Busan, Korea Selatan
Saya bersama Kenes Andari di jantung kota Busan

Selain kota ini bersih sekali dan tertata rapi, pengunjung dapat mengandalkan sistem transportasi yang serba cepat dan nyaman di Busan. Andalan saya adalah subway (mereka menyebutnya metro line) dan bus nomor 1003. Rute bus ini mengajak kita ke semua pelosok Busan. Dan selalu berhenti di setiap stasiun subway. Jadi, menurut saya, alangkah lebih lengkap ketika kamu merasakan kota Busan dengan menaiki transportasi disana, lebih murah (Rp7000 – 12.000) dan aman dibanding taksi yang (maaf) menyetirnya lebih β€˜kacau’ dari sini.

Busan Street

Jangan bingung ketika sudah sampai di bandara Gimhae, cepat-cepatlah ke informasi turis terdekat, ambil peta dan langsung membuat daftar jalan-jalan kamu dengan cermat. Jujur saja, banyak hal yang menarik dari Busan. Dari pasar tradisional, berbagai jenis taman, pantai, sampai shopping center (ini yang paling diincar bukan?!). Sebaiknya apa yang menjadi prioritas lebih baik didahulukan, sehingga hari-hari terakhir lebih mengarah ke jalan-jalan santai.

Temple of Dawn

The Unforgettable Sightseeing

Setelah lelah berburu belanja, saatnya kamu mencari pemandangan dan pengalaman yang tak terlupakan. Dimulai dengan Busan Tower dan cultural shopping center-nya. Area yang berada di bukit tengah kota, beserta kuil yang sederhana namun indah, adalah salah satu spot yang wajib dikunjungi. Lalu ada Headong Yonggusa Temple, terletak di laut timur Busan, di pinggir bukit laut. Tempat ini terkenal dengan orang menanti matahari terbit, dan terbukti benar, saya melihat sunrise seperti lukisan yang menganggumkan. Tidak terlupakan Gwangan Bridge yang bisa melihat dua kota besar sekaligus dengan diantaranya adalah lautan lepas.

UN Memorial Cemetery
UN (PBB) Memorial Cemetery

Pergi ke barat sedikit kita akan menemukan Busan Museum, dimana ada 25.000 artifak mengenai sejarah, budaya, dan kostum folk Busan disana. Jalan keluar sedikit dari museum ada UN (United Nation) Memorial Cemetery. Tempat ini dilarang berbicara, dimana kita akan merasakan kesunyian yang menenangkan serta tempat yang luas dan suara jalanan yang menjadi kedap suara.

Lalu ada Haeundae Beach, disini merupakan favorit spot turis mancanegara. Bagaimana tidak, ketika tahun baru, mereka mengadakan Busan Sunrise Festival. Ketika matahari terbit di hari pertama pada tahun baru, semua orang berkumpul melepas balon-balon atau lampion yang diisi dengan wish list. Ini merupakan tradisi yang mereka lakukan setiap tahunnya. Apalagi makanan di pantau terkenal murah. Penginapan dengan berbintang tiga sampai lima pun berjejer. Apalagi tepat didepan pantai ini ada Busan Aquarium, dimana ini adalah Ocean Themed Park terbesar di Korea. Dengan menaiki subway dari pantai ini kearah Centum City, kamu akan menemukan Shinsegae Dept Store, Busan Museum of Art yang canggih, Busan Cinema Studios yang dapat memberikan kita tur kecil ke studio pembuatan film-film mereka, serta yang paling penting adalah gedung penyelenggaraan Busan International Film Festival yang besar dan minimalis. Tidak ada kata tidak takjub melihat ini semua.

Busan Aquarium
Busan Aquarium

Apabila kamu tidak memiliki waktu yang cukup, kamu bisa ambil Busan City Tour, menaiki bis double deckker keliling kota Busan bersama pemandu yang mampu berbahasa inggris (mengingat penduduk Korea banyak yang tidak mengerti bahasa Inggris). Banyak sekali yang akan kamu temukan di Busan, dinamika kehidupan dan hiburan yang melebur menjadi satu sangat terasa. Dan banyak sekali yang kamu juga harus perhatikan, mungkin belajar sedikit bahasa mereka sebelum pergi, uang yang cukup, serta jangan sakit hati apabila mereka menubruk kamu ketika sedang berjalan, karena mereka tidak akan minta maaf sekalipun kepada kita. So, Enjoy Busan with a Big Heart!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY