CIMG1190

Busan merupakan salah satu kota turis yang menjadi andalan di negara Korea Selatan. Kalau pendapat saya, Seoul memang menacapkan sebagai ikon hiburan paling hits di Korea, tapi tunggu dulu, kota Busan juga tidak kalah dalam menawarkan keseimbangan antara cultural experience dan entertainment yang menakjubkan. Satu hal yang unggul dari Busan yaitu mereka tidak tergesa-gesa dalam semua hal (apapun itu bentuknya) dibandingkan Seoul. Jadi ketika kamu memilih Busan sebagai daftar wisata sebaiknya diberi waktu seminggu untuk menulusuri kota metropolitan ini, in fact, dalam dua minggu Busan dapat memberikanmu the unforgettable moments.

CIMG1428

Shopping Time!

Bila kamu seorang shopaholic, saya sarankan lebih baik datang ke Korea ketika lagi sale season. Banyak sekali merek-merek terkenal yang jatuh harga sampai toko-toko kecil yang ganas dalam menawarkan harga menggiurkan. Tetapi ingat, all this can be tricky. Kamu harus pintar menahan nafsu. Kenapa? Banyak sekali tempat belanja disini yang menjual barang-barang unik dan para desainer lokal yang tidak kalah menarik. Jadi, saran saya, lebih baik kita untuk menelusuri terlebih dahulu tempat-tempat belanja, tetapkan apa saja yang diincar, baru diputuskan apa saja yang akan dibeli. Berbagai tempat belanja juga banyak menawarkan barang yang sama namun berbeda harga (aneh memang). This is why I suggest you to take it slow.

Nampodong Street
Nampodong Street

Nampodong adalah surganya tempat belanja. Terletak di Yongdusan, hampir tengah kota dekat Busan Port International. Layaknya pasar baru namun lebih mendapat sentuhan modern. Sebut saja merek-merek terkenal yang tidak ada disini, Evisu, The Face Shop, Doc Marten, sampai Uniqlo. Tiga jalan panjang dan beberapa blok bisa kamu jelajahi. Brand lokal, sampai kafe-kafe unik membuat kita selalu ingin beli kopi walau tidak haus. Masih di Nampodong ada Gukje Market dan BIFF (Busan International Film Festival) Square. Disinilah kamu bisa mendapatkan baju-baju trendi dengan harga miring. Satu lagi, sebaiknya kamu datang pada saat musim panas. Kenapa? karena ketika winter mereka hanya menjual baju-baju hangat walau bergaya. Sehingga untuk di Indonesia akan jarang digunakan.

Untuk para wanita yang gila sepatu dijamin kamu akan ‘kalap’. Boots-boots disini memberikan kita banyak pilihan, harga yang sekisar 150 hingga 300 ribu sudah membuat kita bergaya seperti orang lokal. Apalagi kamu pasti merasa tertantang, wanita-wanita disana tidak ada yang tidak bergaya walau terkadang cuaca mencapai minus lima. Skirt, sweater, coat, imitation fur coat, syal, you name it, you got it!

CIMG1242

Masih kurang? Ada Nampo dan Gwangbok Underground Shopping Center. Dengan panjang hampir tiga kilo, kamu akan lebih puas mencari baju atau celana incaran. Disini semuanya merek lokal. Harga termurah bisa mencapai 5000 won (Rp35.000) untuk sebuah atasan yang hampir sekelas Zara, Topshop, dan Mango. Saya juga diberi tahu, ketika kita menemukan dept. store seperti Lotte Dept Store atau Shinsegae (by the way, Shinsegae merupakan department store terbesar di dunia), coba dilihat barang apa saja yang diinginkan, karena kemungkinan besar ada di beberapa tempat yang saya sebutkan diatas. Tricky but fun!

CIMG1195

Masih belum puas? Pergilah ke daerah-daerah yang dekat dengan universitas terkenal. Mereka memasang harga mahasiwa. Dan hiburan pun lebih bernuansa anak muda. Contohnya, tempat Karaoke yang bisa dilihat dari luar, game center yang besar-besar, hingga restoran yang bermacam dan unik. Satu lagi, jangan takut bila kamu sering menemukan diantara gedung ada seperti ruko namun tidak banyak plang dan banyak tangga, seakan itu tempat ‘gak bener’. Ternyata banyak sekali tempat belanja yang lucu-lucu disana, bahkan saya menemukan tempat vintage store dimana mereka menjual terbilang murah, seperti syal Burberry dihargai dengan 15.000 won ( Rp105.000) saja. Semua itu ada di Kyunsung dan Meoyodong.


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY