DSC_6677

Halo Blibli Friends!

Awal tahun 2014 ini kamu sudah memiliki sebuah rencana liburan yang seru. Tapi bagaimana buat kamu yang tinggal di Jakarta dan belum mempunyai rencana apapun? Banyak sekali ide meriah yang tak memerlukan budget yang membengkak namun masih bisa menciptakan keseruan tersendiri. Di artikel berikut ini saya coba share ide-ide liburan buat yang tetap tinggal di kota. Ayo, make it hip while it last. Tidak hanya menjelang penutup tahun, awal tahun  pun jangan jadikan harimu biasa saja. Keluar, dan nikmati tourism spot yang ada di Jakarta.

Dulu saya pernah membuat artikel mengenai jalan-jalan di museum se-Jakarta. Eits tunggu dulu… jalan-jalan ke museum bukanlah hal yang ‘basi’ atau outdated. Di artikel terdahulu saya memang menyarankan museum apa saja yang kamu harus kunjungi. Namun di artikel kali ini sedikit berbeda.

Bergabung dengan komunitas Historia jawabannya. Itulah yang membuat berbeda. Kenapa? Karena komunitas ini akan memberikan nuansa jalan-jalan ke museum yang tak pernah kamu alami sebelumnya. Kamu akan disuguhkan pengetahuan yang tak tertulis di museum tujuan dan kamu akan mendapat pengalaman baru bersama KHI (Komunitas Historia).

Sebelum saya menuju poin dari artikel ini, yuk saya ajak kamu untuk ‘berkenalan’ mengapa kamu harus mengunjungi museum. Semua berawal dari seorang sejarawan, aktivis pelestarian sejarah dan budaya, Asep Kambali. Asep yang sering disebut ‘heritageprenuer’ dan ‘historyprenuer’ dan juga disapa ‘guru sejarah keliling’ memiliki kekhawatiran besar untuk para generasi muda yang akan amnesia sejarah. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya, kenapa bangsa ini tidak pernah besar, karena tidak mau menghargai sejarah,” jelasnya tegas ketika saya melakukan wawancara.

9a

Dengan bara semangat yang ia selalu hadirkan, kini KHI sudah merekrut 23.000 anggota yang sudah tersebar di dunia. Tapi apa yang kita bisa ketahui mengenai KHI ini yang begitu well known di Jakarta? Salah satunya adalah Jakarta Heritage Trails. Program ini menciptakan cara efektif dan edukatif melalui perjalanan ke museum-museum di nusantara. Bahkan dalam program ini mereka juga mengadakan tour de busway, Marunda Jejak Si Pitung, Jejak Arab di Batavia, dan masih banyak lagi. Tapi ada satu tur KHI yang menangkap perhatian saya sekaligus menjadi favorit yaitu program Night@The Museum.

Di tur ini kita diajak keliling Museum Mandiri, Fatahillah, Prasasti, pada malam hari. Selain edukasi sejarah, kita diajak makan malam di museum (terutama di museum Mandiri), tematik dress code, sampai menonton film klasik di dalam museum. I can say this is exciting experience!

KHI yang sudah menjalani kerjasama dengan berbagai media sebagai narasumber telah membawa banyak perhatian publik. Dengan motto “Membangun kesadaran sejarah & budaya” Asep Kambali bersama KHI terus berjuang untuk menyadarkan masyarakat Indonesia agar terus mengenal sejarah negeri sendiri. Seperti apa yang ia kutip di website KHI, “(Karena) untuk menghancurkan sebuah bangsa tidak perlu membombardir negara tersebut. Cukup hancurkan ingatan (sejarah) generasi mudanya.” Saya pun mengangguk mengerti. Maka dari itu saya ingin mengajak Blibli Friends untuk menikmati museum dengan cara yang lebih menyenangkan. Terutama generasi sekarang yang terus menempel dengan gadget-nya. Yuk kita kenali lebih jauh sejarah bangsa kita!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY