Lebaran bisa jadi momen paling ditunggu. Persiapan membeli oleh-oleh, perjalanan panjang, dan kemacetan seolah terbayar tuntas saat melihat orang tua atau sanak saudara di kampung halaman. Tradisi berkumpul keluarga besar inilah yang masih jadi budaya masyarakat Indonesia. Anak, menantu, cucu, dan cicit berkumpul bersama di rumah kakek dan nenek atau orang yang dihormati. Bertemu, bermaaf-maafan, dan bersenang-senang bersama.

Nah, saat berkumpul inilah biasanya muncul kejadian-kejadian yang hampir selalu ada meramaikan suasana. Apakah hal ini juga terjadi padamu?

Antre mandi

Harus bangun pagi biar gak rebutan kamar mandi.
Harus bangun pagi biar gak rebutan kamar mandi.

Salat Idul Fitri merupakan ibadah yang harus dilakukan pagi hari. Jelang salat, penampilan harus bersih dan keren. Makanya sebelum bersama-sama ke masjid atau lapangan, anggota keluarga berebutan mandi biar tidak kesiangan dan ditinggal. Ayah dan ibu biasanya mandi paling pagi, baru anak-anak bergiliran mandi. Repotnya kalau ada sepupu-sepupu yang malas bangun sehingga harus berebutan kamar mandi.

Tertahan kerumunan yang temu kangen

Tertahan kerumunan

Habis salat, rasanya ingin cepat pulang untuk sungkem pada orang tua dan sanak saudara kemudian makan opor yang sudah dimasak. Tapi, kadang langkah suka tertahan kerumunan yang temu kangen karena lama tidak bertemu karena merantau. Kalau kalian yang merantau, pasti jadi korban ditanya-tanya tetangga. “Kapan mudik?”,”Sampai kapan?”, “Kapan nikah?”. Aduh.

Selfie di mana-mana

Jangan sampai kalah sama Obama dong!
Jangan sampai kalah sama Obama dong!

Pulang kampung paling pas kalau bawa gadget baru yang menunjukkan suksesnya bekerja di perantauan. Nah, gadget baru inilah yang dipakai sebagai sarana selfie untuk menunjukkan kebahagiaan. Tiap tiga menit sekali pasti selfie bareng kakak, adik, sepupu, keponakan, atau tetangga. Pokoknya selfie!

Makan opor dan minum sirup, berujung kuah dan minuman tumpah

Opornya sih enak, tapi tumpahannya...
Opornya sih enak, tapi tumpahannya…

Ini dia momen paling ditunggu! Makan opor ayam dan ketupat kemudian menyeruput segelas sirup dingin! Karena ramai, ada saja kejadian kuah tumpah berceceran di meja, lantai, atau karpet. Dapur yang tadinya cantik siap berantakan kapan saja. Kaum ibu nih yang biasanya ribut mengingatkan untuk berhati-hati jangan sampai menumpahkan kuah yang bikin kotor. Makanya, kamu harus siap dengan berbagai sabun, pembersih, dan pewangi agar bahagia hari raya tidak luntur.

Lantai kotor? Langsung sikat aja.
Lantai kotor? Langsung sikat aja.

Piring dan gelas kotor menumpuk

Problematika hari raya...
Problematika hari raya…

Lagi-lagi kaum ibu yang biasanya menghadapi masalah ini. Setelah momen bahagia dan selfie bersama, ujungnya adalah kekacauan di bak cuci. Piring, gelas, nampan, atau panci bekas pakai menumpuk. Belum lagi minyak dan lemak yang menempel di permukaannya. Hmm, harus diapakan ya? Pakai pembersih dong tentunya soalya belum ada robot yang bisa langsung mencuci piring sekaligus membersihkan lemaknya.

Siapin dulu perlengkapan perangnya!
Siapin dulu perlengkapan perangnya!

Tiga momen pertama memang kadang lucu, tapi bikin senang. Tapi, dua momen terakhir itu yang harus segera dicari solusinya. Jangan sampai kesenangan atau keseruan lebaran terganggu gara-gara kuah tumpah atau cucian piring menumpuk. Salah satu cara agar dua hal terakhir tidak membuat stress adalah menyiapkan peralatan perang sebelum hari raya tiba. Kamu harus mulai menyetok berbagai bahan pembersih. Jadi, begitu kuah atau sirup tumpah bisa langsung cling!

Pas banget nih karena Blibli.com menyediakan berbagai perlengkapan agar kamu dan keluarga bisa  mudah bersih-bersihnya. Cek di sini untuk pilihan perlengkapannya!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY