Hitam dan putih tetap klasik dan selalu trendy untuk menjadi dua tone warna busana Indonesia. Yes ladies, coba saja simak warna hitam dan putih kembali menjadi idola di tahun ini, terutama dari panggung tren busana muslim, Jakarta Islamic Fashion Week 2013 lalu. Selain klasik dan timeless, hitam dan putih juga mempunyai efek ‘melangsingkan’ dan ‘memperpanjang’ siluet tubuh. Maka dari itu, kehadiran hitam dan putih pada busana muslim Anda di tahun ini akan sanggup menciptakan gaya yang lebih abadi, juga powerful pada saat bersamaan. Simak kehadiran hitam dan putih dalam berbagai panggung runway para desainer busana muslim di JIFW 2013 lalu. Mulai dari koleksi bernafaskan gaya Eropa hingga dalam siluet modern minimalis sekalipun, you name it! Ingin ikut ambil bagian dalam tren hitam putih tahun ini? Jangan ragu dan jadilah orang-orang pertama yang mengenakannya yah!

Rumah Ayu
Dalam label ini, dua desainer muda Sarah Sofyan dan Kami Idea bersatu dalam satu bendera bernama Rumah Ayu. Label yang berdiri sejak 15 tahun lalu ini juga menampilkan koleksi bertajuk Intro yang terdiri dari rangkaian koleksi yang didominasi warna hitam, putih, kuning gading serta cobalt blue. Warna hitam putih hadir dalam gaya rancang busana dengan siluet kaftan, gamis dan tunik. Dengan siluet yang super wearable dan modern, gaya rancang Rumah Ayu ini sangat cocok dijadikan inspirasi busana muslim modern.

Rumah_Ayu_Agus018 Rumah_Ayu_Agus001 Rumah_Ayu_Agus011 Rumah_Ayu_Agus012 Rumah_Ayu_Agus014

Misan
Gaya busana retro di tahun 1920-an ala film The Great Gatsby menginspirasi Misan untuk meluncurkan label bernama Kopaka yang kental dengan nafas retro, romantis dan glamor. Warna monokromatik yang ditampilkan pun terkesan lebih vintage dan megah dengan kombinasi bahan chiffon, silk, tulle, brokat dan katun yang mewah.

ADRI0682 ADRI0523 ADRI0655 ADRI0669

Barli Asmara
Dengan label busana muslim perdananya yang diberi nama B by Barli Asmara, desainer muda ini menampilkan koleksi ready to wear-nya dengan siluet elegan dan glamor yang terinspirasi dari para fashionista di tahun 1940-an.

Barli-Adri49 Barli-Adri03 Barli-Adri10 Barli-Adri11 Barli-Adri20 Barli-Adri44 Barli-Adri46

Adjie Notonegoro
Desainer kawakan ini memilih tema Fabulous Moslem of Indonesia sebagai judul rangkaian koleksinya kali ini. Dengan tone warna yang didominasi hitam dan putih, Adjie Notonegoro menghadirkan siluet dan nafas Timur Tengah sebagai kunci gaya koleksinya.

02_AdjieNoto_Ags129 02_AdjieNoto_Ags136 02_AdjieNoto_Ags18 02_AdjieNoto_Ags106

Denny Wirawan
Gaya busana para wanita bangsawan di era retro 1940-an dan 1970-an di daerah Eropa seperti Perancis, Spanyol hingga ke Timur Tengah diambil sebagai inspirasi koleksi Denny Wirawan kali ini. Dengan motif monokromatik yang hadir lewat motif kotak-kotak menjadikan busana ini netral ketika dipadukan dengan segala jenis warna lain.

Denny_W-007 Denny_W-008 Denny_W-010

 

Foto: Dok. Jakarta Islamic Fashion Week 2013


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY