Berantakan Sih, Tapi Itu Bagian dari Proses Eksplorasi Si Kecil

Di usia 2 tahun, si Kecil Dimas tampak tidak bisa diam dan selalu mondar-mandir. Ada saja yang dilakukan oleh anak kedua dari tiga bersaudara ini. Misalnya saat Moms Ana akan menggoreng telur dadar, Dimas pasti selalu ingin ikut serta. Tanpa diminta, ia akan membantu sang Moms mengocok telur di dalam mangkuk.

Di satu ketika, kala Dads Wawan hendak mencuci motor, dengan langkah kecil, Dimas sibuk mengisi ember kecil dengan air dari keran dan membasuh motor Dads menggunakan sabun. Ia juga tidak ketinggalan sibuk waktu Dads Wawan memandikan dan memberi makan burung peliharaan di rumah. Bahkan saat Moms Ana akan pergi bekerja, Dimas akan membantunya memilih pakaian yang akan dikenakan ke kantor.

Berantakan, sudah pasti. Apalagi ketika Dimas membantu mencuci motor dan memandikan burung. Air berceceran di mana-mana, begitu juga busa sabun. Tapi Dads Wawan dan Moms Ana tidak marah. Mereka tetap mendampingi Dimas dalam bereksplorasi sambil terus mengawasi dan tidak lelah memberikan contoh yang baik dan benar.

“Kalau lihat Dimas bereksplorasi, kadang muncul rasa khawatir dia sakit karena kuman atau terlalu lelah, untuk menepisnya, saya selalu dampingi dan dukung aktivitasnya dengan asupan nutrisi bergizi,”kata Moms Ana.

Moms, dalam materi presentasi dokter spesialis anak, Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi, menyatakan jika si Kecil yang berusia 2 tahun memang gemar bereksplorasi. Meski yang dilakukan masih berantakan, namun itu adalah bagian dari proses belajar dan berarti positif bagi tumbuh kembang anak. Bahkan ketika si Kecil berusaha membantu Moms memilih pakaian.

“Moms bisa juga membiarkan anak berdandan dengan memakai baju-baju dewasa. Berikan beberapa topi anak-anak, rok, sepatu dan lain-lain, dan biarkan ia memilih sendiri mana yang akan dipakainya,” kata dokter Soedjatmiko.

Agar si Kecil tetap aktif bereksplorasi, Moms perlu memastikan asupan nutrisinya. Menurut pakar gizi Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc., si Kecil yang aktif memerlukan nutrisi spesifik seperti protein dan kalsium. Ini penting bagi pertumbuhan otot dan tulang si Kecil, sementara zat besi untuk mendukung fungsi kognitif dan konsentrasinya.

Selain itu, ia juga membutuhkan vitamin A, C, E, D selenium,Zat Besi dan zink. Zat gizi ini penting untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh anak, agar selalu terlindungi dari berbagai penyakit infeksi. Tentunya si Kecil juga membutuhkan asam lemak omega-3 & omega 6.

Di samping makanan sebagai sumber energi dan zat gizi lengkap, Moms perlu pula memastikan kekebalan tubuhnya optimal. Menurut dokter Tati, saluran cerna merupakan organ kekebalan tubuh terbesar. Agar pencernaan tetap terjaga, sebaiknya si Kecil kerap mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri baik.

Bakteri baik ini berfungsi menyeimbangkan ekosistem dalam saluran cerna manusia dengan menekan pertumbuhan bakteri jahat. Karena itu, si Kecil perlu memperoleh bakteri baik dari makanannya seperti susu pertumbuhan atau makanan lain yang mengandung bakteri baik. “Salah satunya adalah bakteri baik Lactobasilus rhamnosus yang manfaatnya terbukti menjaga kekebalan tubuh si Kecil,” kata beliau.

Nah, Moms bisa mendukung perkembangan si Kecil dengan memberikan Dancow Advanced Excelutri Plus. Moms bisa dapatkan hanya di Blibli.com. Manfaatkan gratis ongkirnya dan beragam cara pembayarannya juga ya Moms.

Ayo Blibli Sekarang!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY