Pulau Sempu

Bagi saya perjalanan ke Pulau Sempu adalah salah satu perjalanan terberat yang pernah saya tempuh. Rasanya sudah seperti naik gunung haha…jadi kali ini saya ingin menulis tentang Pulau Sempu yang terletak di kota Malang. Menurut saya, perjalanan ke Pulau Sempu itu tak biasa. Kamu tidak bisa dimanjakan dengan berbagai transportasi yang biasanya selalu ada. Pulau ini memang menarik dan telah menjadi potensi wisata. Namun memang belum ada trek khusus untuk pergi kesana. Terbayang dong seperti apa..

Jangan takut, dan jangan malas setelah saya menulis seperti diatas. Saya bisa katakan dengan jujur, ya, kamu memang perlu ekstra effort untuk kesana. Apa itu effortnya? Tenaga dan kesabaran. Apalagi dari awal kamu sudah berjanjian untuk backpacking trip. Dan setidaknya kamu juga tahu bagaimana membangun tenda, karena tidak ada penginapan sekalipun disana. Yah Pulau Sempu ini sepertinya diperuntukkan untuk kamu yang gemar berpetualang dengan medan yang tak biasa.

Dari kota Malang, ada rute panjang yang harus kamu tempuh. Selain 12 jam lebih naik kereta dari Jakarta. Pulau itu masih jauh dari pandangan. Ok, disini kamu bisa naik angkot dari Arjosari dan dilanjutkan naik bus. Tapi karena saya sudah sedikit kelelahan duduk di kereta ekonomi, akhirnya saya bersama TasKecil memilih untuk sewa angkot. Sesampainya di Sendang Biru saya baru memulai perjalanan menuju Pulau Sempu.

Tapi perlu diingatkan lagi, ekstra energi adalah hal yang sangat dibutuhkan. Jadi apabila kamu terlalu letih dan mau dilanjutkan esok pagi, terdapat banyak penginapan di Sendang Biru. Tarifnya cukup murah, hanya Rp 100.000 per malam. Dan satu hal lagi, ketika kamu sampai di pulau tersebut, hal pertama yang kamu perlu lakukan adalah membuat tenda. Saya sendiri tidak mempunyai perlengkapan tersebut. Penyewaan di kota Malang juga banyak, dan biasanya mereka sudah tahu harus meminjamkan tipe tenda yang seperti apa. Kalau tidak mau pakai tenda, ya, silahkan kamu digigiti nyamuk dan serangga yang tak diinginkan hihi..

Menelusuri rimba, menuju segara anakan- pulau sempu - jenar aribowo - awan tenggara - travel writing - travel writer - backpacking - backpacker
Medan jalan yang berat menuju Sempu. Photo by wista.kompasiana.com

Dari pantai Sendang Biru menyebrang dengan perahu selama 15 menit perjalanan. Disini akan memakan biaya Rp 200.000 plus dengan pemandu. Kalau kamu ingin ke Pulau Sempu tidak akan diizinkan untuk sendirian menyebrang kesana. Sekali lagi karena medan yang berat, dan kontur tanah yang berlumpur. Pemandu berfungsi untuk mengetahui jalan mana yang akan baik dilewati jika keadaan tanah sedang tak kondusif.

Setelah sampai kamu akan trekking selama dua jam menuju Segara Anakan. Jangan lupa untuk membawa minum secukupnya. Karena kamu akan haus luar biasa. Dan bawa barang jangan terlalu banyak, karena itu hanya akan tambah menguras tenagamu saja. Serta lepas saja alas kaki yang ada, karena bisa saja putus atau rusak. Lebih baik telanjang kaki. Dan akan lebih terasa enteng. Sesampainya di Segara Anakan, segala lelah akan terbayar dengan pemandangan cantik yang sekejap menghilangkan stres yang ada. Warna biru laut yang bening dan tertutup ini menjadikan perjalanan yang tak terbayarkan. Saya bisa menempuh itu semua, bagaimana dengan kamu?

pulau-sempu-10
Indahnya Pulau Sempu

Sudah pasti kalau kamu berkunjung ke pulau seindah Sempu kamu pasti ingin mengabadikan momen yang indah. Saya pun tidak mau ketinggalan kamera saya. Apabila kamu ingin membawa kamera yang terbilang mahal, cobalah untuk membawa tas khusus kamera dari National Geographic ini. Apalagi tas ini anti air.

aneka-foto_national-geographic-w-5051_full01

 


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY