Wisata di Jakarta – Part 1 & 2

  • kota tua

Sudah dua kali saya menulis artikel tentang museum di Blibli. Pertama mengenai museum mana saja yang wajib kamu kunjungi (artikel: Jalan-Jalan Yuk ke Museum) dan kedua, ulasan mengenai Komunitas Historia Indonesia. Kombinasi itu cocok untuk kamu coba. Karena bersama Komunitas Historia kamu akan banyak menambah ilmu yang tak tertulis (atau bahkan yang kamu lupa dari pelajaran sejarah dulu). Sungguh sebuah pengalaman yang tak terbayarkan.

Seperti biasa, teori itu tidak bisa dirasakan. Kita tak akan percaya atau mengetahui sesuatu apabila kita tak mengalaminya. Maka saya mempunyai ide lain. Sebenarnya ini ide biasa saja, tapi ide ini mungkin jarang dilakukan ‘penduduk kota’: jalan-jalan naik kendaraan umum ke museum. Ya, di artikel kali ini saya akan membahas kembali jalan-jalan ke museum. Saya tak akan pernah bosan mempromosikan salah satu obyek wisata di Jakarta ini karena memang betul-betul menyenangkan.

Dari saran-saran saya sebelumnya, museum di Kota Tua adalah tujuan pertama yang harus kamu kunjungi. Lalu daripada saya bercuap-cuap saja di tulisan, kenapa saya nggak membuat videonya. Jadi Blibli readers juga ikut menikmati perjalanan saya. Sekalian memberi informasi untuk mengundang rasa jalan-jalan kamu semua hehe…

Baiklah, saya mulai saja perjalanan saya. Ini merupakan bagian pertama dalam jalan-jalan saya. Di video saya berkendara bersama Trans Jakarta. Menurut saya, kendaraan umum ini yang masih bertaraf nyaman untuk saya kemana-mana. Selain cepat (walau suka agak sesak karena penuh) busway murah dan sudah mempunyai jalur yang dapat kita capai dengan mudahnya. Lalu pergilah saya ke kota menggunakan Trans Jakarta dari arah Blok-M.

Terhindar dari macet, setengah jam saya sampai di Kota Tua juga. Kamu tahu banyak hal yang menarik disini. Jaman gedung Batavia yang terus dipelihara ini selalu menjadi daya tarik tersendiri. Sebelum ke museum saya mencoba jalan-jalan sekelilingnya (mohon jangan pedulikan klakson dan deretan mobil ya). Berderet gedung-gedung tua yang dijadikan tempat dagang ini juga menarik untuk kamu perhatikan (sebelum menuju lokasi tujuan; museum). Sstt bahkan banyak yang kelihatan angker loh..

Tujuan pertama saya yaitu ke Museum Bank Mandiri. Berisi sejarah mengenai bank-bank di Indonesia. Terutama pada peralatannya, contohnya berbagai mesin ketik tua yang dipajang secara kreatif disana. Lalu pada basement sebagai tempat penyimpanan cetakan uang, emas (tentunya bohongan), dan berbagai peragaan orang pada saat dulu bertransaksi. Tapi yang saya paling suka adalah nongkrong di kafenya. Kapan lagi sore-sore menikmati kopi hitam dengan pemandangan sentral kota yang klasik?

Kemudian saya mengintip sebentar ke Stasiun Jakarta Kota. Disana kamu akan banyak menemukan hal klasik yang tetap di pertahankan oleh pihak Kereta Api Indonesia (KAI). Namun -ya, sayangnya- banyak sekali sampah. Positifnya, saya banyak menemukan sudut untuk difoto dengan bagus hehe..

Perjalanan ke lokasi ketiga, saya langsung menuju pusat dimana orang-orang sering berkunjung. Selain Fatahillah, saya sangat menyukai Museum Wayang. Kebanggaan warisan Indonesia yang sudah sedikit memudar ini benar-benar unik. Di museum ini banyak menghadirkan wayang dari berbagai era dan dari berbagai daerah di Indonesia. Apalagi sekarang mereka memiliki studio mini untuk pertunjukan film 3D. Akhiri kunjunganmu dengan menonton kisah legenda Indonesia.

Selagi saya mengendarai sepeda onthel yang disewakan disana untuk keliling, timbul ide untuk bertanya kepada pengunjung setempat. Saya penasaran dengan apa yang tercetus di benak mereka tentang tempat wisata di Jakarta. Ternyata jawaban terbanyak mengenai museum. Di urutan kedua lebih kepada kuliner dan Ancol. Jawaban mereka memberi saya senyuman pada akhir perjalanan saya di Kota Tua. Ternyata masyarakat Jakarta masih memiliki niat untuk jalan-jalan di kotanya sendiri. Mengulangi pernyataan saya tadi, ya, niat adalah segalanya. Selagi kita masih mempunyai niat, semua pun akan terjadi. Begitu juga dalam menyiapkan rencana jalan-jalanmu. Betul?

Selamat menikmati Jalan-jalan di Museum Kota Tua. Setelah menyaksikan video Part-1, saya akan mengajak Blibli Readers menuju Galeri Indonesia Kaya (GIK) : Pengetahuan Indonesia di tengah Mall Jakarta!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY