Kabar datang dari Volvo yang saat ini sedang gencar-gencarnya menggodok riset yang mampu menganalisis wajah agar bisa memperbarui sistem keamanan campuran. Yap, tenaga ahli perusahaan asal Swedia tersebut berujar jika sedang membangun sistem sensor yang modern, yang dikenal dengan sebutan Driver State Estimation.

Dengan menggunakan kamera dan cahaya infrared, terobosan yang dilakukan Volvo ini nantinya bisa mendeteksi arah mana yang sedang dilihat oleh pengemudi, bagaimana mereka membuka mata dan posisi alias angle kepala mereka.

Data yang tercatat dalam sistem ini juga akan digunakan untuk menganalisa kondisi pengemudi dan mengatur sistem keamanan secara otomatis. Seperti, membantu pengereman dan mengembalikan kendaraan berada pada jalur yang benar. Jadi, nanti sudah nggak bisa tuh, masuk jalur busway pakai Volvo. Karena, safety aids ini memang dirancang untuk bisa cepat bekerja jika pengemudi bergerak dalam keadaan apapun.
“Sejak mobil ini bisa mendeteksi pengemudi yang tidak mengacuhkan perhatian saat berkendara, sistem keamanan yang ada bisa lebih diadaptasi secara efektif,” ungkap salah seorang insinyur Volvo, Per Landofrs, seperti yang dikutip Leftlane.

Nggak hanya segi keamanan yang diusung, teknologi ini nantinya akan dikembangkan agar pengemudi bisa menyalakan lampu interior dan eksterior secara otomatis didasari gerakan wajah. Namun, diakui oleh Per, teknologi ini tidak didesain untuk mengambil gambar wajah pengemudi alias foto-foto dan juga sebagai alat pengawas.

Jadi, jangan harap bisa selfie pakai teknologi ini, ya.. Tertarik mencobanya? Sabar! Hingga saat ini, Volvo sedang mengetes teknologi dan melakukan riset tambahan agar teknologi ini bisa dipakai di tahun 2020. Dengan harapan, tidak akan ada pengemudi yang meninggal atau mengalami cedera serius jika mengendarai Volvo baru. Wah, support kalau begitu!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY