Setiap kali pulang ke rumah orangtua, ada satu barang yang selalu saya protes. Mau tahu apa? Serbet! Hampir semua serbet yang ada di rumah orangtua saya memiliki bau tak sedap. Penyebabnya, antara lain karena disimpan di lemari kuno yang aromanya sudah tak sedap. Atau, terjadi kesalahan pada proses pencucian.

Karena gemas, semua serbet yang ada di rumah biasanya saya kumpulkan. Lalu, saya cuci sendiri! Langkah pertama yang saya lakukan adalah memisahkan serbet putih dengan serbet berwarna. Khusus serbet putih, sebelum dicuci saya rendam dahulu dengan cairan pemutih. Setelah setelah direndam, barulah saya bilas lalu dicuci dengan sabun deterjen cair.

Serbet

Jika tak ada cairan pemutih, Anda dapat menggunakan cuka putih untuk mengusir noda berminyak dari serbet. Teteskan cuka putih di dalam larutan deterjen. Diamkan sebentar, lalu bilas sampai bersih. Supaya telapak tangan tidak kasar, gunakan sarung tangan saat mencucinya.

Sementara serbet berwarna biasanya hanya saya rendam selama 30 menit dalam air yang sudah diberi sabun deterjen cair. Setelah itu saya jemur di bawah cahaya matahari hingga benar-benar kering.

Hal sama dapat Anda lakukan untuk menghilangkan aroma khas serbet baru. Serbet yang baru dibeli sebaiknya dicuci terlebih dahulu dengan cara merendamnya dalam air deterjen selama 30 menit. Setelah itu gunakan pelembut kain yang aromanya tidak terlalu kuat. Lalu, apakah Anda ada rencana membeli serbet baru?

Bila ya, ayo cek koleksinya di sini. Mumpung sedang diskon!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY