kamu tuju, karena jaringan komunikasinya dilayani oleh operator lokal.

Supaya lebih hemat lagi, jika kamu berpergian lebih dari satu orang, maka gadget yang telah dipasang sim card lokal bisa menjadi hotspot wi-fi. Ini artinya, kamu bisa menghubungkan jaringan tersebut ke gadget lain dengan mudah.

Nilai lebih lainnya, kamu dan rekan seperjalanan bisa saling patungan untuk membayar paket data selama traveling. Semakin banyak orang yang bergabung, maka semakin murah pula iurannya.

Meski begitu, opsi ini bukan tanpa risiko, karena gadget yang menjadi usmber wi-fi akan cepat habis baterainya. Pastikan untuk selalu membawa power bank yang terisi penuh, dan kabel charger dengan colokan universal untuk kebutuhan mengisi daya di berbagai soket umum.

INGIN GANTI KOPER BARU? YUK, CEK REKOMENDASINYA DI SINI

Untuk poin yang terakhir disebut, Blibli.com punya banyak sekali koleksi sim card internasional dari berbagai destinasi favorit. Bahkan beberapa di antaranya bisa mencakup lebih dari satu negara, dan tentunya ini akan menjadi kabar baik untuk budget telekomunikasi kamu selama traveling.

Serunya lagi, bertepatan dengan perayaan 8 tahun Blibli.com, kamu juga bakal berkesempatan mendapat penawaran harga terbaik untuk seluruh sim card internasional. Tidak tanggung-tanggung, harga yang dibanderol mulai dari Rp 80.000 per kartu. Untung banget, kan?

So, tunggu apalagi? Yuk, siapkan terlebih dahulu sim cardinternasional kamu dengan membelinya di Blibli.com agar liburanmu semakin nyaman dan menyenangkan.

Rio

Digital agency’s worker, amateur internet scholar, professional gamer also very in love of running in a field and swimming. A community person who loves touring with bike or motorcycle.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY