Gunung-Rinjani-National-Park--Indonesia

Yuk ke Rinjani, Blibli readers!

Bosan pasti kalau saya review mengenai pantai melulu. Maklum saya ini lebih ke “anak laut” kalau jalan-jalan. Tapi bukan berarti saya tidak suka dengan dataran tinggi, mungkin sebagian pendaki gunung mengincarnya gunung Cartenz Pyramid atau Jaya Wijaya di Irian Jaya. Kalau saya tidak kesitu arahnya, melainkan ke pegunungan Tibet hehe.. namun bukan berarti gunung-gunung tinggi di Indonesia tidak menarik dan cantik. Banyak sekali saya dengar cerita pendaki yang memberi beberapa pilihan untuk dijelajah, salah satunya Gunung Rinjani di Lombok, NTB.
Semua yang sudah pernah ke Rinjani selalu berkata datang kesana kisaran Juli – Agustus selain curah hujan yang hampir tidak ada iklim cuaca juga tidak dibawah 12 derajat Celcius. Jangan takut kalau angin akan kencang ketika kamu berada di puncak. Setidaknya kamu tidak perlu memakai jaket tebal selama perjalanan.
Banyak hal yang bisa kamu lihat selain panorama di puncak Rinjani, kamu bisa berhenti di danau Segara Anakan, dimana tempat ini sudah menjadi kewajiban untuk kamu kunjungi. Disana kamu bisa berkemah dan memancing ikan mujair serta ikan carper. Belum lagi kamu akan melihat penduduk Lombok yang masih sering melakukan ritual berendam di danau itu. Suatu adat istiadat yang masih kental pada pedesaan Indonesia.
Nah seluruh perjalanan kamu bisa dilakukan dalam 3 hari 2 malam. Banyak rute yang bisa kamu ambil. Kalau dari Rute Senaru kamu menempuh perjalanan tanpa jeda selama 7 jam. Atau kamu bisa mengambil rute desa Semabalun Lawang. Untuk mencapai puncak dari arah danau kamu harus berjalan kaki mendaki dinding gunung sebelah barat yang setinggi 700 meter, wow! Dan menaiki pegunungan setinggi 1.000 meter  yang ditempuh 7  jam lagi (wow lagi!). Tapi memang agak berat menaiki gunung Rinjani ini, medan pasir, batu, tanah, sekitar 200 meter harus ditempuh dengan kesabaran tinggi hehe…tapi semua itu akan terbayar kok ketika kamu sudah berada di puncak gunung. Terbayar dengan panorama Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa. Semua terlihat dengan jelas..
Peralatan pun juga tidak bisa sembarang untuk menaiki sebuah gunung. Di Blibli.com ada beberapa barang yang bisa kamu beli untuk melengkapi kebutuhan mendaki gunung. Terutama juga untuk keselamatan diri masing-masing. Dibawah ini ada beberapa contoh barang yang bisa kamu bawa untuk perjalananmu:

peragro_maglite-s4d016r-hangpack-4-cell-d-mag-black
Maglite Hangpack 4 Cell D

Senter sudah menjadi benda wajib yang dibawa apabila kamu ingin camping. Senter selalu berguna untuk menerangi jalan di malam hari atau lumpur-lumpur yang membahayakan di depan kita. Maglite dengan hemat energi dan tahan air berfungsi high intensity light beam dan spot-to-flood. Senter canggih ini juga dilengkapi dengan lampu cadangan di bagian tailcap.

peragro_leatherman-mut-multi-tools
Leather Man Multi Tools

Kamu tau apa saja bisa terjadi ketika kamu sedang mendaki. Entah itu nyangkut dahan, atau tali yang terbelit, apa saja. Maka kamu sangat membutuhkan alat pemotong serba guna. Di Blibli banyak menghadirkan banyak merek, salah satu rekomendasi saya adalah Leather Man Multi Tools. Terbuat dari bahan besi yang kuat, alat serbaguna ini MOLLE sheats dan removable titanium pocket clip.

la-cassa_reduce-flask-vacuum-insulation
Reduce Flask Vacuum Insulation Bottle

Untuk mengurangi pembuangan plastik di gunung, cobalah kamu membawa botol untuk bisa menyimpan air panas ini. Menikmati kopi di puncak gunung tidak perlu lagi harus membakar api unggun, tapi seduh kopi dari air yang tersimpan di Reduce Flask ini sambil menikmati panorama yang indah tanpa merusak lingkungan. Dengan teknologi Vacuum Insulation, botol ini dapat menahan panas lebih lama dari botol biasanya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY