Saya kembali lagi nih untuk melaporkan tren mode dari panggung Indonesia Fashion Week 2013 yang telah berlalu. Kali ini, teknik print atau cetak motif kembali merajai tren mode dari tahun ke tahun. Tren yang nggak ada matinya ini memang cendrung muncul dalam berbagai gaya berbeda setiap tahunnya. Mulai dari gaya tribal animal print hingga motif houndstooth khas Skotlandia semuanya terangkum dalam ajang yang diselenggarakan pada 14-17 Februari 2013 lalu ini. Nggak sempat menyambangi ajang ini? Jangan khawatir, berikut liputannya. Have fun gorgeous people!

Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Gregorius Vici

Pada hari pertama, gelaran print dimulai dari koleksi Gregorius Vici yang mengusung gaya pop pada motif print yang diterapkan. Berbagai pilihan warna biru pastel, hijau sampai dengan fuschia terlihat banyak mendominasi keseluruhan rangkaian koleksi. Styling tabrak motif yang dilakukan pada hampir semua perpaduan kemeja, outerwear serta rok dan celana menambah kesegaran pada koleksi Gregorius Vici. Motif polkadot dan gaya digital graphic yang diterapkan pada koleksi, makin menegaskan gaya fun dan cute yang diusung.

Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Malik Moestaram
Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Ivan Gunawan
Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Ivan Gunawan

Lain halnya dengan cetak motif yang dipersembahkan Malik Moestaram. Motif flower print dalam gaya Edwardian dengan nafas desain Eropa membuat koleksinya terkesan elegan dan sangat lady-like. Kombinasi flower print dengan permainan dimensi pada tekstur kain, membuat keseluruhan koleksi terlihat lebih anggun dan cocok untuk ajang high tea serta perhelatan sosialita yang glamor. Motif flower print juga muncul pada koleksi Ivan Gunawan, dipadu dengan motif stripes yang cheerful dalam paduan warna-warni pastel.

Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Marga Alam
Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Melinda Looi
Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Hengky Kawilarang

Animal print menjadi salah satu andalan dari koleksi Marga Alam, Hengky Kawilarang dan Melinda Looi walau masing-masing menerapkannya dalam interpretasi yang berbeda. Snake skin print muncul dalam koleksi Marga Alam dengan tampilan keseluruhan dan warna nude yang lebih anggun dan feminin. Sementara cetak motif leopard print hadir dalam koleksi Melinda Looi dengan nafas tribal dan paduan gaya yang lebih eklektik. Sementara, Hengky Kawilarang menyuguhkan berbagai tampilan print ‘gado-gado’ atau beragam motif yang berbeda. Dari mulai permainan animal print seperti leopard skin, peacock feather, flower print hingga jenis motif abstrak, you name it, semua bercampur padu dalam satu koleksi yang menggunakan berbagai permainan jenis bahan dari mulai beludru, satin crepe hingga sifon.

Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Stephanus Hamy
Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Auguste Soesastro

Stephanus Hamy dan Auguste Soesastro sama-sama menampilkan cetak motif tradisional dengan arahan gaya rancang yang lebih modern. Masing-masing sama-sama menerapkan berbagai motif tenun tradisional Indonesia dalam gaya busana yang lebih ready to wear dan realistis. I really love this kind of combination, what about you guys?

Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Sofie

Lalu, apakah Anda akrab dengan motif houndstooth? Motif khas Skotlandia ini awalnya tercipta dari hasil tenunan benang hitam dan putih yang juga memiliki nama lain dog’s tooth atau gigi anjing. Motif ini muncul dan meramaikan koleksi Sofie dalam gaya yang khas. Sofie menampilkan sisipan motif houndstooth dengan garis rancang tribal yang dipadu dengan gaya modern yang kental.

Gelaran Tren Mode Print Dari Indonesia Fashion Week 2013
Friederich Herman

Sementara Friederich Herman juga tak ketinggalan nih ‘menyisipkan’ cetak motif pada salah satu koleksinya. Cetak motif hitam putih pada atasan slit-thorugh dengan efek mirroring ini muncul dalam styling yang dipadu dengan celana pendek berbahan kulit sintetik, sehingga menjadikan aura urban vibe-nya lebih terasa.

Untuk Anda yang tidak ingin ketinggalan tren dapat mencoba menerapkan teknik print dalam berbagai gaya busana Anda. Jangan khawatir, semua bisa Anda dapatkan kok di Blibli.com bahkan tanpa harus keluar rumah. Hanya perlu diingat bagi Anda yang belum pede dengan padanan tabrak motif, Anda dapat mengaplikasikannya pada salah satu atau dua elemen busana saja.

tre batik vests merah unguteabag deco v dress blackteabag silky printed sleeveless purple dress whitestella luna floral wedge heels yellowbuttercup shoes samantha leopard

Jadi, beramai-ramai para perancang Indonesia Fashion Week 2013 lalu mengusung berbagai gelaran print atau cetak motif. Bagaimana dengan Anda? Tergoda untuk mencoba?


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY