Tidak terasa tahun 2013 sudah lebih dari setengahnya terlewati, dan semua airlines sedang gencar-gencarnya menawarkan promo flight murah untuk akhir tahun 2013 dan awal tahun 2014. Saat yang sangat tepat untuk merencanakan perjalanan berikut; trip planning 101

Satu hal yang menyenangkan dari promo fares adalah jadwal berangkat yang masih sama, minimal ada jarak 4 bulan dari pembayaran tiket sampai keberangkatan, sehingga perencanaan matang dapat dilakukan untuk trip. Semakin banyak hal yang dapat diselesaikan sebelum perjalanan akan memperingan langkah sehingga liburan terasa lebih bebas!

alokasi budget
photo courtesy by www.choosewhat.com

1. Menentukan alokasi budget
Semakin banyak pilihan yang tersedia untuk para traveler zaman sekarang, sehingga kita semakin mudah menentukan setiap detil trip. Memilih hostel yang lebih murah memungkinkan untuk mengalokasikan budget untuk hal lain, ada juga yang lebih memilih tempat beristirahat yang lebih ‘mahal’ namun lebih berhemat dalam pilihan transportasi. Detil kecil seperti ini menurut saya adalah salah satu hal yang harus diperhatikan saat awal merencanakan trip.

budget hotel
photo courtesy by www.ibis.com

2. Riset hotel
Hote merupakan salah satu bentuk pengeluaran yang dapat ‘diatur’ dan dicicil bayarannya, karena kebanyakan destinasi libur yang sibuk akan meminta DP atau down payment saat booking sebagai jaminan. Gunakan kesempatan ini ini untuk ‘menabung’ di hotel, karena hasilnya akan cukup menyenangkan – perasaan akan lebih ringan karena sudah yakin dapat kamar untuk beristirahat, dan biaya yang harus dikeluarkan saat check in terasa lebih kecil!

itinerary postcard
photo courtesy by www.la2b.maker.good.is

3. Menyusun itinerary
Saya bukan orang yang sangat organized, saya tidak memiliki jadwal yang disusun per jam dengan colour code untuk berbagai kegiatan yang akan saya lakukan, namun tidak ada salahnya itinerary atau jadwal kegiatan dibuat sebelum melakukan liburan yang sudah direncanakan. Memiliki gambaran kasar akan kegiatan yang dapat dilakukan di destinasi liburan dan susunan waktu yang serba ‘kira-kira’ sebenarnya sudah cukup untuk membuat liburan menyenangkan.

Diskusikan dengan travelling-buddies aktivitas apa saja yang ingin dilakukan, dan susun itinerary untuk membagi waktu. Hal tersebut juga dapat menghindari argumen atau adu mulut antar teman karena keinginan yang berbeda. Ingat – semua peserta liburan sudah menginvestasikan waktu dan uang untuk bersenang-senang, setiap orang pasti memiliki visi sendiri akan iburan yang akan terlaksana. Diskusi tentang itinerary sebelum pergi beribur akan meminimalisasi kekecewaan atau kekesalan yang mungkin timbul akibat jadwal dan destinasi yang kurang berkenan di hati.

packing for traveling
photo courtesy by www.talknerdy2me.org

4. List kebutuhan
Penyesuaian isi koper dengan destinasi libur harus diperhatikan! Tidak hanya baju renang untuk trip ke pantai, atau sepatu nyaman… kebutuhan medis pribadi harus masuk dalam pertimbangan. Lebih baik memiliki persediaan yang mudah dijangkau daripada harus keluar dan mencari obat saat sakit. Belum lagi kalau ada hambatan bahasa di destinasi tujuan.

Tidak hanya obat, tentukan juga kebutuhan baju. Apakah akan ada waktu untuk dinner rapih? Atau memang tidak perlu baju rapi sama sekali? Menentukan barang apa saja yang dibutuhkan akan mempermudah packing yang efisien, sehingga barang yang terbawa memang barang yang dibutuhkan.

pembayaran kartu kredit

5. Prioritas pembayaran dan timeline
Tiket sudah pasti terbayar dari awal, namun hotel dan mobil sewaan merupakan beberapa hal yang bayarannya dapat dilakukan di muka. Pastikan juga ada timeline pembayaran, agar budget untuk liburan tersusun rapi, dan tidak terjadi pembayaran yang bertabrakan yang juga akan menganggu flow keuangan sehari-hari.

Mengingat THR akan diterima sebentar lagi, mungkin sudah saatnya menentukan trip berikutnya!


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY