Brakkk!! Kepingan kecil puzzle yang belum utuh tiba-tiba diberantakkan oleh si kecil. Satu-satunya cara ya harus disusun ulang. Mengapa tidak coba ajak si kecil ikut menata ulang puzzle itu? Kalau biasanya Moms memberikan mainan puzzle dari balok kayu bersusun, kenapa tidak coba untuk mulai mengajarinya ke puzzle yang lebih kompleks?

Moms bisa main bersama si kecil, sembari melatih banyak hal yang bisa bermanfaat untuk perkembangan otaknya loh. Mungkin awalnya terasa si kecil justru tidak banyak membantu. Tapi lama-lama, jika diberi pengertian dan dilatih penuh kesabaran, bisa jadi puzzle justru akan jadi mainan favorit yang membuatnya makin cerdas.

Banyak kok manfaat puzzle untuk anak-anak. Apa saja? Berikut lima manfaat puzzle untuk si kecil:

  1. Bermain puzzle membuat kemampuan motorik halus si kecil semakin terampildd7a476b-1439-4be1-9a3e-63e1954f138c.jpg._CB300723052_

Via images-amazon.com

Manfaat pertama bermain puzzle adalah bisa mengasah motorik halus si kecil. Saat memegang puzzle yang berukuran kecil, biasanya si kecil akan menggunakan 2-3 jari. Hal ini sangat baik untuk menguatkan saraf motorik halusnya. Dengan begitu, saat ia memegang benda-benda kecil seperti pensil dan kuas akan lebih mudah. Maka saat ia sudah mulai belajar makan sendiri, dijamin tidak mudah berantakan karena ia sudah mahir memegang sendoknya.

2. Si kecil akan tumbuh menjadi sosok pemecah masalah ketika dewasapuzzle-4

Via naplesmartialarts.com

Puzzle bukan hanya permainan sesaat untuk menggabungkan potongan karton atau kayu berpola menjadi gambar utuh Moms. Puzzle juga memberikan manfaat jangka panjang, yaitu melatih anak menjadi pemecah masalah. Ketika dia berhasil menyelesaikan puzzle sederhana, berikan tantangan puzzle yang lebih sulit. Ia jadi bisa belajar menyelesaikan masalah dari hal sederhana ke masalah yang kompleks, itu akan melatihnya menjadi seorang problem solver.

3. Membuat anak belajar untuk melakukan banyak hal secara berurutan1

Via stayathomemum.com

Saat memainkan puzzle, anak juga diajar bekerja secara sistematis. Moms mungkin bisa menerangkan bahwa menyusun puzzle sebaiknya dimulai dari pinggir untuk memudahkan kerjanya. Cara ini akan melatih anak bekerja secara sistematis dari hal sederhana sebagai dasar menyelesaikan persoalan yang lebih kompleks. Bila dilatih secara rutin, si kecil akan bisa bekerja dengan baik dan rapi.


BACA JUGA 7 Rekomendasi Game Indoor Seru untuk Dimainkan Bersama Keluarga


4. Melatih koordinasi mata dan tanganfamilypuzzle

Via town.renfrew

Dalam bermain puzzle, dua organ yang aktif bekerja adalah mata dan tangan. Mata bertugas melihat papan puzzle dan tangan mengarahkan puzzle ke tempat yang tepat yang sudah dipindai oleh mata. Latihan ini membuat tangan dan mata bisa berkoordinasi dengan baik dan dia akan bisa mengerjakan berbagai tugas dengan baik, khususnya yang memerlukan koordinasi antara mata dan tangan.

5. Sebagai alat bantu bersosialisasi dengan teman-temannyapuzzle

Via thisisdoable.com

Permainan ini tidak hanya bisa dimainkan sendirian. Si kecil juga bisa bekerja sama dengan teman-temannya untuk menyusun puzzle. Jadi bermain puzzle bersama teman bisa menjadi ajang sosialisasi juga. Si kecil pun akan jadi pribadi yang mudah bergaul dan bisa belajar cara bekerja sama dengan orang lain.

Banyak kan manfaat puzzle? Bila Moms ingin membelikan si kecil puzzle, cari saja di Blibli.com. Banyak pilihan puzzle yang unik, menarik, serta menantang untuk diselesaikan. Tinggal klik, bayar, pesanan langsung diantar dan Moms pun siap berkreasi bersama anak. Asyik kan?

Ruth

Happy mommy of twin 3yo, living in Jakarta and working for digital media company.

That's why I like to doing some research and asking for some opinion to my friends via social media, messenger apps, or even small gathering at cafe.

I’m living in a daily activity filled with innovative books about parenting and interior that come bundled with extra hot chocolate marshmallow and home-made cake.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY