Akhir-akhir ini, Ibukota Jakarta selalu diwarnai cuaca cerah dengan matahari yang terik. Namun perlu diingat kalau hal itu nggak lantas membuat Jakarta terbebas dari bencana banjir, lho. Sebagai penduduk yang hapal betul kondisi Jakarta yang rentan banjir, kita musti tau kalau hujan sedikit saja, sungai bisa meluap.
Belum lagi dengan banjir kiriman yang selalu menghantui daerah Ibukota. Plus, dalam cuaca cerah pada siang hari seperti saat ini membuat curah hujan akan meningkat pada malam hari. Duh! Lalu, apa ya yang harus kita persiapkan untuk antisipasi banjir saat sedang berkendara di jalanan?
Cara-Penanganan-Mobil-Mogok-Karena-Banjir
Rifat Sungkar, seorang atlet sekaligus pemerhati otomotif Indonesia, punya beberapa saran yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendaraan mogok akibat banjir, ataupun supaya tidak menambah kerusakan pada kendaraan Anda.
Berikut adalah tips mobil hadapi banjir! Menurut Rifat, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

1. Periksalah filter udara kendaraan Anda
Sebenarnya filter udara ini berfungsi sebagai penyaring dan pembuang debu dari udara yang akan masuk ke mesin. Apabila filter udara ini berada dalam keadaan kering, maka ia dapat berfungsi dengan baik. Tetapi dalam keadaan basah, Rifat menganalogikannya seperti seorang manusia yang bernafas, tetapi hidungnya ditutup oleh perban yang basah, jadi, akan sangat menyulitkan. Hal yang sama juga terjadi pada kendaraan anda. Oleh karena itu kalau filter udara anda basah, maka kendaraan anda akan mogok, kalaupun dapat menyala maka kinerja mesin tidak akan maksimal.
filter mobil

2. Periksalah kabel busi kendaraan Anda
Saat ini, memang sudah banyak kendaraan yang kabel businya waterproof. Tetapi tetap tidak menutup kemungkinan air akan tetap masuk di sela-sela kabel tersebut. Apabila kabel busi dalam keadaan basah, pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah meniupnya hingga kering. Biasanya setelah kering dan dipasangkan kembali ke busi, kendaraan anda akan dapat kembali menyala.

3. Apabila banjir yang anda lewati cukup tinggi, maka ada kemungkinan ECU (Electronic Control Unit) kendaraan Anda terendam air
Dalam keadaan seperti ini, sebaiknya anda tidak mencoba untuk menghidupkan kembali kendaraan anda, karena besar kemungkinan akan menyebabkan korsleting di sistem kelistrikan. Kendaraan sekarang, biasanya sistem kelistrikannya sudah terintegrated, sehingga akibat satu kerusakan, bisa menyebabkan kerusakan komponen yang lain. Dalam kasus seperti ini, sebaiknya kendaraan anda diusahakan untuk langsung dibawa ke bengkel untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
siap-siap, ecu!

“Pada saat anda mogok, biasanya kita akan merasa panik ataupun bahkan kesal atau marah. Tetapi, sebaiknya anda harus tetap tenang, sehingga bisa melihat permasalahan kendaraan anda dan sekaligus mengambil keputusan yang tepat, sehingga tidak semakin merugikan diri anda” kata Rifat.

Bagaimana, siap menerapkannya? Karena, berbagai keperluan otomotif yang diperlukan mobil anda juga tersedia lho di Blibli.com! So, let’s check it outKlik disini!

xhapro-oto-c1c.jpg.pagespeed.ic.wMgWBoMhmC

 


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY