Punya cita-cita menjadi pebalap yang berlaga di ajang Formula mewakili Indonesia? Nah, Sean Gelael yang merupakan satu-satunya wakil Indonesia di Formula 3 punya cerita seru tentang tim yang berada di balik aktivitas balap yang satu ini!
Yap, setelah melewati seri pembuka di Silverstone, Sean Gelael bersama dengan Tim Jagonya Ayam with Carlin Dallara – Volkswagen memang punya harapan untuk dapat memperoleh hasil yang lebih baik di seri kedua, Kejuaraan Formula 3 Eropa, yang akan berlangsung di Sirkuit Grand Prix German, Hockenheim.

Tentunya, tidak hanya Sean yang berharap untuk mendapatkan hasil yang baik. Tetapi, harapan juga datang dari orang-orang yang berperan besar dalam olah raga profesional ini. Terdapat 3 orang yang fokus 100% menangani mobil balap Sean.
Mereka adalah Jose Lopez, race engineer untuk Tim Jagonya Ayam with Carlin, lalu ada Joe Ssebakka, mekanik pertama, dan Stephen Chiles sebagai mekanik kedua. Selain itu masih ada Mark Owen, Chief Engineer yang bertanggung jawab terhadap 6 kendaraan dari Tim Carlin, Tim Manager Gary Bonnor, ditambah lagi dengan dua orang teknisi.

Tidak hanya sampai disitu, tim Manager Gary Bonnor berujar bahwa masih ada lagi personil-personil lainnya yang bertanggung jawab dalam seluruh kegiatan Tim Carlin, termasuk di dalamnya adalah tim yang berkiprah di GP2, GP3, World Series by Renault dan Formula 3 Inggris.
“Terdapat dua orang yang bertugas mengurusi terowongan angin di kantor pusat kami, lalu ada manajer bengkel, satu orang yang bertanggung jawab terhadap pembelian suku cadang, ditambah lagi dua orang public relation, dan tiga orang di bagian administrasi. Terakhir, tentu saja Trevor Carlin, pimpinan kami!” ucap sang manajer.
Sean Gelael - Exercise 2Sean Gelael - Exercise 1
Jadi, total ada setidaknya 21 orang yang terlibat dalam menempatkan Sean Gelael di lintasan dan membuatnya kompetitif. Selain itu Sean Gelael juga punya dukungan dari pihak-pihak di Indonesia yang bekerja siang malam untuk membuat Indonesia memiliki wakil di Formula 3.
Maka tidak heran apabila Formula 3 disebut sebagai cabang olah raga profesional, dan Gary Bonnor sangat mencintainya. “Saya mengenal Trevor pertama kali adalah pada saat saya bekerja di tahun 1994. Kemudian saya bergabung dengan Tim Carlin pada tahun 1998.” kata Gary.

Mau lihat koleksi balap formula yang dimiliki blibli.com? Klik disini!

“Pada awalnya saya hanyalah tukang sampah dan pembuat teh. Tetapi kemudian saya berhasil menjadi teknisi ke dua dan karir saya terus meningkat sampai sekarang,” ungkapnya.
“Formula 3 adalah awal dari segalanya bagi Carlin. Dari sudut pandang teknis, khususnya yang berhubungan dengan pengembangan mobil, Formula 3 merupakan kejuaraan yang unik. Selain itu para pebalap di level ini juga masih harus terus belajar, yang akan sangat berpengaruh pada karier mereka. Saya sangat menyukai apa yang saya lakukan” tambah Gary.

Well, apakah dedikasi dari berbagai pihak tersebut akan terbayar di Hockenheim akhir pekan nanti?

Kadek

Kadek

Kadeko - Football for live, listen to Punk Rock and a "Red blood and White bones" person. A day without laughs is wasted for me.
Kadek

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY