Bagi kalian para pecinta film Indonesia pasti sudah menunggu hadirnya sekuel kedua dari The Raid: Redemption yaitu The Raid 2: Berandal! Ternyata, nggak hanya di Indonesia, di Amerika Serikat pun, kehadiran film ini memang sudah ditunggu-tunggu, lho.
the_raid_2_berandal
Saat ditemui pada Gala Premier The Raid 2: Berandal di XXI Epicentrum Kuningan, Rabu, (26/3), Iko Uwais pun mengungkapkan jika antusias penonton The Raid 2: Berandal dalam rangkaian festival dan premiere di manca negara, termasuk Los Angeles di luar ekspektasinya.
Dirinya pun berujar jika tidak dapat berkata apapun saat melihat animo penonton yang ingin menonton film besutan Gareth Evans tersebut. β€œDi Los Angeles, antusiasme mereka di luar pemikiran kami, nggak bisa ngomong apa-apa,” ungkap Iko.

Persis seperti Iko Uwais, setelah menonton The Raid 2: Berandal, saya pun tidak bisa berkata apa-apa. Hanya tepuk tangan yang bisa saya lakukan. Perlu diakui jika kerja keras mereka syuting selama 7 bulan telah terbayar dengan film fantastis dengan adegan sadis. Ohya review filmnya akan saya tampilkan di tulisan saya berikutnya πŸ™‚
theRaid2-1231F
Apalagi saat adegan kebut-kebutan yang dilakukan di beberapa lokasi di Jakarta seperti Blok M dan kawasan SCBD, Sudirman. Tegang! Karena menurut saya, tidak ada film Indonesia yang pernah membuat adegan kebut-kebutan kelas dunia seperti itu.
raid2car
Saat lampu studio dihidupkan, para penonton di dalam studio saat itu pun langsung memberikan standing applause untuk 150 menit dalam ketegangan. Sukses!
Dalam Gala Premier tersebut, hadir juga beberapa bintang The Raid 2: Berandal lainnya seperti Arifin Putra yang bermain sebagai Uco, Oka Antara, Julie Estelle, dan Yayan Ruhian yang bermain dengan peran berbeda dari The Raid: Redemption.
photo 1

photo 2
Kabar baiknya, kelanjutan film dengan berbagai adegan brutal yang dibintangi aktor kawakan seperti, Tio Pakusodewo, Cok Simbara hingga Roy Marten ini sudah hadir serentak di Indonesia dan Amerika Serikat pada hari ini! Jadi, selamat mengantri!


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY