Kelebihan dari Oli Sintetik

Memilih Oli Mobil
Via - Otomart

Yes otofriends dewasa ini, pabrikan oli semakin banyak menawarkan berbagai jenis oli sintetik. Kondisi ini seiring dengan perkembangan teknologi mesin menuntut jenis oli yang lebih stabil dan minim penguapan.

Saat ini berbagai merek oli sintetik pun beredar di pasaran dengan berbagai merek dan harga. Seperti yang bisa dipantau di Blibli.com, mulai dari merek dalam negeri seperti Pertamina ataupun merek luar, kadang membuat bingung untuk dipilih mana yang harus dibeli.

Liqui Moly Special Tec AA 5W 30 Oli
Liqui Moly Special Tec AA 5W 30 Oli

Oli sintetis pada dasarnya merupakan pelumas yang dibuat  bukan dari mineral minyak bumi. Cairan pelicin komponen mesin ini merupakan pelumas yang terbuat dari senyawa kimia buatan. Bahan dasar oli sintetis ini dibuat dari komponen yang berasal dari minyak bumi dan diproses dan dimodifikasi secara kimiawi, bukan langsung dari minyak mentah yang ditambang dari perut bumi.

Amsoil Signature 5W 30
Amsoil Signature 5W 30

Proses produksi yang lebih rumit dan komplek tentu berimbas pada harga jual yang lebih mahal. Namun hal tersebut sepadan dengan keunggulannya di antaranya adalah :

  1. Viskositas atau kekentalannya lebih stabil pada suhu yang cukup ekstrim baik suhu rendah maupun pada suhu yang tinggi.
  2. Memiliki unsur kimia yang lebih stabil dibandingkan dengan oli biasa.
  3. Lebih tahan terhadap penguapan, oksidasi dan minyak lumpur.
  4. Mampu meningkatkan perhitungan ekonomis pada penggunaan bahan bakar.
  5. Mampu menekan terjadinya tumpukan minyak lumpur (sludging), sehingga dapat  meminimalisir terjadinya penyumbatan pada mesin yang menggunakan oli sintetis.
  6. Rentan waktu penggantian oli lebih panjang dibandingkan dengan oli mineral. Efeknya jeda penggantian oli lebih panjang sehingga oli ini lebih ramah lingkungan.

CEK DISINI DAN PILIH OLI SINTETIK TERPERCAYA DAN ORIGINAL HANYA DI BLIBLI.COM

Fransiskus Prakoso

internet, camera & automotive enthusiast, sometimes sunday morning ride. 🙂

Latest posts by Fransiskus Prakoso (see all)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY