Museum_Nasional_Indonesia
photo courtesy by www.wikipedia.org

Nah kamu sebagai warga Jakarta yang baik, sudah pernah belum kepikiran untuk keliling Jakarta? Bagaimana kalau lagi musim libur begini kita coba sediakan dua hari untuk keliling museum. Mungkin ada yang terpikir, “Ah buat apa ke Museum di Jakarta” kata-kata ini sering saya dengar sepanjang saya bertanya mengenai hari libur kepada orang-orang. Eits jangan salah, Pemda Jakarta sekarang sudah banyak memperbaiki museum kita yang dulunya-memang saya akui-tidaklah nyaman untuk dikunjungi. Banyak hal baru yang dapat kita temukan, contoh: di Museum Wayang kini sudah ada bioskop 3D mengenai cerita wayang Bharata. Seru bukan?

Bagi saya ke museum itu mengenal kembali sejarah ibukota saya sendiri, bahkan sejarah nusantara kita, tidak hanya sekedar mozaik klasik suatu masa. Dan selain kita bisa menikmati benda-benda bersejarah, ilmu pun menjadi bertambah seperti menghubungkan kita ke sebuah pintu dari setiap zaman ke masa zaman lainnya.

Dulu waktu saya SD tur keliling, ibu dan bapak guru sering kali berkata seperti “Ke museum itu nambah ilmu kamu” dan yang ada dari kebanyakan anak kecil kata-kata itu hanya masuk kuping kanan, keluar kuping kiri hehe..saya baru sadar itu ketika lulus kuliah, waktu itu sekedar iseng pergi merambah museum-museum di Jakarta bersama teman, ternyata saya banyak masukan yang selama ini hanya saya lupakan begitu saja.

Jadi, daripada harimu kosong dirumah saja, bagaimana kalau kamu mencoba beberapa museum di Jakarta bersama teman-teman. Oh iya, ingat museum di Jakarta semua tutup pada hari Senin. Jam operasi rata-rata dari pukul 8:00 – 15:00 WIB dan uang masuk berkisar dari Rp2 ribu hingga Rp10 ribu. Yuk kita mulai!

JAKARTA UTARA

Museum Bahari Dan Menara Syahbandar
Museum ini sangat menarik bagi saya, satu karena model gedung yang masih urunan VOC jaman dahulu dan sangat klasik. Gedung ini dulunya digunakan oleh VOC untuk gudang penyimpanan merica, teh, kopi, dan beberapa hal berharga lain menurut kompeni itu. Menara Syahbandar sendiri digunakan untuk melihat kapal besar masuk dari laut sampai ke sungai Ciliwung. Museum ini dipenuhi dengan model perahu tradisional, fotografi, dan berbagai peralatan maritim.

Museum Bhakti ‘Antara’
Museum yang satu ini sering terlupakan bagi orang-orang, atau kata lebih tepatnya ‘kurang menarik’. Tapi menurut saya, kamu harus coba kunjungi museum ini. Museum yang mengenai sejarah press dan jurnalis di Indonesia. Seperti cara penyebaran berita Proklamasi ke seluruh nusantara, koleksi kamera dan mesin ketik oleh Adam Malik (penemu agen berita lokal Antara), berbagai artikel sejarah mengenai agen berita di Indonesia, dan motor antik digunakan sebagai penyebaran berita. Satu kata buat museum ini: langka.

