Chloe-Moretz-in-Carrie-2013-Movie

Kadang sebuah kejahilan bisa mengakibatkan bencana. Pernah nggak sih kamu berpikir kalau saja salah satu teman kamu yang depresi akibat terus di-bully akhirnya melakukan sesuatu yang brutal dan menelan jiwa? Itu bisa saja terjadi. Bahkan kasus seperti itu sudah banyak. Ingat penembakan anak sekolah di Amerika? Nah hal-hal itu bikin bulu kuduk kita berdiri bukan?! Salah satu contoh relevan dengan kasus itu adalah film Carrie. Film ini adalah remake dari tahun 1976 yang merupakan adaptasi novel berjudul sama karya Stephen King.

Carrie menceritakan tentang seorang remaja bernama Carrie yang dibesarkan oleh ibu yang religius, menghabiskan masa remajanya di sekolah menengah dengan tak dikenal siapapun. Suatu hari, Carrie menstruasi dan mengeluarkan darah banyak di kamar mandi gym sekolah tersebut. Alhasil, ia menjadi bahan olokan, dan videonya tersebar di Youtube. Carrie yang merasa tersakiti tak dapat perlindungan dari ibunya. Keluarga Carrie percaya ini adalah sesuatu malapetaka, ia justru dikunci di lemari barang yang sempit. Saat itulah, Carrie mengeluarkan suatu tenaga yang membuat seluruh rumah bergetar.

Setelah kejadian itu, ia mencari apa yang terjadi pada dirinya. Ternyata Carrie memiliki telekinesis. Sang ibu yang mengetahui ini mengira ia mengidap penyakit setan. Setelah kejadian video tersebar di Youtube itu, anak-anak populer tersebut terkena hukuman dan bisa terseret di pengadilan. Melihat kejadian seperti ini, anak-anak populer itu merencanakan dendam kepada Carrie. Mereka akan membuat Carrie malu setengah mati di pesta prom night nanti. Mulailah proyek itu dimulai. Pertama Carrie diyakinkan untuk diajak oleh pria yang sangat digemari di sekolah agar ia mau datang. Kedua, kemenangan Carrie sebagai Prom Queen juga sudah diatur. Hari itu pun tiba. Carrie dengan segala masalah keluarga dan kehidupan sosialnya tak menyangka akan berakhir sengsara. Malam prom itu menjadikan malam yang mengerikan..dan penuh darah..

Ok, jadi sebaiknya kamu lanjutkan saja ceritanya dengan menonton di bioskop ya hehe..

Film yang diarahkan oleh Kimberly Peirce (Boys Dont Cry, dan Stop-Loss) tetap setia dalam alur novel aslinya. Yang ditambahkan hanya setting yang modern saja, termasuk versi penyebaran video di film versi 37 tahun lalu, yang tentu belum mengenal internet dan kanal media sosial semacam Youtube.

Selain itu tentu  Carrie yang diperankan oleh Chloe Grace Moretz (sebelumnya tampil di Kick Ass dan Hugo) ini memang menjadi tantangan sendiri baginya, menurutnya film ini dulu sangatlah membuat gempar di tahun 70-an. Chloe ketika ditawarkan ia tak ambil pikir dua kali. Kita lihat saja aksinya nanti di layar lebar yang baru saja dirilis di jaringan bioskop di Indonesia. Oh satu lagi, dulu aktris kawakan Sissy Spacek menjadi sangat terkenal akan perannya sebagai Carrie yang dulu. Bisa kebayang kan betapa serunya film ini?

Kenapa saya tiba-tiba membahas film, karena sekarang di Blibli bersama BCA Klikpay menggelar program “BCA KlikPay Deal!” menjual voucher menonton di Blitz Megaplex. Semakin hari semakin mudah saja untuk menonton, kita tak perlu lagi menitip teman, atau berjuang macet-macetan untuk beli tiket. Apalagi jika membeli order online saja di Blibli.com! Ayo siapa yang mau nonton teror horor baru bersama saya?


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY