Banyuwangi Here We Go! (Perjalanan ke Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran)


20131228_051129
Desember kemarin saya bersama tim Taskecil menjelajah Banyuwangi. Kota ini terus mengundang perhatian saya untuk dikunjungi. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Kali ini saya menuju Kawah Ijen untuk melihat fenomena api biru dan Taman Nasional Baluran.

Bisa saya katakan apabila kamu merencanakan ke tempat ini perlu persiapan yang matang. Alasan pertama, karena kota ini sangat jauh letaknya ditinjau dari diri saya yang tinggal di Jakarta, yakni di ujung pulau Jawa. Sebenarnya banyak pilihan transportasi menuju kesana. Saya sendiri lebih memilih kereta api. Karena prinsip saya selalu backpacking, kereta merupakan sarana yang paling cocok. Dan satu hal lagi, bilamana kamu backpacking, maka kesabaran adalah modal utama. Mengapa? Karena kalau total perjalanan saya mencapai 50 jam lebih di perjalanan selama 5 hari itu. Sebenarnya bisa saja lebih cepat, tapi demi menghemat biaya dan merasakan esensi perjalanan, kami pun rela bersabar dengan kereta ekonomi AC. Lagi pula saya berpergian tidak sendirian, tapi ada teman-teman seperjalanan sehingga tak akan terasa panjang.

Adapun persiapan itu adalah tiket kereta dari satu kota ke kota lainnya serta tiket balik. Lalu penginapan di lokasi tujuan serta perhitungan dana untuk transportasi. Untuk masalah kendaraan awalnya kami sempat bingung karena informasi yang didapat sangat minim. Namun saya tak menyerah, saya bertanya kepada teman-teman saya yang sudah pernah pergi kesana. Hal kendaraan bagi saya sangat krusial mengingat dari lokasi satu ke lokasi lainnya berjauhan.

Nah dibawah ini adalah daftar barang yang penting untuk dibawa:

1. Sandal / sepatu gunung
2. Lampu senter
3. Jaket tebal
4. Topi kupluk
5. baju dalam (tipe long john untuk menahan cuaca dingin)
6. Tas carrier
7. Sarung tangan
8. Scarf

Daftar diatas adalah hal penting yang dibawa ketika kamu ingin naik ke Kawah Ijen. Karena apabila kamu ingin melihat fenomena api biru perlu datang diatas jam 12 malam dan dinginnya bisa mencapai 10 derajat. Ketika saya sampai langsung kontak dengan guide setempat karena ini sistemnya wajib ditemani guide yang sudah piawai menjaga tamu yang datang. Waktu yang ditempuh dari bawah hingga puncak kawah mencapai dua jam lebih. Lalu kamu turun lagi ke daerah belerang dengan menempuh bukit yang terjal selama satu jam setengah. Setelah itu kamu bisa menikmati fenomena api biru. Jangan lupa juga bawa masker untuk menutupi asap belerang yang menusuk hidung.

1388200767518

Saya melanjutkan perjalanan lagi keatas untuk menikmati sunrise diatas bukit kawah. Sebelumnya kamu juga jangan tertinggal untuk memandangi seribu bintang yang sangat indah diatas langit. Begitu sunrise tiba, saya tak bisa menggambarkan apa yang saya lihat. Yang saya bisa katakan hanya pemandangan itu sangat menajubkan mata saya. Ini merupakan momen yang tak bisa kamu lalui begitu saja.

Selesai asyik memandangi kota Banyuwangi dari atas bukit kawah saya langsung melanjutkan perjalanan saya menuju Taman Nasional Baluran.

Berjarak dua jam dari Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran adalah lokasi wisata yang patut juga untuk kamu kunjungi. Pertama kamu beli tiket terlebih dahulu lalu masuk kedalam sepanjang 12 kilometer untuk mencapai pondok penginapan. Nah untuk penginapan sendiri kamu harus sudah memesannya jauh hari, karena kamar sering habis dipesan untuk rombongan.

1388297727820

Taman Nasional Baluran yang dikenal sebagai Afrika-nya Indonesia ini memang benar adanya seperti padang rumput savana di Afrika. Banyak satwa seperti kijang, banteng, monyet yang berkeliaran bebas lepas. Karena saya datang pas bulan Desember savana sangat terlihat hijau. Disarankan untuk berkunjung pada bulan Mei hingga Juli karena savana akan berwarna kuning akibat musim panas.

Dari pondok kamu juga bisa menikmati Pantai Bama yang berjarak 5 kilometer. Salahnya saya, terlalu percaya diri dengan jalan kaki. Tidak mengingat bahwa saya baru saja mengalami keletihan luar biasa dari Kawah Ijen hehe… untungnya disana ada kendaraan motor yang siap mengantar bolak balik. Selain pantai Bama yang apik dan tentram (tak ada arus ombak) kamu juga bisa menelusuri mangrove trail di sebelah pantai. Kamu bisa berdiam diri dan menikmati lautan lepas yang tenang seorang diri.

20131229_134751

Ketika pagi hari jangan lupa untuk melihat Baluran dari menara pengawas. Disini kamu bisa menikmati Baluran yang memesona mata. Dibalut kabut dan sinar matahari yang lembut menjadikan kawasan ini tak terkalahkan dengan pesona Eropa sana.

Kamu tahu saya hanya habis berapa dalam trip ini? ya, saya hanya menghabiskan Rp 1,5 juta saja. Dua lokasi yang magis, lima hari perjalanan, dan backpacking. Jalan-jalan di Indonesia bisa murah alias terjangkau isi dompet (atau tabungan..hehe..) asal kita niat untuk melakukannya. Happy traveling guys!


10 COMMENTS

  1. Ada saran angkutan (kalau bisa angkutan umum) yang bisa digunakan dari stasiun Karang Asem ke Paltuding, Mas? Juga, jasa guide yang mendapingi berapa, ya?

  2. To Boni:

    kebetulan saya waktu itu langsung sewa transport dari stasiun karang asem menuju ijen. Biasanya dari sewa transport itu mereka sudah include jasa guide di Ijen, Untuk info banyak sekali yang membuka jasa kesana. coba saja kamu google 🙂

  3. boleh minta kontak yang bisa di hubungi gak mas? seperti id line, bbm atau email. banyak yang ingin saya tanyakan terkait perjalanan ke sana. terima kasih

  4. pertanyaanku sama, boleh tau kontak yang dihubungi untuk transportasi di banyuwangi. aku punya tujuan yg sama ke ijen-baluran & pantai pulau merah. Thank you

LEAVE A REPLY