Museum Sejarah Jakarta
Kalau kamu yang gemar dengan sejarah bangunan dan tata kota, paling tepat mengunjungi museum satu ini. Ada 23 ribu artikel mengenai awalnya dibangun Batavia, ya walaupun tidak semua diperlihatkan, tapi setidaknya kamu akan tahu dulu jalan Sudirman aslinya seperti apa. Dan disana terdapat pula meriam tua warna perungggu asal Portugis, yaitu Si Jagur, yang dijadikan objek sakral bagi suku Jawa dulunya.

sony-power-bank-cp

Selagi jalan-jalan asyik sudah pasti dong kamu membawa smartphone milikmu. Mengambil momen isi dari museum itu atau sekedar berfoto bersama dengan teman-temanmu. Sepengalaman saya, saya selalu bawa power bank kemana-mana. Maklum banyak sekali momen yang nggak mau saya lewatkan.  Untuk itu kamu jangan lupa bawa Sony Power Bank untuk mencegah batere kamu sampai mati. Nggak mau dong, tengah jalan-jalan baterai kamu habis, untung Sony power bank ini berkapasitas baterai 3500 mAh. Power bank ini bisa kamu beli di Blibli.com

 

 

JAKARTA PUSAT

Museum Nasional
Yang satu ini adalah jagoan saya, selain museum ini mempunyai 115 ribu objek yang di koleksi, setiap tahunnya ada perbaikan dan kemajuan dalam koleksinya. Semua koleksi itu menyangkut pra-sejarah manusia, arkeologi, etnografi, koleksi keramik terbesar di Asia Tenggara, tekstil, emas dan beberapa harta karun lainnya, koleksi sejarah, geografi, koin dan uang di Indonesia.

Museum Gedung Joang 45
Semua yang kamu perlu tahu mengenai pergolakan kemerdekaan RI tahun-45, siapa saja pahlawan nasional kita yang berjuang untuk memerdekakan Indonesia. Uniknya, lantai mozaik yang ada itu masih asli dari era perjuangan tersebut.

Museum Muhammad Husni Thamrin
Museum ini adalah tempat dimana kamu akan mengetahui segala informasi pemimpin kita M.H Thamrin dari segala bentuk foto dan berbagai dokumentasi. Terdapat pula patung Thamrin yang sesuai dengan aslinya. Gedung ini dibangun pada tahun 1800an, dibeli oleh M.H Thamrin pada tahun 1929 sebagai tempat pertemuan penting, berbagai pergerakan telah lahir dari gedung ini, termasuk menyanyikan lagu Indonesia Raya pertama kalinya.

 

JAKARTA SELATAN

Gedung Dua8
Museum ini dipersembahkan oleh Dea Sudarman, sang traveler dan pembuat film dokumenter di tahun 2001. Gedung ini menghadirkan berbagai koleksi artefak budaya, budaya seperti dari Kalimantan Timur, Flores, Maluku, Sulawesi, Timor, NTT, dan Papua. Koleksi tersebut meliputi topeng, tombak, tameng, tekstil, sampai objek ritual.

Museum Al-Qur’an
Bagi saya museum ini menarik sekali, memiliki koleksi Qur’an sebanyak 150 jenis dan sebagian datang dari berbagai belahan dunia seperti dari Saudi Arab, Jepang, Jerman Barat, dan Taiwan. Belum lagi ada Qur’an dari 1450 sebelum masehi yang terbuat dari kayu. Nice!

Museum Layang-layang
Nah ini bagi saya unik sekali, kalau kamu bosan dengan hal-hal berbau sejarah dan perang, kamu bisa ke Museum layang-layang. Layaknya balik ke masa kecil, museum ini dipenuhi dengan layang-layang dari berbagai kota di Indonesia dan indah sekali setiap desainnya. Walaupun awal mula sejarah Layang-layang itu berasal dari Cina, namun layang-layang adalah salah satu trademark anak Indonesia.

Taman Mini Indonesia Indah
photo courtesy by www.worldtourismbeauty.blogspot.com

JAKARTA TIMUR

Taman Mini Indonesia Indah
Pendapat saya, TMII adalah salah satu hiburan yang sangat edukatif yang terdapat di Jakarta. Sering kali saya kesini dan saya pun masih terhibur dengannya. Terutama berbagai museum budaya setiap pulau dan kota yang ada yaitu Museum Indonesia. Tapi kalo favorit saya selalu museum Perangko, Purna Bhakti Pertiwi, dan Museum Serangga.


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY