Kamera Mini Blibli
Kamera mini alias mirrorless sekarang udah jadi andalan.

Yang baru bisa memotret dengan kamera mini, jangan minder ya. Ini dia beberapa cara agar kamu bisa tetap punya foto keren dengan kamera mini tapi beken.Β 

Dulu, orang yang membawa-bawa kamera besar SLR dianggap seorang fotografer profesional. Itu mengapa orang jadi ingin punya kamera gede, biar kelihatan pede. Tapi apa betul begitu?

Kenyataannya, banyak orang menggunakan kamera besar tapi modenya pake auto. Hayo ngaku, siapa yang suka motret dengan cara begitu? Yang dipilih semua format otomatis. Akibatnya, tombol pengatur cahaya, kecepatan kamera, hingga berbagai tools canggih lainnya mubazir. Bagus sih hasilnya. Tapi… ya begitu-begitu saja.

Panasonic menghadirkan kamera mirrorless terbarunya di Indonesia, Panasonic Lumix GX85. Kamera ini mengandalkan sensor Live MOS 16 megapixel tanpa filter AA yang diklaim mampu menghasilkan foto 10% lebih tajam dan detil.

panasonic-lumix-DMC-GX85-1
Hasil foto yang dihasilkan lebih tajam dan detil.

Mekanisme shutternya pun turut diperbaharui. Dengan mengusung teknologi shutter elektromagnet, kinerja shutternya bisa lebih senyap dan minim guncangan sehingga bisa meminimalkan blur saat mengambil foto.

Fitur andalan lainnya adalah teknologi 4K photo untuk dapat menangkap gambar langsung dari video 4K, yang hasilnya setara dengan resolusi 8 megapixel. Sama seperti GX8, ada fitur Post Focus untuk menghasilkan foto yang lebih kreatif. Secara singkat dijelaskan bahwa fitur ini memungkinkan pengguna untuk memotret terlebih dahulu, kemudian baru mengatur fokus.

panasonic-lumix-DMC-GX85-3
Fitur 4K juga sudah masuk sebagai teknologi Panasonic GX85 ini.

Tidak ketinggalan, GX85 juga telah dilengkapi dengan fitur stabilization 5 sumbu langsung di bodinya. Dan jika dipasangkan dengan lensa yang sudah dilengkapi dengan OIS, pengguna pun bisa menikmati performa Dual IS yang mampu meminimalkan blur hingga 4.5 stop.

Semua fitur canggih itu disatukan ke dalam sebuah bodi cantik berukuran ringkas dengan desain eksterior yang menawan dan pas di genggaman tangan.

panasonic-lumix-DMC-GX85-2

 

Saat ini Panasonic Lumix DMC-GX85 sudah tersedia di Indonesia, kalian bisa membeli kamera canggih ini di Blibli.com loh!

Nah, sebelum punya Lumic DMC-GX85 ini, ada baiknya kamu tahu tips memotret menggunakan kamera mirrorless. Jadi, setelah membaca dan memiliki kamera ini, kamu bisa langsung mempraktikkannya. Simak, yuk!

  • Lakukan pengamatan sebelum memotret

Ini yang kadang dilupakan orang. Padahal, dengan mengamati, kamu bisa mendapat objek dengan sudut pandang yang lebih menarik. Misalnya saat melihat kemacetan di jalan. Akan lebih menarik jika ada objek yang terlihat kontras, seperti jalanan di sebelah super macet, tapi sebaliknya sangat lengang.

  • Foto sebanyak-banyaknya dengan cara candid atau diam-diam

Ini untungnya menggunakan kamera kecil. Banyak objek yang bisa dipotret secara diam-diam. Gambaran wajah dan gerak tubuh yang alami bisa lebih mudah muncul dibanding saat objek yang dibidik sadar ada kamera yang merekamnya. Dan, dengan banyaknya pilihan foto, kamu bisa memilih mana yang terbaik di antaranya.

  • Jika mungkin, dekati objek, jangan gunakan zoom

Gambar yang langsung dekat dengan objek biasanya menghasilkan pencahayaan dan warna yang lebih sesuai aslinya.

  • Memilih waktu pemotretan

Biasanya, waktu yang paling direkomendasikan adalah pagi hari atau sore menjelang matahari terbenam. Sebab, pencahayaannya alami dan terangnya memadai. Bagi yang masih awam, kamera apa pun yang digunakan pada waktu-waktu itu tetap akan memberikan efek sinar yang indah. Jadi, tak perlu repot mengatur pencahayaan.

  • Memperhatikan arah datangnya cahaya

Intinya, jangan sampai cahaya memberikan efek bayangan yang membuat objek jadi terlihat aneh. Misalnya saat siang hari, tiba-tiba ada bayangan semi hitam dari hidung pada pipi seseorang. Untuk mengantisipasinya, lihat arah cahaya berada. Atur posisi objek agar tidak memberikan efek cahaya yang membuat foto terlihat aneh.

  • Perhatikan komposisi peletakan objek yang dibidik kamera

Ini biasanya bisa diatur dengan membayangkan ruang jendela bidik dengan membagi jadi sembilan kotak imajiner. Istilahnya, rule of third. Coba bayangkan peletakan posisi objek utama tidak selalu di tengah, tapi misalnya di bagian kotak bagian bawah kiri. Cara ini akan membuat objek foto jadi terlihat lebih dinamis.

  • Atur posisi tinggi pemotret dengan objek bidikan

Posisi kamera bisa diatur sejajar, lebih rendah, atau lebih tinggi dari objek. Kamu bisa berdiri, jongkok, atau bahkan naik ke atas untuk membuat penekanan pada objek bidikan.

Nah, dengan aneka tips tadi kamu pasti bisa mendapat hasil yang maksi. Jangan lupa, rajin latihan. Makin sering kamu memotret, makin mahir pula kamu mencari objek kamera yang menarik. Selamat berburu dengan kamera minimu.

 


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY