Bingung menyikapi long weekend dalam Tahun Baru Imlek? Kalau iya, ini adalah saat tepat untuk detoks dapur. Inspeksi kebersihan peralatan dapur, alat masak dan kulkas. Jika ternyata sudah rusak, sekarang lah waktunya untuk menggantinya dengan yang baru!

Alasan utama mengapa Anda harus membersihkan dapur dan isinya adalah agar terhindar dari penyakit. Peralatan yang tidak bersih bisa menjadi media penularan penyakit seperti tifus, diare, bahkan cacingan yang kelihatannya sepele. Bila peralatan tersebut sudah tidak dapat dibersihkan, Anda sebaiknya langsung menggantinya dengan yang baru. Lalu, apa saja peralatan yang wajib didetoks?

best-way-to-clean-your-kitchen-knives

  1. Pisau

Anda tidak bisa menyangkal kalau pisau adalah peralatan dapur yang paling sering dipakai dan terkena kontak langsung dengan bahan makanan. Bila gaya hidup sehat menjadi resolusi Anda di tahun ini, Anda boleh mulai membedakan pisau untuk memotong bahan pangan mentah dengan makanan matang. Saat mendetoks, keluarkan semua pisau dari laci dapur atau mungkin dari tempat pisau yang terbuat dari kayu. Balikkan laci atau tempat pisau kayu dan goyangkan sedikit untuk mengeluarkan kotoran. Cuci dengan air panas dan sabun. Lubang yang terdapat pada tempat penyimpanan pisau bisa digosok dengan sikat kecil. Lalu bilas dengan air bersih.

Manfaatkan cairan pemutih rumah tangga untuk membersihkan sela-sela tempat penyimpanan pisau. Caranya, campur cairan pemutih dengan air. Takaran disesuaikan dengan petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan. Lalu isi sela-sela tempat penyimpanan pisau dengan larutan ini. Bilas dengan air bersih. Terakhir, keringkan dengan cara membalik tempat pisau.

OX-610 Oxone Bamboo Cutting Board

  1. Talenan

Selain pisau, talenan merupakan peralatan dapur yang sering kontak langsung dengan bahan makanan. Anda disarankan untuk memisahkan talenan sayur dan buah dengan talenan daging atau makanan laut. Lalu, buang dan ganti talenan plastik yang sudah banyak goresan dengan yang baru. Lubang goresan pada talenan plastik bisa menjadi tempat yang nyaman bagi bakteri. Jika talenan sudah menghitam, itu juga pertanda kalau talenan harus dibuang dan diganti dengan yang baru.

Gunakan talenan plastik untuk memotong daging. Lalu, talenan kayu untuk mengiris sayur, buah, roti, aneka bawang, dan makanan siap saji seperti roti. Anda disarankan untuk membersihkan talenan menggunakan air panas dan sabun. Lalu bilas dengan air mengalir. Kemudian keringkan dengan cara diangin-anginkan atau memakai tisu dapur.

12

  1. Spons cuci piring

Kuman pasti senang bersarang di spons cuci piring yang lembab. Jadi pastikan Anda tidak merendam spons dalam mangkuk atau wadah berisi air sabun sepanjang hari. Jika tidak, percuma saja Anda mencuci piring atau peralatan makan lainnya karena mungkin saja sudah tercemat patogen.

Mengingat kondisinya yang mudah tercemar kuman, spons merupakan barang wajib yang harus didetoks. Buang, lalu ganti spons yang sudah berbau tak sedap. Biasakan pula untuk mencuci spons yang sudah selesai digunakan dengan sabun pembersih yang mengandung pembunuh kuman. Bilas dengan air mengalir, jemur, keringkan, dan letakkan di tempat kering. Anda disarankan untuk menaruh spons di dalam wadah berlubang. Misalnya saja di tempat sabun batangan. Lubang pada sabun akan membantu meneteskan air yang masih terdapat di dalam spons.

blibli_goodgoods-automatic-dustbin-4l_full01-300x300

  1. Tempat sampah

Tidak sedikit orang yang menaruh tempat sampah di dapur. Penempatan tempat sampah di dapur akan membuat mereka lebih mudah membuang sampah bahan makanan. Sayang, tempat sampah mudah terkontaminasi mikroorganisme. Oleh karena itu, Anda harus mengosongkannya setiap hari dan membuangnya ke tempat sampah induk yang ada di luar rumah.

Saran lainnya ialah bersihkan tempat sampah secara rutin, khususnya bila terdapat sampah basah sisa bahan makanan. Agar tangan Anda tidak terkontaminasi mikroorganisme, gunakan tempat sampah yang diinjak dan tertutup. Pastikan Anda mengikuti saran-saran tersebut agar seluruh anggota keluarga terhindar dari penyakit diare dan tifus.

gunung-sari-intan_modena-kitchen-sink-ks-6100-tempat-cuci-piring_full01

  1. Bak cuci piring

Anda sering menunda mencuci piring dan tidak langsung membuang sisa bahan makanan pada piring yang akan ditaruh di bak cuci piring? Kalau begitu, Anda sudah harus mulai menghilangkan kebiasaan ini. Yep, bak cuci piring yang kotor merupakan tempat yang nyaman bagi bakteri.

Itu sebabnya Anda harus rajin membersihkannya. Ambil bahan pangan yang jatuh di bak cuci piring agar tidak ada kotoran yang menempel dan jadi sarang bakteri. Sikat seluruh permukaan bak cuci piring. Gunakan disinfektan untuk membunuh kuman. Bersihkan pula keran dan saluran pembuangan. Lemak bekas air cucian daging sering menempel di saluran pembuangan. Selain menyimpan kuman, juga bisa membuat saluran air mampet.

 

Untuk mengganti semua alat masak yang sudah rusak, Anda bisa membeli yang baru hanya tinggal klik di blibli.com.  dan jangan lupa untuk cegah kuman menyebar dalam tubuh Anda dengan Lifebuoy Shower Gel Konsentrat, eksklusif di Blibli.com!

lifeb-micrositeREVnew


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY