“Please doain aku kurus ya!”

“Aku mau diet mulai besok!”

Kalimat itu kayaknya sering banget terlontar dari bibir seorang perempuan tapi berakhir wacana. Alasannya bermacam-macam, mulai dari “nyicip”, “ngidam”, sampai “lagi pengen, sekaliiii aja!”. Ujungnya, diet gagal, berat badan terus nambah, terus bikin resolusi. Udah aja muter-muter di situ.

Sebenernya, arti diet tuh bukan nggak makan sama sekali demi tubuh kurus, tapi mengatur pola makan sehingga asupan yang masuk seimbang dengan kebutuhan. Diet juga nggak bisa dilakukan hanya sekali periode, tapi harus dilakukan terus menerus agar keseimbangan yang sudah tercipta tidak goyah (cie!).

Makanya, ada aja orang yang merasa gagal diet padahal sebelumnya pernah sukses mencapai tujuan yang diinginkannya. Tapi, apa sih penyebab yang sebenarnya bisa memicu diet gagal? Baca artikel ini sampai habis, apakah hal ini terjadi padamu?

1. Makan berlebih yang berujung lapar berlebih

15692653361_7e7cf1101b_b

Lapar berlebih menunjukkan kalau diet yang kamu lakukan belum seimbang. Jadinya, kamu menambal rasa lapar itu dengan makan berlebih. Karena makan berlebih, kamu kekenyangan dan melewatkan jadwal makan berikutnya, jadi suka lapar berlebih dan makan berlebih. Ya, lingkaran itu mau gak mau jadi salah satu penyebab gagal diet.

2. Merasa tersiksa dengan pola diet yang sedang dijalankan

Diet. Dieting concept. Healthy Food. Beautiful Young Woman choos

via expertbeacon.com

Katanya, diet yang baik dan seimbang adalah diet yang tidak menyiksa tubuh sehingga terus-terusan kelaparan dan butuh asupan makanan yang mengenyangkan saat itu juga. No! itulah yang membuat dietmu gagal. Siasati “siksaan” ini dengan mengonsumsi makanan yang bisa membuatmu kenyang lebih lama seperti ikan, telur organic, gandum utuh, atau alpukat.

3. Kebiasaan ngemil yang tak bisa dikontrol

16237306687_4ef7251942_b (1)

Ini masalah kebiasaan. Gorengan yang hadir di rapat kantor atau makanan atau cemilan restoran memang menggoda, tapi hal itulah yang bisa merusak pola diet yang sedang kamu jalankan.

4. Emosi, mood swing, tekanan pekerjaan

stress mood swing

via societywellness.com

Duh, kalau lagi emosi emang enaknya makan makanan favorit. Siapa sih yang nggak suka liat batangan cokelat atau es krim saat lembur untuk memperbaiki mood? Satu blok cokelat lucu sih, tapi kalau terus-terusan ngikutin emosi, bisa-bisa kamu makan 4 batang cokelat sehari. Hal itu buruk sekali kalau dilakukan setiap hari. Mending cari aktivitas atau strategi workout untuk memperbaiki mood. Tubuh sehat, jiwa kuat!


BACA JUGA Sudah Rajin Olahraga Tapi Masih Sering Sakit? Coba 5 Hal Ini untuk Mengatasinya


5. Lingkungan pertemanan

makan di cafe

Ini dia faktor lain yang pasti kentara banget bisa mengubah pola makan. Acara ulang tahun teman, nikahan sahabat, atau iseng ngopi di kedai pulang kerja emang seru banget! Makanan yang dihidangkan juga seru! Tapi, kalau diet gagal masih seru juga? Coba deh jelaskan ke keluarga atau sahabat mengenai pola diet yang sedang kamu jalankan dan minta dukungan pada mereka untuk terus menguatkanmu!

Friends, sebenarnya ada satu cara seru untuk menikmati hidup yang lebih sehat tanpa harus tersiksa akan pola diet. Sudah kenal clean eating? Nah, clean eating adalah cara makan yang natural. Jadi, kamu hanya perlu makan selayaknya makan biasa, tidak menambah atau mengurangi apapun.

Syaratnya, makanan yang kamu makan harus “makanan betulan”, bukan makanan yang diproses, bukan junk food, bukan makanan yang diproses. Tubuh bisa melawan dan menyembuhkan penyakit sendiri bila diberi asupan gizi dan dijauhkan dari zat-zat berbahaya yang dapat memicu penyakit dalam tubuh. Jadi, proses clean eating bukan pola diet untuk menguruskan badan, tapi lebih dari itu. Sambil menjaga kesehatan tubuh, berat badan ideal dan bugar pun bisa tercapai.

Kalau kamu penasaran dengan clean eating, kamu bisa membaca buku Inge Tumiwa berjudul Eating Clean. Buku yang sekarang bisa diorder di Blibli.com ini berisi kumpulan berbagai informasi dan saran yang sudah diterapkan oleh penulisnya. Cara penulisannya yang sederhana mungkin cocok untuk kamu yang suka membaca buku-buku ringan seputar kesehatan dan pola hidup sehat.

Jadi, sudah siap memulai pola hidup sehat?

Tyas

Tyas

Tyas - Big fans of coffee, TV series, and books.
Tyas

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY