UP vs FuelBand

Jawbone UP vs. Nike FuelBand, wearable sports paling kece yang ada di pasar sekarang. Untuk yang belum pernah mengetahui mengenai kedua gadget ini, mereka adalah gadget, dalam bentuk gelang, yang digunakan untuk mengukur gerak. Mereka berisi pedometer, yang merupakan sensor pengukur jumlah langkah pada dasarnya. Tapi bukan hanya itu, bila diperhitungkan dengan jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan, maka yang dihasilkan, kedua alat ini bisa menghitung tidak hanya langkah, tapi juga kalori terbakar, yang kemudian dengan sosial media dan komunitasnya.

Lalu, apa bedanya Jawbone UP dengan Nike FuelBand?

Selain dari nama dan brand yang memanufakturnya, ternyata, perbedaannya cukup signifikan. Pertama dari bentuknya. Mereka berdua mengandung bahan dari karet yang membuatnya elastis dan sama-sama tahan (sedikit) air. Nike FuelBand terlihat lebih netral dengan pilihan warna karena menghadirkan hanya warna hitam, ice black dan ice white. Sedangkan Jawbone UP menghadirkan pilihan warna yang lebih berani selain hitam dan abu-abu, ada juga biru dan merah. Bentuknya yang melingkar di tangan juga berbeda. FuelBand menutup rapat dengan bagian penyambungnya juga merupakan USB port, sedangkan UP sengaja tidak menyambung kedua ujungnya.

Metode sinkronisasinya juga sangat berbeda. FuelBand memberikan pilihan untuk menghubungkan melalui bluetooth atau USB. Sedangkan UP, hanya melalui sambungan headphone, itu lho, port yang juga kita gunakan untuk earphone, headphone atau output suara lainnya.

Kompatibilitasnya juga berbeda. FuelBand menawarkan sinkronisasi melalui Mac/PC (USB) dan aplikasi di iOS (Bluetooth). Sedangkan UP hanya menawarkan lewat aplikasi di Android dan iOS.  Lihat perbedaannya? USB, Bluetooth untuk FuelBand, dan ketersediaan Android untuk UP. Tidak ada yang menyediakan semuanya.

Nah, masuk ke cara kerjanya, sebenarnya, hampir sama, mengukur kecepatan, arah, lama gerak. Tapi ternyata, perhitungan sebenarnya, kalau tidak di kalibrasi, bisa sangat berbeda. Dua hari pertama saya menggunakannya, UP menghitung langkah hampir 2 kali lebih banyak dibandingkan FuelBand. Sebenarnya sih bisa di kalibrasi, dengan benar berjalan, menghitung langkah dan memasukannya secara manual berapa langkah sebenarnya yang kita ambil,.. tapi kan…  Males 😛

UP punya keunggulan lebih dalam beberapa fitur, yang tidak dimiliki FuelBand. Kemampuan menghitung kualitas dan waktu tidur. Bahwa manusia dewasa harus memiliki kualitas tidur setidaknya 6 jam sehari (anak-anak 8 jam). UP membantu saya mengukurnya, dan ternyata kurang! Begitu juga kualitas tidur. Karena UP itu kita pakai saat tidur, kita aktifkan ke mode tidur, UP juga akan merekam pergerakan dan menentukan betapa tenangnya tidur kita dari gerakan yang kita lakukan selama tidur.

Satu lagi kelebihannya adalah kemampuan merekam makanan. Walaupun kita harus memasukkannya secara manual (atau mungkin memfotonya), tetap kita bisa melihat berapa kalori yang dibakar, dan kita konsumsi. Bisa merepotkan sih, tapi .. lucu kan?

Cara recharge-nya pun.. beda

Up Charging

Kadek

Kadek

Kadeko - Football for live, listen to Punk Rock and a "Red blood and White bones" person. A day without laughs is wasted for me.
Kadek

32 COMMENTS

  1. Neh barang nya sih ga keren secara design fisik, tapi very unique..
    Fitur-fiturnya yang keren.. Bener-bener gadget yang dibutuhin buat monitor keseharian, baik olahraga, makan dan kebiasaan…
    Fun banget kalo di combine dengan iOS ato Android…

    Dan denger-denger mau launchinge eksklusif cuman di blibli neh..??

  2. jawbone up dah muncul tu produknya di blibli!! tpi kok review dari web2 gadget luar kurang bagus ya.. nunggu fitbit aja deh.. kapan ya ada di blibli..

  3. Kebetulan sudah/sempat pake 2-2nya sekaligus hehe .. Memang membingungkan mau pilih yg mana secara masing-masing ada plus minusnya. Karena bingung sy jual 2-2nya .. Mana yang laku belakangan sy pake .. kebetulan Jawbone UP-nya laku duluan. Andai Jawbone UP bisa display jam, sy tidak akan bingung menentukan pilihan heuw heuw heuw …

    • Saya juga, kebetulan Jawbone UP yang dibeli di luar negeri lagi rusak, jadi gak dipake dulu, tapi customer servicenya mantab, disaut lwt twitter, kita liat dia mau benerin atau gak. Sekarang lagi pake FuelBand, …. dan FitBit Flex

  4. Mas kebetulan up saya baru sebulanan juga rusak nih, ud email support disuruh soft reset ga bisa juga. Battery cepet abis
    Gmn upnya? Ud ada solusi blm? Thx

  5. Dikirim barunya via us langsung ke indo mas? Soalnya dia jg mau ganti baru (ud email2an) nah dia blg ga bisa langsung kirim ke indo, mesti ke alamat di us (kalo ada tmn ato sodara) nah baru ntr suruh kirim ke indo gitu solusi buat saya.. Apa sama juga mas? Thx

  6. Bro mau nanya,gw udh lama pake fuel band first generation..baru2 ini main path..ini kok ga bisa di post ke path ya ? Versi software path n fuel band udh paling baru..ktnya otomatis tp ga ada ? Meski pun saya sering goal ..mohon dibantu makasih

  7. Udh bro,udh unlink ampe udh delete path install ulang ..begitu jg aplikasi nike fuel ..dia ngpost sekali doang pas pertama di link ke path sesudah itu enggak lagi ? Saya udh sync terus udh goal tp ga ke post jg di path..yg ada simbolnya cuman fb sama twitter ?? 🙁

  8. Mas ario, sya bingung bagus nya mana ya, antara jawbone up dan samsung gear fit, soalnya ragu apakh ke 2 nya bisa syncron dgn hp sya (htc one mini android 4.4.2). Mohon saran nya ya mas,

  9. kalau blibli tidak jual nike fuelband yaa? mau tanya kalau nike fuelband tidak mau dicash dan panas pada saat dicash gimana yaa solusinya???

LEAVE A REPLY