Pantai Tanjung Pesona
Pantai Tanjung Pesona

Dulu Soekarno ketika diasingkan di kota Pangkal Pinang, provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sempat berpidato di depan ribuan masyarakat setempat dan menciptakan kata-kata yang berarti bagi penduduk sekitar, kata-kata yang berbunyi, “Pangkal Pinang, pangkal kemenangan.” Demikian kota ini dikenal dengan slogan tersebut. Saat ini bagi mereka kemenangan yang ingin mereka capai adalah menjadi salah satu pulau wisata teranyar di Indonesia.

Ketika kaki saya menginjak pulau yang dahulu penghasil timah terbesar ini, hanya satu kata yang terucap ‘apik’. Dikarenakan keindahan kultur yang masih terasa keasliannya. Konsep hunian pecinaan dan bau masakan ikan khas tercium dimana-mana. Membuat perjalanan ini saya mulai dengan menjelajahi daratan kota terlebih dahulu sebelum berjumpa dengan keindahan pantai yang ada.

Bangka Botanical Garden
Bangka Botanical Garden

Hari Pertama 

Tujuan pertama saya yaitu menuju ke Bangka Botanical Garden (BBG). Tanah seluas 300 hektare ini dulunya tandus dan tak mampu memproduksi apapun. Namun dengan teknologi kotoran sapi, BBG mampu membangkitkan tenaga listrik, menumbuhkan tanaman, dan tambak budidaya. Awalnya BBG tidak dibuka untuk umum, namun keunikannya menjadi daya tarik sendiri. Kawasan nan sejuk ini menjadi ikon kepedulian lingkungan masyarakat Bangka.

Setelah itu saya meluncur ke daerah Paroki Belinyu, dimana ada sebuah gua yang terkenal, yakni Gua Maria, gua penyelamat bangsa. Tempat ini bermukim di bukit ternama Moh Thian Liang yang berarti bukit menggapai langit. Uniknya tempat ini memiliki jalur setapak atau jalan salib yang memakai tanah merah dan mereka juga punya patung Bunda Maria yang besar. Ingin melihat ritual mereka? Coba kamu datang pada bulan Mei dan Oktober.
Dan perjalanan saya lanjutkan ke daerah yang lebih terpencil yaitu kampung Gedong. Kampung ini diyakini sebagai awal pecinaan Bangka. Masyarakat disini adalah keturunan Cina daratan pertama di Bangka asal provinsi Guangdong. Kampung ini memakai sistem tradisional dalam kesehariannya, dengan menggunakan tenaga diesel pada malam hari. Belum ada pemasukan listrik yang banyak dari pemerintah. Serta sebagian juga bergantung dari sinar matahari. Selain itu, rumah-rumah arsitektur khas Cina dari beberapa yang ada sudah berumur 100 tahun lebih. Uniknya bangunan ini tidak menggunakan paku melainkan memakai cara pasak.

kampong gedong
Kampong Gedong

Setelah tiga tempat ini merebut perhatian saya, saya ingin mencoba menelusuri pantai-pantai yang ada. Pertama ada pantai Pasir Padi yang terletak di kelurahan Air Itam. Pantai ini memiliki garis pantai dengan hamparan pasir putih sepanjang 2 kilometer (km). Struktur yang landai dan kontur pasir yang padat membuat nyaman para kaki pengunjung berpijak.

Selain saya menikmati pemandangan pantai yang ada selagi minum es kelapa muda di resto yang terbuat dari kapal nelayan itu, saya meihat puluhan remaja sedang bermain layang-layang, sepak bola, voli pantai, bahkan ketika sore turun, bermain motor cross pun menjadi pilihan anak muda Bangka untuk bertanding.

 

Hari Kedua

Keesokan harinya saya mencoba menyambangi pantai Parai Tenggiri yang kabarnya menjadi pantai favorit Presiden RI, SBY, dan sering kali mengunjungi pantai favoritnya ini. Dibatasi dua bukit karang besar, memiliki air laut yang hangat dan cocok untuk olahraga (saran saya) menyelam dan parasailing. Kemudian untuk mengakhiri hari, saya berlabuh di pantai Tanjung Pesona yang terletak di Desa Rambak. Pantai berpanorama laut lepas ini memiliki batu granit besar, menambah esensi pesona pantai ini.

Sepertinya tidak mungkin perjalanan saya diatas dilakukan semua dalam dua hari saja. Ya, semua itu serba mungkin, karena dari satu ke tempat lainnya bisa dicapai dalam 15 menit sampai satu jam saja. Tidak ada kemacetan signifikan disini. Apalagi penduduk yang ramah, hotel bertebaran yang nyaman dan murah, hingga penerbangan yang hanya menelan 45 menit saja dari Jakarta. Apalagi yang kurang dari perjalanan wisata Bahari ke Bangka? Ada! Belum lengkap kalau kamu tidak mencoba otak-otak legendaris di tengah kota yaitu otak-otak depan BCA (begitu sebutannya). Berbagai pilihan dan bentuk sampai pempek beserta macam saus pilihan bakal membuatmu khilaf dalam memesan. Enjoy!

goa maria
Goa Maria, Goa Penyelamat Bangsa.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY