Prosesor berbodi besar lengkap dengan monitor pastinya boros tempat. Kalau kamu tinggal di apartemen tipe studio atau dua kamar, ruangan tentunya akan terasa makin sempit bila ditambah dengan prosesor seperti itu. Gak usah kecewa, kamu bisa menyiasatinya dengan prosesor mini GIGABYTE BRIX GB-BXBT-1900.

IMG_7313

Dengan ukurannya yang hanya 10,5 x 11,5 x 6 sentimeter, BRIX GB-BXBT-1900 pun dikategorikan sebagai ultra compact PC. Coba kamu bandingkan dengan prosesor biasa yang ada di rumah, bodi ultra compact PC ini pasti jauh lebih kecil kan!? Saking kecilnya, kamu bahkan bisa menaruhnya di atas telapak tangan tanpa khawatir jatuh. Dengan BRIX, kamu juga bisa lebih hemat tempat karena monitornya bisa menggunakan TV LCD layar datar yang ada di rumah.

IMG_6955-01

Meski berukuran kecil, soal performa, BXBT-1900 bisa kamu andalkan untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hiburan rumahan, lho. Saya sendiri sudah membuktikannya. Mulai dari,

Performa

BRIX GB-BXBT-1900 bukanlah ultra compact PC pertama GIGABYTE. Sebelumnya, mereka telah merilis model high-end yang mengusung prosesor Haswell. Sementara untuk model yang ini, GIGABYTE memasang prosesor Intel Celeron J1900 yang mempunyai empat inti prosesor. Ultra compact PC yang menggunakan J1900 kecepatannya bisa mencapai 2,4GHz. Untuk mendukung performa prosesor ini, GIGABYTE menyediakan pula memori DDR3 berkapasitas 2GB. Sedangkan grafisnya ditunjang oleh Intel HD Graphics.Bicara soal storage, ultra compact PC ini memakai SSD Samsung yang kapasitasnya 120GB.

IMG_0785

Beda dengan seri high-end, BXBT-1900 tidak mendukung mSATA drives. Model ini juga tidak dilengkapi dengan sistem operasi. Tapi kamu bisa menginstalnya sendiri. Kami telah mencoba mengunduh Windows 10 pada prosesor ini dan berhasil.

Desain

Mirip seperti pendahulunya, BXBT-1900 memiliki bentuk kotak yang sederhana. Namun, aplikasi warna hitam matte pada kelima sisinya serta hitam mengilat pada bagian atas ultra compact PC ini membuatnya terlihat mahal dan modern.

IMG_7310

Ukurannya juga tidak terlalu besar sehingga bisa dipegang dengan satu tangan. Bagian atas terlihat minimalis dan bersih karena hanya ada tombol ON/OFF lengkap dengan lampu LED dan logo GIGABYTE.

IMG_7291 IMG_7305 IMG_7307 IMG_7309

Bagian depannya lagi-lagi terlihat bersih, cuma ada selot USB 3.0. Di sisi kiri tersedia sebuah port VGAΒ  dan headphone/microphone. Sedangkan di sisi kanannya hanya ada sebuah kipas berukuran mini. Bagian belakang terlihat cukup penuh karena terdapat port HDMI, LAN, USB 2.0, dan DC in.

Kesimpulan

Ultra compact PC ini merupakan pilihan tepat buat kamu yang gak pengen mejanya terlihat penuh. BRIX GB-BXBT-1900 juga cocok buat kamu yang senang nonton, main game ringan dan mendengarkan musik. Untuk menonton, kamu bisa mengambil film yang ada di YouTube atau USB. Ketika menonton Film World War 2 dengan konten yang diambil dari USB, gerakan yang terlihat di film terlihat cukup mulus, jelas, dan tidak patah-patah. Hasil yang sama juga tampak saat prosesor digunakan untuk menonton FIlm World War 2 dari YouTube di TV LCD 32 inci. Namun, jika menonton film dari YouTube, kamu mesti memastikan kalau koneksi Wi-Fi-nya stabil.

IMG_6958-01

Kualitas suara yang dihasilkan BXBT-1900 juga cukup bagus. Kami mengujinya dengan headset Audio Technica dan speaker monitor Roland CUBE-20x. Ternyata suara yang dihasilkan cukup jernih, keras dan jelas. Di mata kami, ultra compact PC ini lumayan oke untuk bekerja, nonton, mendengarkan musik, dan main game. Bicara soal kualitas dan harga, keduanya pun sesuai dengan performa yang diberikan oleh sebuah ultra compact PC berprosesor Intel Celeron J1900.

Mau tau hargaΒ GIGABYTE BRIX GB-BXBT-1900? Klik disini!

Jarvis

Addicted to gadget and tech. My main gig is writing clear, concise, and compelling web copy that demands attention. I love playing with my son, indoor or outdoor at the weekend.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY