Awalnya saya sempat frustasi karena anak tetangga senang sekali mencoret-coret dinding flat saya dengan pensil. Setiap kali ia habis berkunjung, saya harus menghapus karya “masterpiece” buatannya agar tembok kembali bersih. Ini hal yang normal untuk anak berusia 2,5 tahun seperti anak tetangga saya. Menggambar di dinding memberi posisi yang nyaman karena ia dapat menggerakkan tangannya dengan leluasa.

Namun jika terus-terusan seperti itu, saya juga yang repot. Akhirnya saya dan ibunya mencari akal agar ia tidak lagi mencoret-coret di dinding. Kami beri ia buku gambar dan krayon. Sekarang ia tidak lagi menggambar di dinding.

Ya, anak-anak umumnya memang suka menggambar. Anda sebaiknya tidak melarang anak menggambar karena kegiatan ini dapat merangsang kreativitas serta melatih motorik halus.

Pada usia 25-30 bulan, mereka sudah mampu memegang krayon. Di usia 31-36 bulan, mereka dapat diajari menebalkan lingkaran serta mencontoh garis vertikal dan tanda silang. Sebelum anak lepas dari taman kanak-kanak, menggambar di dinding akan lebih menyenangkan daripada di meja.

Tapi Anda bisa menyiasatinya. Selain memberi buku gambar dan krayon seperti pengalaman saya, Anda juga bisa melapisi dinding dengan kertas karton yang lebar sehingga anak bisa puas menggambar. Ketika bidang kertas sudah penuh, Anda tinggal menggantinya dengan yang baru. Alternatif lain ialah menyiapkan penyangga untuk menaruh kertas gambarnya atau membiarkan ia menggambar sambil berbaring di lantai. Agar tidak masuk angin, gelar karpet bersih sebelum ia mulai menggambar.

Sesuaikan dengan usia

Memilih krayon sebaiknya disesuaikan dengan usia anak. Untuk anak berusia 1 tahun ke atas, krayon seperti My First Character Crayons dari Crayola cukup menarik perhatian saya.

Crayola 1

Krayon ini memiliki bentuk yang lucu sehingga akan menarik minat anak untuk menggambar. Anak-anak berusia 1-4 tahun biasanya masih sering belepotan ketika memegang sebuah benda. Nah, krayon ini cocok buat mereka karena mudah dihapus. Krayon juga bisa dicuci jika terkena baju batita Anda. Satu set juga terdiri dari 2 karakter sehingga bila bosan dengan krayon yang satu, anak bisa menggunakan krayon yang lain.

Sementara untuk anak yang sudah berusia 4 tahun, Crayola Dry Erase Travel Activity CTR, 24 lebih cocok.

Crayola 2

Anda bisa memberikannya kepada anak saat akan traveling ke luar kota agar ia tidak bosan di perjalanan. Anak berusia 4 tahun biasanya sudah tidak belepotan saat memegang sebuah benda sehingga krayonnya tidak akan mengotori mobil bila anak menggambar di dalamnya.

Meski begitu, Anda juga bisa membiarkan anak menggambar dengan Crayola Dry Erase Travel Activity CTR, 24 ini saat anak berada di rumah. Dengan begitu Anda tidak perlu berulang kali membelikannya buku gambar setiap kali kertasnya habis.

Satu set alat gambar meliputi papan gambar yang dapat dihapus dan digunakan kembali, 4 krayon yang bisa dihapus, penghapus, sebuah rautan krayon.

Lalu ada satu lagi alat gambar yang cukup menarik perhatian saya, Crayola Window Mega Markers.

Crayola 3

Spidol ini unik karena bisa dipakai menggambar pada media kaca. Jadi anak bisa berkreasi menggambar di jendela, gelas, cermin dan benda lain yang terbuat dari bahan kaca. Satu set Crayola Window Mega Markers terdiri dari 4 spidol berwarna dengan isi tinta yang cukup banyak.

Spidol juga aman untuk digunakan oleh anak berusia 3 tahun ke atas karena tidak beracun dan telah bersertifikat Non Toxin dari Art & Creative Materials Institute.

Saat ini ketiga produk dari Crayola tersebut sedang turun harga. Crayola My First Character Crayons yang semula Rp95.000 sekarang jadi Rp47.500. Crayola Dry Erase Travel Activity CTR, 24, turun harga dari Rp165.600 menjadi Rp82.900. Sementara Crayola Window Mega Markers yang harganya Rp87.500 kini menjadi Rp43.900.

Bila ingin mengetahui koleksi lainnya, Anda bisa menjelajahi link ini.


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY