Kue kering amat mudah ditemui di Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Hampir setiap umat Muslim yang merayakannya menyediakan kaasstengels, nastar, puteri salju, dan kue lebaran khas lainnya. Jika blibliers berpikir untuk membuatnya sendiri di Bulan Ramadan ini, ada beberapa peralatan yang bisa blibliers siapkan. Nah, mari kita cek apakah peralatan-peralatan berikut ini sudah ada di rumah. Jika belum, blibliers dapat membelinya di blibli.com.

1. Timbangan atau sendok ukur

Timbangan dapur

Semua resep memberikan takaran khusus untuk bahan-bahan yang digunakan. Oleh karena itu, timbangan atau sendok ukur merupakan peralatan tempur penting yang wajib ada di dapur blibliers. Kuncinya hanya satu, blibliers mesti memiliki timbangan yang akurat agar kue yang dibuat tidak gagal. Saat ini ada dua jenis timbangan, yaitu timbangan manual yang menggunakan jarum sebagai indikator bobot.

Satu lagi adalah timbangan digital yang lebih mudah digunakan karena langsung memperlihatkan bobot bahan yang ditimbang dalam bentuk angka. Sebelum menimbang, blibliers jangan lupa untuk memastikan jarum atau angka timbangan pada posisi nol. Jika tak ada timbangan, blibliers dapat juga menggunakan sendok atau mangkuk ukur. Sendok dan mangkuk ukur ini lebih akurat ketimbang blibliers menggunakan sendok teh, sendok makan atau mangkuk yang ada di rumah. Jangan lupa ya buat blibliers, usahakan saat membuat kue kering Lebaran harus punya timbangan dulu!

2. Mixer

Mixer

Peralatan kedua yang biasanya diperlukan adalah mixer yang berguna untuk mengocok adonan. Jenis-jenis mixer yang dapat digunakan antara lain hand mixer dan standing mixer. Penggunaan hand mixer mesti dipegangi oleh tangan kita. Sementara standing mixer tidak perlu dipegangi lagi karena sudah dilengkapi wadah adonan dan penyangga.

Ketika memakai mixer, blibliers sebaiknya memerhatikan benar-benar cara pembuatan yang ada di resep karena beda kue beda pula cara menggunakan mixer-nya. Untuk membuat adonan kue kering, blibliers biasanya hanya perlu memutar mixer sebentar saat mengaduk mentega dan gula pasir. Tepatnya, sampai kedua bahan tersebut tercampur rata.

3. Spatula

Spatula

Spatula berfungsi untuk mengaduk, mengambil dan membersihkan sisa adonan dari wadah atau baling-baling mixer. Berbeda dengan sendok, pengambilan adonan dengan spatula akan membuat wadah benar-benar bersih. Selain tidak ada adonan yang terbuang, blibliers juga akan lebih mudah saat mencuci wadah.

4. Oven atau microwave

Oven Listrik

Untuk kue kering yang dipanggang, blibliers sudah pasti memerlukan oven. Blibliers bisa memakai oven gas atau oven listrik. Alternatifnya adalah menggunakan microwave convection. Dengan microwave convection, pemanasan akan merata karena dinding sisi kiri, kanan, atas dan bawah mengeluarkan panas.

Suhu yang diperlukan jika menggunakan oven biasanya adalah 160 derajat Celcius. Namun, apabila memakai microwave convection, blibliers bisa memilih menu khusus untuk membuat kue. Lalu, beberapa microwave convection juga sudah menyediakan fungsi pengaturan yang dapat merekam berapa lama waktu pemanggangan kue yang pernah blibliers buat. Jadi saat akan kembali memanggang, blibliers tinggal memilih menu ini.

5. Loyang

Loyang

Loyang bentuknya bermacam-macam. Contohnya saja loyang bongkar pasang, tulban, loyang datar khusus, bahkan kini ada pula loyang berbentuk pisang. Untuk bahan, ada yang terbuat dari aluminium, stainless steel, dan teflon. Blibliers tinggal memilih loyang yang paling sesuai dengan jenis kue yang dibuat. Karena kue lebaran memiliki banyak varian, Anda tentu saja harus punya banyak varian untuk menampung banyak kue hasil buatan Anda.


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY